
Reta kembali ke rumah orangtuanya... Dia menceritakan semua kejadian pada kedua orangtuanya...
Orang tua Reta mengerti akan keputusan yang diambil anaknya... Hanya saja mereka merasa sedih akan nasib anak mereka...
Saat kebahagiaan mulai muncul selalu saja ada yang membuatnya hancur bahkan sebelum semuanya terjadi...
Daniel kembali ke apartemen Reta namun tak juga ada jawaban... Daniel menghampiri security dan menanyakan apakah Reta kembali ke sana... Namun security mengatakan jika sedari tadi dia tak melihat Reta kembali...
Daniel mengusap wajahnya kasar... Dia merasa frustasi dan lelah...
Ting tong Ting tong
Bel rumah orang tua Reta berbunyi... Reta membukakan pintu dan sangat terkejut saat mengetahui sesosok orang yang kini berada di depannya...
"Aku tahu, kamu pasti kesini..." Kata suara itu dan tersenyum menatap Reta...
Reta terdiam... Wajahnya berubah penuh amarah...
"Untuk apa kamu kesini..." Tanya Reta dengan nada dingin dan tajam...
"Tentu saja untuk menemui mu..." Jawabnya dan tersenyum...
"Pergi... Jangan pernah temui aku lagi..." Tajam Reta dan berusaha menutup pintunya... Namun tangan Reta di pegang olehnya dengan erat....
"Sampai kapan kamu mau terus lari seperti ini... Kita harus bicara..." Kata laki-laki itu...
__ADS_1
"Reta, siapa itu..?" Tanya ibu Reta... Reta terkejut saat melihat ibunya berjalan mendekat...
"Kenapa gak di bukakan pintu...?" Ibu Reta berusaha membukakan pintu... Betapa terkejutnya beliau saat melihat sosok laki-laki di depannya...
"Ibuk..." Panik Reta saat ibunya terhuyung... Reta segera membantu ibunya untuk duduk di sofa...
Bapak Reta yang mendengar keributan ikut menghampiri dan menjadi lebih terkejut saat melihat sosok laki-laki yang telah menghancurkan hidup anak perempuannya...
Akhirnya Abi di minta masuk dan setelah suasananya lebih dingin Abi mulai membuka suaranya...
"Maafkan saya pak buk... Tapi saya benar-benar tidak berniat meninggalkan Sasa saat itu..." Kata Abi jujur....
Kemudian Abi pun mulai menceritakan apa yang dia alami setelah kepergian Reta saat itu...
Reta tak terkejut lagi saat mendengarkan penjelasan Abi, karena dia tak ingin percaya lagi untuk apa yang di katakan Abi... Karena sedari dulu hingga kini pun dia tak pernah mendapatkan bukti jika memang Abi tak meninggalkannya...
Bahkan kini mata Abi terlihat sayu... Dia terlihat sangat putus asa...
"Kami tidak dapat memutuskan apapun... Semua keputusan ada di tangan Reta... Dia yang akan menjalani kehidupan itu kelak... Dia jugalah yang harus memutuskan semuanya sendiri..." Terang bapak Reta... Kemudian kedua orang tua Reta meninggalkan Abi dan Reta di ruang tamu...
Mereka yakin jika kedua anak muda itu butuh waktu untuk bicara... Meskipun belum sepenuhnya memaafkan Abi namun mereka juga tak dapat membenci Abi... Bagaimanapun juga Bian tetaplah anak Abi...
Hening... Tidak ada yang bersuara... Reta bahkan tak mengubah ekspresi wajahnya yang terlihat marah...
Abi berjalan mendekat... Dia berjongkok di hadapan Reta dan menggenggam tangannya...
__ADS_1
Reta tersadar dan hendak menariknya, namun Abi tetap menggenggamnya...
"Sa, aku mohon... Percaya kata-kata ku... Aku masih sangat mencintaimu..." Lirih Abi... Dia tertunduk dalam...
"Aku akan memperbaiki segalanya... Kembalilah pada ku... Mari kita mulai semuanya dari awal lagi..." Kata Abi dengan yakin...
"Pulanglah..." Reta berdiri dan melepaskan tangannya dari Abi...
"Sa..."
"Aku mohon... Biarkan aku sendiri..." Kata Reta yang membuat Abi akhirnya pergi...
Meskipun begitu Abi tetap akan berusaha membuat Reta kembali padanya meski dengan cara apapun... Itulah yang Abi pikirkan kini...
"Apa benar karena dia..." Seseorang mencengkeram setir mobilnya erat dengan wajah memerah...
Bisa-bisanya dia meminta kesempatan lagi... Apa dia tak mengerti juga jika aku tak mau lagi berhubungan dengannya...
Namun aku juga tidak tahu apakah yang aku lakukan sekarang benar atau salah... Karena sekarang aku sedang berusaha lari dari masalah lagi... Tidak bukan lari... Tapi aku ingin menghindari semua orang agar tak mendapatkan masalah karena ku...
Aku akan mengupayakan segala cara agar membuat dia kembali bersama ku... Meskipun itu artinya aku akan menjadi seseorang yang sangat jahat ataupun sangat baik...
Selama dia dapat kembali padaku aku sanggup menjadi siapapun dan melakukan apapun....
Aku harap ini hanya sebuah kesalahpahaman... Aku yakin dia tak akan berbuat hal seperti itu...
__ADS_1
Aku yakin perasaan kamu tak akan serapuh itu... Aku yakin ikatan kami sudah terbentuk dengan kuat meskipun belum lama hubungan ini terjalin...