CRAZY RICH BOSS

CRAZY RICH BOSS
Sempat dirawat


__ADS_3

Reta tak sadarkan diri, untungnya Daniel dengan cepat membawanya ke rumah sakit sehingga Reta segera tertolong...


Kini Reta tengah tertidur di ranjang dan belum sadarkan diri... Daniel dengan setia menemani Reta...


Abi pun juga ikut menungguinya meskipun di depan kamar rawat.. Karena Daniel tak mengijinkan Abi masuk...


"Ta, kenapa kamu gak pernah bilang kalau punya alergi sama makanan..." Lirih Daniel dengan wajah sedihnya...


Hingga akhirnya tak lama Reta pun mulai tersadar...


Abi langsung memasuki kamar itu juga begitu tahu Reta sadar...


Reta membuka matanya perlahan... Sosok pertama yang dia lihat ialah Daniel...


"Mas Daniel..." Lirih Reta...


Daniel mengangguk dan menggenggam tangan Reta erat...


"Sasa..." Kata Abi yang membuat Reta menyadari jika ternyata Abi sudah ada di sisi yang lainnya..


"Abi.." lirih Reta dengan wajah bingungnya...


"Ta, apa masih sakit..?" Tanya Daniel mengalihkan perhatian Reta...


Reta menggelengkan kepalanya... Dia kemudian berusaha bangun dari tempat tidurnya...


Daniel membantunya dengan perlahan... Reta pun menggenggam tangan Daniel... Abi terlihat sangat tak menyukainya, namun ia masih menahannya...


"Ta, kenapa kamu gak pernah cerita kalau kamu punya alergi makanan..?" Tanya Daniel lagi...


"Lo aja yang gak kenal baik pasangan... Gimana bisa gak tau kalau Sasa alergi sama asparagus.." kata Abi dengan nada menyindir...


"Maaf mas.. karena aku selalu menghindari asparagus kalau aku tahu... Tapi aku gak tau kalau ternyata soup cream itu ada asparagusnya.." jawab Reta...

__ADS_1


"Sekarang Lo udah baik-baik aja kan Sa..?" Tanya Abi seraya menyentuh ujung kepala Reta...


Secara spontan pun Daniel menepis tangan Abi yang membuat mereka saling menatap sengit...


"Tolong jangan bertengkar... Ini di rumah sakit..." Kata Reta mengingatkan...


Karena kondisi Reta yang tak terlalu buruk, dia di ijinkan untuk pulang malam itu juga...


Daniel dan Abi sama-sama saling berebut untuk mengantarkan Reta pulang...


Hingga pada akhirnya Reta melihat Ryan yang baru saja tiba disana...


"Ta, gimana kondisi Lo..?"


"Gapapa yan... Anterin gue pulang ya.." kata Reta dengan wajah memohon...


Akhirnya Reta pun meninggalkan dua orang yang saling bertengkar itu... Hingga akhirnya mereka sadar jika Reta sudah pulang dengan orang lain...


"Ta, kok tumben Lo minta gue anterin..?" Tanya Ryan tak mengerti... Pasalnya satu tahun lebih mereka jadi partner kerja, Reta tak pernah mau diantaranya... Kali ini justru Reta yang memintanya...


Ryan pun pergi dengan senyuman di wajahnya... Meskipun tak berharap banyak lagi, namun Ryan senang jika bisa dekat dengan Reta seperti tadi...


Abi masuk ke dalam kamarnya dengan membuang jasnya ke segala arah...


Wajahnya terlihat sangat marah...


"Sialan.... Gue harus apa sekarang..." Lirih Abi dengan wajah gusarnya...


Dia pun pergi ke bar di rumahnya dan mulai mencari minuman beralkohol lagi...


Dia menenggak langsung dari botolnya...


"Hah... Sasa... Sasa..." Racau Abi terus menerus...

__ADS_1


Risa yang baru saja kembali dari membeli perlengkapan di rumah itu terkejut saat melihat Abi kembali menenggak minuman beralkohol lagi...


"Bi..." Panggil Risa dengan takut....


Abi melihat kearah suara itu... Dia kemudian berjalan dengan masih membawa botol minumannya...


"Minum ini..." Perintah Abi seraya memberikan botol itu...


"Bi, kamu tahukan aku gak bisa minum.." jawab Risa lagi dengan wajah ketakutannya...


Dengan kasar Abi menarik rambut Risa kebelakang... Dia memaksakan minuman itu masuk ke mulut Risa...


Risa tak dapat menelannya, bahkan hingga membuatnya terbatuk dan muntah...


Pada akhirnya membuat Abi semakin marah...


"Dasar bodoh... Kenapa kamu muntahin... Itu hukuman buat kamu... Kenapa kamu gak kembaliin dia ke aku... Mana janji mu..." Teriak Abi marah...


"Uhuk...uhuk... ma-maaf Bi, aku janji akan membuatnya menemui mu..." Jawab Risa dengan tangisan di wajahnya...


Abi pun membuang botol itu kemudian masuk ke dalam kamarnya...


Risa terduduk menangis melihat kondisi Abi yang mulai tak stabil lagi....


"Aku akan membawanya untuk mu.." lirih Risa dengan tersenyum sendu...


Aku sudah terperangkap di dalam paling cinta ini... Rasanya tak akan bisa lagi untuk keluar dan menyelamatkan diri ini...


Sekian lamanya aku terus berada di sampingnya hanya untuk berharap dia dapat menerima ku dan melupakan wanita itu...


Namun aku salah... Seperti apapun aku mencobanya itu tak akan pernah bisa terjadi... Terlebih ikatan diantara mereka bukan hanya karena masa lalu...


Ingin rasanya aku pergi meninggalkan dia yang tak pernah memandang kehadiran ku... Tapi aku kembali merasakan lemah saat melihat air mata dan suara tangisnya...

__ADS_1


Entah mengapa semuanya begitu menyayat hati ini... Padahal dia bukan menangisi ku... Juga bukan menginginkan ku...


Aku terus mencoba untuk menerima semuanya namun tak dapat ku pungkiri hati ini terasa begitu sakit dan semakin sakit lagi...


__ADS_2