CRAZY RICH BOSS

CRAZY RICH BOSS
Berhati-hatilah


__ADS_3

"Katakan... Apa maksud perkataan mu tadi..?" Tanya Reta lagi... Risa menggelengkan kepalanya...


"Bukan apa-apa... Hanya saja aku harap kalian bisa melangsungkan pernikahan dengan baik-baik saja..." Risa bangkit dari duduknya dan berpamitan pada Reta...


"Boleh aku peluk kamu..?" Tanya Risa ragu... Reta mengangguk... Risa memeluknya dengan erat...


"Berhati-hatilah... Aku takut Abi akan melebihi batasnya.." lirih Risa pelan... Dia melepaskan pelukannya dan beranjak pergi...


Meninggalkan Reta yang tertegun dengan perkataan Risa...


"Ta, kenapa..?" Tanya Daniel saat mendapati Reta yang terdiam di depan pintu apartemennya...


"Ah... Bu-bukan apa-apa mas..." Jawab Reta dan masuk kembali di susul oleh Daniel...


"Makan dulu yaa... Aku beli bakso kesukaan kamu..." Daniel menaruh semangkok bakso di depan Reta...


Reta mengangguk dan tersenyum... Saat keduanya hendak makan justru ponsel Daniel berbunyi...


"Aku angkat telepon dulu bentar yaa.." pamit Daniel dan pergi kearah balkon untuk menerima telepon...


Reta masih menunggu Daniel, dia tak mau makan terlebih dahulu... Dia tahu Daniel pasti juga lapar karena mereka hanya makan tadi pagi bersama...


"Kenapa mas..?" Tanya Reta usai melihat perubahan wajah Daniel setelah menerima telepon...


"Gapapa kok... Cuma masalah kontrak kecil aja..." Kata Daniel menenangkan Reta...

__ADS_1


"Kontrak apa mas..?"


"Makan yuk... Aku laper banget..." Daniel mulai memakan bakso di mangkoknya... Reta pun ikut makan meskipun dia masih penasaran dengan perkataan Daniel tadi...


Usai makan bersama Daniel pamit pulang karena dia bilang harus menandatangani beberapa dokumen...


"Kenapa ya mas Daniel... Kontrak apa..." Reta bergumam sendiri memikirkan pertanyaannya yang tak di jawab oleh Daniel tadi...


Reta mencoba menghubungi rekan kerjanya... Dia mencoba mencari tahu situasi di kantornya saat ini... Namun tak ada satupun yang membalas...


"Bagaimana hal itu bisa terjadi..?" Tanya Daniel pada seluruh Kabag di ruangan rapat...


Daniel mengadakan rapat dadakan malam itu juga setelah mendapatkan kabar jika perusahaannya kehilangan sebuah tender besar...


"Ma-maaf pak... Tapi tadi sore mendadak Pak Ibnu mengabari saya jika beliau tidak akan melanjutkan kontrak dengan perusahaan kita lagi..." Kata sekretaris Daniel dengan memberikan Tab berisi email dari partner bisnisnya itu....


"Beliau tidak mengatakan alasannya secara terperinci, namun beliau bilang jika sudah menemukan partner yang lebih menguntungkannya..." Jelas sang sekretaris lagi...


Daniel terdiam... Dia membaca laporan dari setiap Kabag atas kasus yang terjadi itu...


"Baiklah saya akan lanjutkan rapat ini besok... Dan tolong sampaikan pada seluruh karyawan jika kabar ini jangan sampai tersebar... Apa lagi sampai ke telinga Alfareta..." Tegas Daniel yang di angguki semua orang...


Daniel pulang kerumahnya dengan wajah masam... Dia membuka ponselnya dan mendapati beberapa pesan dari Reta... Dia membalasnya lalu pergi untuk membersihkan dirinya dan beristirahat...


Keesokan harinya Reta mendapatkan pesan dari Daniel jika mungkin dia akan jarang mengunjungi Reta dulu hingga pernikahan mereka...

__ADS_1


Karena kata orang tua itu tidak baik... Reta tersenyum kecil mengira jika Daniel benar-benar memperhatikan perkataan orang tua yang biasanya di anggap kuno oleh anak-anak muda sekarang...


Daniel datang ke kantor pagi-pagi sekali dan mengadakan rapat lagi membahas beberapa hal...


"Pak, maaf ada satu perusahaan lagi yang tidak akan melanjutkan kerjasamanya dengan kita..." Kata sekretaris Daniel dengan tertunduk...


Daniel mengusap wajahnya kasar...


"Gimana bisa dalam semalam sudah dua perusahaan yang memutuskan kontrak secara sepihak..." Gumam Daniel dengan frustasi...


Seseorang sedang tersenyum menang di dalam ruangan kerjanya...


"Aku akan melakukan apapun demi mereka.." kata laki-laki itu dan tertawa senang...


Rasanya seperti mimpi... Baru kemarin sepertinya usahaku baik-baik saja... Bahkan pendapatan perusahaan naik drastis... Namun tiba-tiba saja semuanya berubah dalam semalam...


Aku tahu ada seseorang di balik semua kejadian ini... Aku yakin dialah orang yang mengacaukan usaha ku ini karena ingin memecah fokus ku...


Namun aku tidak akan terkecoh olehnya... Aku akan berusaha sekuat mungkin untuk bertahan demi cinta dan juga cita ku...


Dan aku juga tidak akan membiarkan mu mendapatkan semuanya dengan baik-baik... Aku akan berusaha menghancurkan semuanya hingga kamu menyerahkan wanita ku dan juga anak ku...


Meskipun kita masih memiliki hubungan, namun itu sama sekali tidak membuatku merasa berempati pada mu... Karena mereka hanya milikku...


Semuanya terasa begitu tiba-tiba... Tanpa aba-aba apapun semuanya terjadi begitu saja... Entah akan seperti apa kedepannya namun aku akan berjuang demi kebahagiaannya...

__ADS_1


Aku sudah berjanji pada diri sendiri jika aku akan melalui semuanya dengan dirinya... Meskipun aku harus kehilangan segalanya...


__ADS_2