CRAZY RICH BOSS

CRAZY RICH BOSS
Tetap denganku


__ADS_3

Reta mengerjapkan matanya... Dia mencoba memahami kata-kata Daniel...


Reta menegakkan duduknya dan menghela napasnya... Sebelum Daniel pergi tadi, Daniel mengatakan jika Reta harus kembali ke perusahaannya...


"Kamu masih terikat kontrak kerja dengan perusahaan... Dan kamu tidak bisa keluar begitu saja..."


"Tapi bukannya mamah mas Daniel udah pecat aku.."


"Mamah tidak berhak memecat kamu, itu perusahaan ku... Mamah tidak memiliki sedikit pun saham di perusahaan itu hingga punya hak untuk memecat mu..."


"Tapi...."


"Aku tidak akan menerima penolakan mu Ta... Jika kamu memaksa tetap keluar aku terpaksa menuntut mu sesuai dengan ketentuan dalam kontrak kerja itu"


"Kalau begitu aku akan membuat pengunduran diriku.."


"Aku tidak akan menerimanya... Dan lagi apa kamu akan membiarkan Bian kehilangan masa depannya..? Aku tahu kamu butuh pekerjaan ini... Jadi cepatlah berangkat kembali..."


Reta terus memikirkan perkataan Daniel... Daniel benar, Bian hanya punya Reta... Masa depannya tergantung Reta... Lagi pula dalam kondisi saat ini pasti akan sangat sulit menemukan pekerjaan yang dia harapkan...


Terlebih Reta harus menyembunyikan kenyataan tentang Bian lagi jika dia bekerja di tempat baru...


Belum lagi Abi yang terus mengusiknya... Reta takut jika Abi akan melakukan hal lebih menakutkan jika Reta tak lagi berada di dekat Daniel...

__ADS_1


Namun Reta juga terus memikirkan kemungkinan buruk yang bisa Daniel alami karenanya...


"Hah..." Reta memegangi kepalanya yang terasa pusing... Dia benar-benar bingung dengan apa yang harus dilakukannya saat ini...


Keesokan paginya mbak Dina dan Yuni mendatangi Reta di apartemennya...


"Ta, Lo harus balik lagi ke kantor..."


"Tapi mbak...."


"Ta, Lo tuh gak bawa sial buat siapapun... Buktinya semenjak Lo ada di tim marketing kita selalu dapat bonus kan karena ide-ide Lo yang berhasil bikin penjualan naik berkali lipat.."


"Iya Ta... Itu cuma mulut jahat Nadia aja yang cemburu sama keberhasilan Lo..."


"Ta, gue tahu hubungan Lo sama pak Niel gak serapuh itu... Kalian pasti bisa lalui semua cobaan ini sama-sama..."


"Ta asal Lo tahu ya waktu pernikahan kalian gagal semua karyawan kantor jadi makan enak, gratis lagi..."


"Makan enak gratis.?"


"Iya, soalnya pak Niel tetap ambil dan bayar semua makanan yang udah kalian pesan... Dan akhirnya di kasih ke semua karyawan kantor sama pabriknya buat makan siang..."


Reta terkesiap mendengarnya... Padahal dalam kondisi itu Daniel pun pasti sedang sangat kesulitan... Namun lagi-lagi dia yang tak mau membuat orang lain merugi memilih tetap membayar dan memberikannya pada semua karyawannya...

__ADS_1


Reta menunduk dan tersenyum...


"Mas Daniel benar-benar orang baik... Bahkan dalam kondisi sulit pun dia tak mau membuat orang lain kesulitan.." lirih Reta mulai berkaca-kaca...


"Ta, makanya Lo harus balik kerja lagi..."


"Lo harus ada di dekat pak Niel buat dukung dia..."


"Iya Ta, Lo harus balik lagi... Beliau udah berusaha kuat buat Lo... Dan Lo juga harus lakuin itu..."


Reta memeluk Dina dan Yuni setelah mendengar semua perkataan mereka...


"Makasih ya mbak... Gue gak nyangka kalau kalian seperduli itu sama gue dan masalah gue..."


"Ta kita udah kerja bareng selama satu tahun .. dan Lo udah jadi bagian dalam keluarga marketing..."


"Iya Ta, Lo udah gue anggep adik sendiri... Mana mungkin kita gak perduli sama Lo..."


Akhirnya kini aku merasakan benar-benar rasa perduli dan kasih sayang dari orang-orang di sekitarku...


Aku kira mereka akan biasa saja atau bahkan tak memperdulikannya... Namun ternyata kini mereka menjadi penyemangat...


Mereka menjadi teman dan kawan yang begitu baik untuk ku di saat-saat terpuruk ku... Ya mungkin sebelumnya aku memang telah salah memilih teman..

__ADS_1


Tapi aku yakin kini jika kali ini mereka adalah teman-teman terbaik ku... Aku bersyukur karena bisa mempunyai mereka dalam hidup ini... Aku bersyukur karena telah mengenal mereka semua...


__ADS_2