CRAZY RICH BOSS

CRAZY RICH BOSS
Alergi yang tak diketahui


__ADS_3

Acara makan malam itupun di mulai... Seperti biasanya, beberapa ungkapan syukur dan sambutan di berikan oleh Daniel selaku CEO...


Kemudian di lanjutkan Abi yang mengucapkan terimakasih atas kerjasama hebat yang telah terjalin...


Mereka terlihat sangat berwibawa dan kompak saat menyampaikan pidato singkat itu... Meskipun sebenarnya di dalam hati mereka mungkin sebaliknya...


Makan malam di mulai dengan appetizer berupa 'bang bang chicken'... Semua memakan appetizer itu dengan antusias...


Karena memang rasanya yang sangat enak dengan porsi kecil yang membuatnya tampak lebih nikmat...


Usai itu, pelayanan restoran mulai mengeluarkan main course berupa 'soup cream' semuanya terlihat sangat menikmati hidangan yang di sajikan...


Namun berbeda dengan Abi yang mencicipi pada sendokan pertama dan merasakan sesuatu yang sangat familiar baginya...


Reta memakan soup cream tersebut beberapa sendok tanpa mengetahui jenisnya...


Dan setelahnya Reta merasakan nyeri di dadanya... Nafasnya mulai tersenggal...


Dina yang melihat wajah Reta berubah pucat pun terkejut...


"Ta, Lo kenapa..?" Tanya Dina panik dan membuat semua anggota tim di meja menoleh kearah Reta...


"Da-dada gue sa-sakit mbak... Se-sesak.." kata Reta dengan terbata...


"Asparagus.." gumam Abi dan langsung menoleh pada Reta... Yang ternyata Reta telah pingsan dan menyebabkan keributan disana...


Daniel dan Abi secara bersamaan segera menghampiri Reta..

__ADS_1


"Reta.."


"Sasa.." mereka berdua berada di kanan kiri Reta dan mengecek kondisinya...


"Siapa yang pesan sup asparagus.." tanya Abi dengan wajah memerah...


"Cepat jawab..." Teriaknya semakin menggelegar membuat semua orang disana nampak ketakutan...


Tidak ada yang menjawab... Namun sang manajer restoran maju dan mengutarakan jika sup asparagus merupakan rekomendasi dari restoran mereka...


Abi segera mencengkeram kerah kemeja sang manajer dan hendak memukulnya...


"Gak ada waktu..." Daniel segera membopong tubuh Reta dan membawanya berlari kearah mobilnya...


Abi yang sadar pun segera menghentikan tindakannya...


Reta mulai terbatuk-batuk dengan nafas tersengal-sengal... Namun di kondisinya yang setengah sadar dia dapat melihat sosok Daniel yang duduk di kursi pengemudi sambil terus mengecek kondisinya..


Seketika suasana di restoran menjadi mencekam... Bahkan para pelayan takut untuk mengeluarkan dessert yang sudah di siapkan...


Direktur pun menyuruh semuanya untuk melanjutkan acara tersebut... Karena direktur yakin jika tidak ada yang mengetahui mengenai alergi Reta...


"Mbak kalian tahu kalau Reta punya alergi asparagus..?" Tanya Rian menyidik...


Secara serempak keduanya menggeleng dengan tatapan sedih...


"Kita gak pernah tahu kalau Reta ada alergi sama makanan... Soalnya dia selama ini selalu makan apapun yang di sajikan di kantor juga.." jawab Dina jujur...

__ADS_1


"Iya Yan, tapi gue juga belum pernah liat Reta makan asparagus sebelumnya..." Tambah Yuni yang yakin karena selama ini di kantor mereka jarang sekali menyajikan makanan dengan bahan asparagus...


"Kayaknya cuma pak Abi ya yang tahu alergi Reta, bahkan sebelum ada yang sempat menerangkan bahan di dalam sup ini pak Abi sudah tahu lebih dulu kalau ada asparagus di dalamnya.." gumam Rian yang membuat semuanya mengangguk setuju...


"Pak Niel pun kayanya juga gak tahu deh soal alergi Reta... Kalau tahu pasti dia bakal pesankan sup yang berbeda... Atau mencegah Reta memakannya..." Tebak Rian lagi...


"Sebenarnya apa hubungan pak Abi dan Reta yaa.. kenapa pak Abi seolah-olah tahu banyak tentang Reta..." Gumam Rian dengan penuh rasa penasaran...


Dina dan Yuni yang mulai menyadari kecurigaan Rian pun berusaha memberikan alasan...


"Yan, tadikan manajernya bilang kalau sup itu rekomendasi dari restoran... Jadi pasti pak Niel juga gak tahu jenis supnya atau kandungan bahan dalam supnya.." jawab Yuni agar Rian tak lagi curiga...


"Tapikan..."


"Eh itu dessertnya tiramisu cake... Wah enak banget yaa kayanya.." kata Dina mengalihkan topik pembicaraan...


Rian pun melihat kearah pelayanan yang membawakan dessert dan mulai melupakan kecurigaannya..


Dina dan Yuni menghela nafasnya lega... Setidaknya tidak akan ada orang lagi yang tahu kebenaran Reta yang lainnya...


Aku sungguh tak mengetahui mengenai alerginya ini... Aku begitu panik saat melihatnya pingsan dengan wajah yang begitu pucat...


Aku benar-benar takut jika sampai hal buruk terjadi padanya... Maafkan aku karena tak benar-benar mengenalmu...


Ini semua salahku... Andai saja aku tahu sejak awal jika kamu memiliki alergi aku pasti akan lebih menjaga mu lagi dengan baik...


Aku mohon tetap baik-baik saja... Jangan membuatku khawatir seperti ini... Aku benar-benar tak sanggup melihatmu dalam kondisi seperti ini....

__ADS_1


__ADS_2