
Hari ini Daniel bertemu dengan kuasa hukumnya... Dia akan membahas mengenai orang yang melakukan kesalahan hingga membuat perusahaannya merugi...
Usai bertemu dan membicarakannya secara kekeluargaan, akhirnya orang-orang yang di anggap lalai itu di kenakan denda untuk ganti rugi saja...
"Permisi pak, saya akan mengenalkan bapak pada seseorang yang membantu kita menemukan orang-orang bersalah tadi yang telah bersembunyi..." Kata kuasa hukum Daniel...
Seseorang berjalan ke arah Daniel dengan tersenyum bangga... Sedangkan Daniel yang kini tahu siapa orang yang membantunya justru terlihat tak senang...
"Selamat siang pak Abi, kami sangat berterimakasih atas bantuan bapak... Karena bapak telah membantu kami menemukan orang-orang itu hingga kini kami bisa meminta ganti rugi juga mengembalikan reputasi kami..." Kata kuasa hukum Daniel dengan tersenyum...
"Bukankah sudah kewajiban kita sebagai manusia untuk saling membantu..." Jawab Abi dengan tersenyum penuh arti....
Saat ini Daniel, Boby dan Abi sedang duduk bersama... Mereka bertiga sedang berada di cafe dekat perusahaan Daniel...
"Jadi apa mau mu..?" Tanya Daniel langsung...
"Aku hanya ingin menawarkan kerjasama yang menguntungkan untuk kita.." kata Abi dan tersenyum...
"Aku tahu kau tak akan melakukan itu tanpa maksud tertentu..."
"Ayolah Niel, bukankah kita sahabat sejak kecil... Kita juga masih sepupu..."
__ADS_1
"Justru karena itu aku sangat tahu sifat mu.."
"Baiklah jika kamu tak suka basa basi maka aku akan bicara terus terang..."
"Jadi aku akan menjalin kerjasama dengan perusahaan mu... Aku akan mengembangkan produk baru... Dan aku ingin kita kolaborasi... Ini proposalnya..." Abi menyerahkan sebuah proposal di meja...
Boby mengambil dan membacanya...
"Niel, ini bagus banget... Keuntungan kita bisa sampai tiga kali lipat dari kerugian karena tender-tender kita yang hilang kemarin..." Kata Boby berbisik...
"Bagaimana.? Sangat menguntungkan bukan..?" Kata Abi tersenyum senang...
"Aku tak akan melakukannya..." Kata Daniel acuh...
"Niel... Kenapa..?" Tanya Boby tak mengerti...
"Apa kau tak lihat syarat yang dia ajukan..? Dia ingin mempunyai kantor pribadi di perusahaan ku selama masa kerjasama berjalan.." jawab Daniel menjelaskan..
"Lalu kenapa..?"
"Bob, apa kau tak mengerti juga... Artinya dia ingin bekerja di kantor ku... Di dalam perusahaan ku.. aku tak Sudi..." Jawab Daniel terang...
__ADS_1
"Bukankah ini hal biasa untuk seorang pebisnis Niel..? Karena jika kita bekerjasama aku hanya ingin mengetahui perkembangan kolaborasi yang kita lakukan secara langsung..." Jawab Abi yang di mengerti juga oleh Daniel maupun Boby...
Sebenarnya yang membuat Daniel tak setuju bukanlah masalah memiliki kantor di perusahaannya, namun jika Abi bekerja secara langsung di perusahaan Daniel maka itu artinya Reta akan setiap hari juga bertemu Abi... Daniel tak mau itu terjadi...
Daniel hanya sedang berusaha melindungi orang yang ia cintai...
"Baiklah aku akan berikan kalian waktu selama dua puluh empat jam... Aku harap kalian mengambil keputusan yang benar.. oh ya jangan lupa, jika bukan karena aku mungkin kalian juga tak akan mendapat ganti rugi dari orang-orang itu.." Abi pergi meninggalkan cafe itu dengan tersenyum miring...
"Niel, jika kau tak menerima kerjasama ini bagaimana kita bisa mengembalikan kerugian kita atas tender-tender yang hilang itu.." kata Boby bertanya...
"Bob, kau tahu bukan alasan ku sebenarnya tak ingin bekerjasama dengannya.." jawab Daniel malas...
Boby mengangguk... Namun menurut Boby ini bukanlah saatnya mementingkan masalah itu... Karena yang Boby takuti jika perusahaan itu tak bisa mendapatkan tender yang baik lagi maka semua nasib karyawan pasti juga tidak akan aman...
"Niel, gue cuma mau bilang... Hubungan antara Lo dan Reta gak serapuh itu... Gue yakin kalian punya ikatan yang kuat... Lo harus mikirin juga gimana nasib semua karyawan Lo, kalau Lo sampai gak bisa dapet tender lebih baik dari ini.." Boby menepuk bahu Daniel lalu meninggalkannya...
Daniel mengusap wajahnya... Apa yang dikatakan Boby ada benarnya... Sebagai orang yang mencintai Reta dia ingin menjaganya... Namun Daniel juga seorang bos yang harus mengutamakan kepentingan semua karyawannya dari pada kepentingan pribadinya...
Daniel mengeluarkan ponselnya dan menelepon seseorang...
Usai menelepon, Daniel meminta Boby untuk mengirimkan email kepada perusahaan Abi...
__ADS_1