
Reta terbangun saat mendengar suara Bian... Reta segera menghampiri Bian dan memeluknya... Menenangkan sang buah hati...
"Iya sayang... Ibuk di sini kok.." kata Reta lalu mengecup kepala Bian dengan sayang...
"Ibu susu.." kata Bian sambil menguap... Reta tersenyum dan mengangguk... Dia lalu membuatkan Bian susu dan memberikannya...
Setelah itu Reta kembali terlelap bersama Bian...
Saat cahaya matahari masuk menembus korden jendela kamar Reta, diapun mulai bangun untuk membersihkan apartemen, membersihkan diri juga menyiapkan Bian...
Hari ini Reta dan Daniel mempunyai janji temu dengan Manajer hotel tempat mereka memesan makanan untuk acara pernikahan mereka...
Ting tong Ting tong
Bel kembali berbunyi dan Reta segera membuka pintu apartemennya...
"Ngapain kamu kesini lagi..?" Tanya Reta dingin saat melihat sosok Abi di depan pintu itu...
"Ini... Aku bawa bubur ayam kesukaan kamu.." Abi menyodorkan satu kantong berisi kotak makanan... Dari bungkusnya Reta dapat melihat nama kedai bubur ayam yang biasa ia kunjungi dulu saat masih bersama Abi...
"Bawa pulang aja..." Kata Reta dan akan menutup pintunya... Abi menahan pintu itu...
"Maafin aku Sa... Aku tahu kamu pasti gak mau lagi terima apapun dari aku... Tapi aku mohon... Terima ini... Aku tahu kamu sangat suka bubur ini..." Kata Abi dengan tatapan memohon kearah Reta..
"Maaf, tapi sejak saat itu aku tak menyukai hal apapun yang berhubungan dengan mu.." tegas Reta dan menutup pintu apartemennya...
Abi menghela nafasnya dia lalu berjalan menuju kearah lift... Pintu lift Abi tertutup...
Ting tong Ting tong
"Aku udah bilang kan..." Reta menghentikan kata-katanya begitu melihat sosok Daniel di depannya...
__ADS_1
"Ta, kenapa..?" Bingung Daniel saat mendapati raut wajah Reta yang marah kini berubah terkejut...
"Bu-bukan apa-apa kok mas..." Kata Reta dengan tersenyum canggung...
"Apa ada yang datang kesini..?" Tanya Daniel sambil melihat ke sekelilingnya...
"Eng-itu mas tadi ada ojol salah kirim pesanan.." kata Reta memberikan alasan...
"Masuk mas.." ajak Reta sebelum Daniel mencari tahu siapa yang datang tadi...
Daniel duduk di sofa sambil menunggu Reta yang sedang membuatkan minum untuk nya...
"Om iel.." teriak Bian sambil berlari kearah pangkuan Daniel... Reta yang datang sambil membawa kopi tersenyum saat melihat interaksi keduanya...
Dengan penuh sayang Daniel memeluk Bian lalu memangkunya...
"Bian barusan bangun ya..?" Bian mengangguk dengan lucu...
"Bian au mandi sama Om iel.." kata Bian sambil menatap Daniel...
"Bian tapi..."
"Ta, udah gapapa biar aku aja yang mandiin Bian... Kamu siapin yang lain aja yaa.." Daniel menaruh Bian di sofa...
Dia lalu melepaskan jas serta kemejanya... Menyisakan kaos putih yang ia gunakan... Daniel lalu menggendong Bian dan membawanya ke kamar mandi...
Reta tersenyum menatap keduanya... Dia merasa sangat bahagia karena keberadaan Daniel sekarang membuat Bian dapat merasakan kasih sayang seorang ayah yang selama ini tak pernah di dapatnya...
Reta pergi ke kamar untuk menyiapkan baju juga sarapan bagi mereka semua...
Daniel memandikan Bian dengan penuh canda dan tawa... Bahkan hingga membuat kaos yang di gunakan Daniel basah...
__ADS_1
Usai mandi, Bian berjalan ke kamar untuk minta di pakaian baju oleh Reta... Sedangkan Daniel sedang mengeringkan dirinya yang cukup basah...
Reta memakaikan baju Bian hingga kini Bian terlihat sangat lucu dan tampan...
"Bian tunggu sini dulu yaa, ibuk mau jemur handuk Bian dulu.." Bian mengangguk patuh dengan lucunya...
Reta berjalan ke balkon untuk menjemur handuk Bian... Saat berbalik dia terkejut melihat Daniel yang berdiri di depannya...
Meskipun belum keluar hingga balkon namun Reta dapat melihat jelas tubuh Daniel yang tak menggunakan kaos putihnya lagi...
Reta berjalan masuk tanpa melepaskan pandangannya dari Daniel... Entah mengapa tubuh Daniel yang sedikit basah itu terlihat begitu indah...
Wajah Daniel yang sedikit basah juga membuat ketampanannya makin terpancar...
"Ma-mas ngapain...?" Tanya Reta tergagap... Kini jantung Reta tengah berpacu dengan cepat...
Daniel mengerutkan keningnya saat melihat wajah Reta yang terlihat gugup...
Karena mengerti alasannya, Daniel justru berniat usil pada Reta yang tengah terlihat gugup di depannya...
Daniel mendekat dan memeluk pinggang Reta... Reta terkesiap di buatnya... Bahkan kini Reta menahan nafasnya saat jarak wajahnya juga wajah Daniel sangat tipis...
"Apa aku terlihat sangat tampan.." goda Daniel dengan suaranya yang dalam sambil berbisik di telinga Reta...
Reta mengangguk tanpa berkedip... Daniel tersenyum dan mulai mendekati wajah Reta lagi...
Reta mengerjapkan matanya saat Daniel mulai mendekat... Jantungnya berdetak semakin cepat...
Reta memejamkan matanya saat hidung mereka saling bersentuhan...
"Ibuk.."
__ADS_1