
Seminggu sudah Reta merawat Abi... Hal itu membuat Abi, Bian juga Reta semakin dekat... Meskipun Bian masih tetap lebih menyukai Daniel...
Malam ini Abi mengajak Reta juga Bian untuk bertemu di sebuah restoran untuk makan bersama...
"Papah..." Panggil Bian saat melihat Abi... Ya, semenjak kedekatan mereka Bian mulai memanggil Abi dengan sebutan papah...
Abi bahkan berusaha membuat Bian lebih menyayanginya dari pada Daniel... Namun hal itu belum kunjung berhasil...
Sedangkan Reta, dia masih dibutakan oleh sandiwara Abi juga Risa... Reta terlalu mempercayai air mata Risa yang sebenarnya hanya sebuah kepura-puraan demi tunangannya yang sangat dia cintai..
Daniel dan Reta pun terlihat jarang bertemu, bahkan mereka jarang bersama karena Reta yang terus menghindarinya...
"Hallo anak papah... Kangen gak..?" Sapa Abi pada Bian yang di jawab anggukan dan sebuah senyuman...
"Maaf aku terlambat..." Kata Abi pada Reta yang di anggukinya...
Akhirnya mereka makan seperti sebuah keluarga yang bahagia... Tanpa Reta sadari Abi telah merencanakan sebuah kejutan untuknya...
Usai makan malam bersama, Abi membawa Reta untuk melihat bintang malam itu bersama Bian...
"Sa... Aku ingin kita bisa seperti ini selamanya..." Kata Abi dengan penuh harap... Reta hanya terdiam tak dapat menjawab...
Abi mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah dari kantong celananya... Dia kemudian membukanya dan menyodorkannya pada Reta...
__ADS_1
"Maukah kau menikah dengan ku...?" Tanya Abi... Reta membelalakkan matanya tak percaya setelah mendengar permintaan Abi...
Reta sampai di apartemennya dengan wajah pucat... Tangannya bergetar merasa ketakutan atas apa yang terjadi malam itu...
"Maafin aku mas Daniel.." lirih Reta dalam tangisnya...
Keesokan paginya Reta kembali bekerja seperti biasanya, hanya saja dia terlihat lebih pendiam dari pada biasanya...
"Ta, Lo kenapa..?" Tanya Dina yang melihat Reta terlihat gusar...
"Gapapa mbak.." kata Reta coba biasa saja... Namun karena hubungan pertemanan diantara ketiganya yang sudah dekat membuat Reta tak dapat menyembunyikan rahasia lama-lama...
"Gila... Lo seriusan Ta dia bilang kaya gitu..?" Teriak Yuni usai Reta menyelesaikan ceritanya...
"Gue rasa Lo harus bilang ke pak Niel Ta..." Kata Dina lagi... Reta justru menggelengkan kepalanya...
"Gak bisa mbak... Gue takut kalau pak Niel justru ikut dalam bahaya..." Jawab Reta sambil tertunduk...
"Ta, tapi dia itu dah gila... Dia itu sico... Lo gak bisa hadapi dia sendiri..." Kata Yuni menentang...
"Gue tahu mbak... Tapi gue juga gak bisa biarin perempuan sebaik Risa terluka..." Kata Reta lagi...
"Jadi Lo bakal turutin mau dia..? Lo gak mikirin gimana perasaan pak Niel... Orang tua Lo, ibu pak Niel juga anak Lo..." Kata Dina dengan penuh amarah...
__ADS_1
Reta terdiam... Dia tak tahu harus menjawab dan berbuat apa saat ini... Kini dia terjebak diantara perasaan dan rasa kemanusiaan...
Abi sudah kembali ke kantor Daniel... Dia terus berusaha mendekati Reta bahkan secara terang-terangan...
Reta, dia berusaha menghindari Abi sebisa mungkin... Bahkan hingga melewatkan setiap jam makan siangnya...
Tiga hari sudah hal itu berlangsung dan itu membuat penyakit anemia Reta kambuh lagi...
Reta berjalan menuju pantry karena tak ingin bertemu Abi di jam makan siangnya... Namun kepalanya terasa sangat sakit...
Pandangannya mulai kabur saat dia akan sampai pantry... Untungnya Daniel dengan sigap menangkap tubuhnya hingga Reta tak terjatuh...
"Mas Daniel.." lirih Reta sebelum akhirnya semua terlihat gelap...
Aku kembali di hadapkan pada situasi yang sangat menyulitkan... Mengapa harus aku alami hal ini terus menerus... Aku sungguh tak menyangka jika aku harus berada pada situasi seperti ini...
Haruskah aku menjadi manusia ya g baik ataukah menjadi manusia yang egois demi kebahagiaan ku...
Aku tak pernah ingin menyakiti siapapun... Aku juga tak ingin membuat siapapun kesulitan...
Tapi kenapa justru mereka yang selalu meletakkan ku pada situasi yang sangat menyulitkan diri dan hati ini...
Aku sungguh tak tahu apa yang harus aku lakukan kini... Tapi keputusan apapun yang akan aku ambil aku yakin itu adalah yang terbaik...
__ADS_1