
Hari ini adalah hari yang sangat bahagia bagi dua keluarga... Kebahagiaan yang sejak lama mereka tunggu, kebahagiaan yang sudah tertunda berkali-kali...
Bian, dia terlihat tampan dengan setelan tuxedo anak-anak yang di pakainya kini...
Sangat menggemaskan... Itulah kata-kata yang dapat di ucapkan saat melihat bocah berumur tiga tahun itu...
Sang mempelai laki-laki telah siap dengan tuxedo miliknya... Ketampanannya terlihat berkali-kali lipat... Bahkan wajahnya terlihat berseri-seri membuatnya semakin tampan...
Sang mempelai wanita tengah duduk dan merapikan make up nya untuk kesekian kalinya... Hari bahagia yang di nantinya akhirnya datang juga...
Antara haru dan bahagia dia tak tahu harus meresponnya seperti apa... Setiap ucapan dan doa yang di terimanya membuatnya seperti ada dalam alam mimpi...
"Reta... Lo cantik banget..." Kata Yuni saat melihat Reta sedang bercermin...
Reta tersenyum bahagia saat melihat kedua sahabatnya itu ada disana...
"Makasih ya mbak kalian udah mau jadi Bridesmaids gue.." kata Reta tulus... Keduanya mengangguk dengan bahagia...
Tok tok tok
Pintu ruangan di ketuk, menunjukkan sosok perempuan cantik di sana... Tentu saja Reta sangat mengenalnya...
"Selamat ya Sa.." kata Risa sambil menyalaminya...
Reta mengangguk dan tersenyum...
__ADS_1
"Makasih ya Ris udah mau datang... Maaf juga aku gak bisa ngelakuin permintaan kamu.." jawab Reta dengan tulus...
Risa menggelengkan kepalanya...
"Gapapa Sa... Kamu lebih tahu kalau yang namanya perasaan tak bisa di paksakan... Lagi pula aku juga sudah meninggalkan dia.." jawab Risa dengan matanya yang berkaca-kaca...
Reta tak terkejut mendengarnya... Dia tahu betul hal itu...
Malam itu setelah apa yang di perbuat Abi pada Risa, membuat Risa menyadari satu hal...
Jika apapun yang dia lakukan untuk Abi selama ini hanyalah percuma... Karena sampai kapanpun Abi akan tetap tak menganggapnya... Hatinya telah jatuh pada satu nama dan satu orang yang membuatnya menjadi gila...
Pada akhirnya Risa menyerah dengan cinta sedari kecilnya... Dia memilih pergi karena tak mau menyakiti hatinya lebih dalam lagi...
Marah, tentu saja Reta sangat marah akan semuanya... Namun Reta berusaha mengerti akan sikap Risa selama ini... Cinta terkadang mampu membutakan seseorang... Mengubah semua yang salah menjadi terlihat benar...
Itulah yang pernah di lakukan Risa... Dan kini dia menyadari semuanya... Dia meninggalkan laki-laki yang tak pernah bisa menghargai kehadirannya...
"Aku harap kamu akan selalu berbahagia bersama Niel..." Kata Risa tulus...
Reta memeluk Risa dengan penuh kehangatan...
"Terimakasih Sa... Aku harap kelak kau akan menemukan laki-laki yang tulus mencintaimu juga.." ucap Reta tulus...
Setelahnya Risa meninggalkan ruangan itu dan bersiap ke aula untuk mengikuti acara...
__ADS_1
"Hah..." Reta menghela nafasnya... Entah mengapa hatinya terasa begitu gelisah...
"Ta, Lo nervous..?" Tanya Dina yang masih setia menemani Reta disana...
"Enggak mbak... Cuma perasaan gue gak enak aja..." Kata Reta lirih...
"Tenang aja Ta... Semuanya pasti akan berjalan dengan lancar..." Kata Yuni coba menenangkan...
Reta menganggukkan kepalanya dan mencoba tersenyum... Namun tetap saja rasa gundah di hatinya tak kunjung hilang...
Apa akan ada hal yang terjadi lagi kini..?
Mengapa, mengapa harus terjadi di setiap dia hampir mendapatkan kebahagiaannya...
Yuni dan Dina meninggalkan Reta di ruangan tunggu... Karena mereka harus mempersiapkan hal lainnya...
Reta masih bercermin dalam senyumannya... Dia merasa seperti bermimpi karena akan menikah dengan laki-laki yang di cintainya...
"Apa kau sebahagia itu sayang..?"
Suara itu tiba-tiba terdengar begitu menakutkan bagiku... Kenapa... Mengapa...
Aku tak tahu harus berbuat apa saat ini... Tiba-tiba saja tubuh ini rasanya membeku... Aku tak sanggup untuk berkata-kata ataupun bergerak dengan cepat...
Semuanya terasa berat dan lamban... Ada apa ini... Mengapa semuanya terlihat begitu gelap....
__ADS_1