
Reta mendorong tubuh Daniel dengan refleks begitu mendengar suara Bian...
"Iya Bian.." jawab Reta dengan gelagapan... Dia seperti seorang pencuri yang tengah tertangkap basah saja...
"Ibuk au maem.." kata Bian dan meraih tangan Reta... Reta pun mengangguk dan membawa Bian ke meja makan untuk sarapan pagi itu...
Daniel terkekeh yang membuat Reta memelototinya dengan wajah kesal...
Usai menggunakan kembali kemeja juga jas nya Daniel menghampiri Reta dan Bian yang tengah makan di meja makan...
"Om sini maem.." kata Bian pada Daniel yang di anggukinya...
"Gak di ambilin nih.?" Goda Daniel yang melihat wajah Reta masih terlihat kesal padanya...
"Gak... Mas usil banget sih... Sengaja kan tadi..." Gerutu Reta sambil menyuapi Bian...
"Gak Ta... Ya kan kamu sendiri yang merem... Aku cuma..."
"Mas... Udah ih... Makan dulu.." kata Reta sambil meletakkan nasi, sayur dan lauk di piring Daniel...
Daniel tersenyum dan ikut makan bersama dengan Reta juga Bian...
Usai makan bersama, kini mereka tengah ada di sebuah hotel untuk bertemu sang manajer membahas mengenai makanan yang mereka pesan...
Reta dan Daniel duduk dan fokus membahas beberapa hal hingga tanpa mereka sadari Bian berjalan sendiri kearah keluar lobi hotel...
Bian terus berjalan menuju ke taman kecil di samping hotel karena melihat beberapa anak kecil yang sedang bermain...
__ADS_1
Bian berlari dengan wajah sangat gembira saat melihat banyak anak seumurannya...
Brukk
"Huuaaa..." Bian menangis kencang saat terjatuh karena tersandung sebuah batu...
"Cup cup cup anak manis kenapa kok nangis..?" Tanya sebuah suara...
"Kaki ku sakit..." tangis Bian semakin kencang... Laki-laki itu coba menenangkan Bian dengan menggendong juga meniup lututnya yang sedikit memar...
"Baik pak... Kami harap akan mendapatkan hasil yang sesuai..." Kata Daniel dengan tersenyum...
"Tentu pak Niel... Kami akan selalu memberikan yang terbaik untuk anda..." Kata manajer itu... Mereka lalu berjabat tangan...
"Mas, Bian dimana mas..." panik Reta saat mengetahui Bian tak ada di sampingnya lagi...
"Bian... Bian..." Panik Reta dan berusaha mencari Bian...
"Tenang Bu... Saya akan meminta staff hotel saya untuk mencari anak ibu.." kata manajer itu dan bergegas menyuruh beberapa staffnya untuk membantu mencari Bian...
Reta dan Daniel berpencar... Mereka berjalan di luar untuk mencari keberadaan Bian...
"Bian... Bian kamu di mana..?" Teriak Reta sambil melihat ke sekelilingnya...
"Ya ampun, tadi anak sama bapaknya itu mirip banget yaa... Bapaknya ganteng anaknya lucu..."
"Iya, kalau aja dia cari ibu buat anaknya gue mau deh.." kekeh seorang wanita muda yang berjalan melewati Reta...
__ADS_1
"Mbak maaf, mbak ada lihat anak saya gak..? ini wajahnya..?" Tanya Reta pada dua orang pejalan kaki itu sambil menunjukkan foto Bian yang ada di ponselnya...
"Loh mbak ini anak mbak..?" Tanya wanita itu kaget... Reta segera menganggukkan kepalanya...
"Iya mbak... Apa mbak lihat anak saya..?" Tanya Reta dengan segera...
"Iya mbak... Tadi saya liat anak mbak di sana..." Tunjuk wanita itu kearah tepi danau yang ada di dekat taman...
"Anak mbak lucu yaa... Suami mbak juga ganteng banget... Mirip banget yaa..." Kata wanita itu dan tersenyum...
"Mbak beruntung banget punya suami ganteng sama anak yang cakep dan lucu... Pasti mbak seneng banget yaa.." celoteh salah seorang perempuan itu ..
Reta mengerutkan keningnya tak mengerti...
"Ya udah mbak terimakasih..." Kata Reta dan segera berjalan menuju ke arah yang di tunjukkan wanita tadi...
Reta merasa begitu gelisah akan perkataan dua orang perempuan... Seorang laki-laki yang terlihat mirip dengan Bian...
Ya, tentunya Reta saat ini tengah memikirkan kemungkinan itu... Memangnya akan ada seorang lelaki yang begitu mirip dengan Bian jika bukan laki-laki itu... Itulah kini yang tengah di pikiran oleh Reta...
"Semoga bukan... Semoga hanya suatu kebetulan saja..." gumam Reta seraya menambah kecepatan jalannya...
Entah mengapa aku merasa begitu dekat dengan sosok anak kecil ini... Meskipun aku tak mengenal siapa dia, namun aku begitu menyukai dan menyayanginya sejak pertama melihat dia...
Senyuman yang begitu indah seperti senyuman seseorang yang sangat aku rindukan kini...
Seseorang yang begitu ingin aku rebut kembali hatinya... Seseorang yang kini tengah menjadi tujuan hidupku lagi...
__ADS_1
"Bian..."
"Ibuk..."