
Weekend ini Reta berniat untuk jalan-jalan lagi dengan Bian.. namun tiba-tiba jam 07.00 pagi tadi Reta di telepon pak Bima... Dia meminta Reta untuk lembur mengerjakan perencanaan penjualan produk anak yang akan launching awal bulan depan...
"Bu maaf yaa.. Reta ngrepotin ibuk lagi.. soalnya dadakan dan penting banget Bu ini.." kata Reta tak enak pada sang ibu...
Ibu Reta mengangguk...
"Iya gapapa Ta... Lagian ibuk sama bapak juga gak kemana-mana kok..." Reta langsung melajukan motornya ke kantor begitu menitipkan Bian kepada orang tuanya...
Setelah sampai kantor semua tim marketing yang dibutuhkan segera mengerjakan bagian mereka masing-masing... Reta terlihat begitu serius... Karena kali ini dia menangani bagian pengiklanan... Dia harus mendapatkan konsep yang sesuai dengan produk itu...
Karena pak Bima tau jika Reta memiliki anak sehingga beliau menyerahkan ide pengiklanan pada Reta... Karena pak Bima yakin konsep yang dibuat Reta nantinya pasti akan sangat bagus dan menarik minat pasaran lebih tinggi...
Tiba-tiba 2 orang OB datang dengan membawakan rice bowl untuk seluruh karyawan... Bukan hanya itu saja namun juga ada cemilan lainnya...
"Dari siapa itu Jon.?" Tanya pak Bima pada salah satu OB...
"Dari pak Niel pak.. beliau tau kalo hari ini tim marketing lembur... Sehingga beliau memberikan ini buat semuanya.." pak Bima mengangguk...
"Baik nanti saya akan bilang terimakasih ke beliau... Kamu ambil aja sekalian... Soalnya kebanyakan juga itu.."
"Baik pak.. terimakasih.." kata Jono salah satu OB itu dan mengambil jatah makan mereka juga...
"Astaga pak Niel baik banget ya.." senang mbak Yuni...
"Iya.. beliau tuh idaman banget sih" kata mbak Dina dengan sumringah...
Pak Bima hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala... Begitu juga Reta yang ikut sedikit terkesima dengan CEO perusahaan mereka yang sama sekali belum pernah ditemuinya...
Memang mereka bekerja dalam satu kantor namun sangat susah untuk menemui beliau... Bahkan yang bisa menemui beliau hanya orang dengan jabatan seperti pak Bima saja...
__ADS_1
"Ta besok kalo Lu cari laki yang kaya pak Niel tuh... Udah ganteng, baik, tajir, pengertian lagi sama karyawannya.." kata mbak Dina dengan semangatnya... Reta hanya mengangguk...
"Mendingan sama gue aja Ta" kata Rian menimpali...
Reta memutar bola matanya malas lalu memilih melanjutkan pekerjaannya lagi...
"Ckckck Yan udah lah Lo berhenti aja ngejar Reta... Mendingan Lo sama Rossy tuh.. dia kan cinta mati sama Lo.." kata mbak Yuni yang hanya di tanggapi Rian dengan decakan kesal...
Sedangkan yang lain tertawa karena benar saja kata mbak Yuni... Rossy memang sangat menyukai Ryan... Bahkan mengejarnya secara terang-terangan meskipun Ryan hanya selalu memberikan harapan palsu padanya...
Tanpa terasa hari sudah sore semua orang saat ini sudah pulang namun tidak dengan Reta... Dia masih terus mengerjakan perencanaan untuk launching bulan depan...
"Ta kamu pulang saja ini sudah mau malam loh..." Kata pak Bima yang baru saja keluar dari ruangannya..
"Iya pak... Sebentar lagi..." Kata Reta sambil masih terus berkutat dengan berkasnya...
Saat jam sudah menunjukkan pukul 07.00 malam Reta baru keluar dari ruangan marketing...
Kondisi kantor saat ini sangat sepi... Reta menaiki lift sendiri untuk turun ke lantai 1... Setelah sampai di lobby kantor Reta sedang sibuk mencari-cari ponselnya di dalam tas..
Hingga tanpa sadar...
Brugh
"Aduh..." Reta meringis merasakan bokongnya yang sakit karena menyentuh lantai...
"Kamu gapapa.?" Tanya sebuah suara yang saat ini tengah berjongkok di depan Reta...
Reta menggeleng kecil dan menghela nafasnya...
__ADS_1
"Gapapa kok... Gue juga yang salah.." kata Reta lalu mendongak melihat sosok yang sedang berjongkok di depannya...
"Loh mas Daniel..?" Kaget Reta saat melihat sesosok laki-laki yang dekat dengannya belakangan ini..
Daniel tersenyum lalu membantu Reta berdiri...
"Kamu baru pulang kerja..?" Tanya Daniel dengan ramah...
"Iya mas... Mas sendiri ngapain disini..?" tanya Reta bingung... Karena ini sudah malam dan bukannya aneh jika di bilang suatu kebetulan mereka bertemu di lobby kantor tempat Reta bekerja...
"Saya juga barusan pulang.." jawab Daniel dengan ramah...
"Loh mas Daniel kerja disini juga..? Kok kita gak pernah ketemu sebelumnya..?" Kaget Reta yang tak mengetahui siapa sebenarnya Daniel...
Daniel tersenyum...
"Saya barusan selesai rapat.." alas Daniel agar tak membuat Reta bertanya lebih lagi...
"Oh gitu..." Reta menganggukkan kepalanya mengerti...
Pasti maksud Daniel dia sedang menjadi perwakilan kantornya dan rapat di kantor tempatnya bekerja sehingga mereka bisa bertemu seperti sekarang ini...
"Kamu kenapa baru pulang.?" Tanya Daniel mencoba menyadarkan Reta dari pikirannya...
"Biasa mas lembur buat dateline awal bulan.." jawab Reta sambil tersenyum lebar...
Daniel tersenyum dan menggeleng...
Mereka akhirnya berjalan bersama menuju parkiran kantor...
__ADS_1