DAWAI CINTA POPEYE

DAWAI CINTA POPEYE
14. Rasa sakit yang di syukuri


__ADS_3

Neta menikmati malam yang tenang dengan merenung...mencoba berdamai dengan hatinya yang sekarang menangis pun sulit bagi nya.


Entah lukanya sudah mengering atau luka batin itu berkamuflase seolah baik baik saja...


mencoba menulis apa yang ada di isi kepalanya,mungkin dengan begitu hatinya jauh lebih baik...


di ambilnya laptop bergambar apel krowak..


benda kesayangan nya yang selalu dibawanya kemana saja termasuk saat liburan seperti saat ini...dan benar saja ternyata di butuhkan juga...


Neta memulai mengetik.. menulis bait..demi bait..yang bermunculan begitu saja tanpa ada aba aba..


*****


" Sebelum malam semakin larut,dan bulan jadi cemberut...


"Aku ingin mengucapkan Selamat tinggal dengan cara yang pantas.


"Semoga apa yang sudah kita lewati,suatu saat akan jadi hal yang paling kau rindukan..


***


"Tak perlu berterimakasih...sebab pertemuan kita adalah takdir yang memang harus terjadi..


"Mungkin saja kau akan mengingatku jika berkunjung ke setiap sudut kota ini


" Aku yakin sesekali kau akan ingat aroma parfum ku,genggaman hangatku,tawa riangku,dan senyum termanis yang pernah ku berikan untukmu


***


"Kau... tak akan menemukan di diri orang lain,aku yang terbaik yang pernah kau lepaskan..


"Aku yang mencintaimu,meski harus mengorbankan hati..


" Aku yang mencintaimu meski patah berkali kali


" Aku bahagia hanya dengan melihatmu tersenyum dan bersikap manis..


"Makan di emperan,keliling pasar,berkendara sepanjang malam,aku tetap merasa senang


karena itu denganmu


Dimana pun kita,asal itu denganmu..


***


"Mungkin itu dulu,sebelum aku tahu ternyata kau tak sepenuhnya bisa menerima kekuranganku..


dan ITU MENYAKITKAN...


"Aku masih terus sesak,ketika mengingatmu... bukan tidak ikhlas


hanya saja rasanya kau belum saja berpamitan dengan ikhlas...


" Aku sakit...terluka..kecewa tapi aku mencintaimu !!?itu dulu sebelum kau membuangku tanpa belas kasih dengan ada nya dia ..dia atau pun dia...


" Meninggalkan ku dalam kebimbangan dan tanda tanya besar yang selama ini aku pendam...


" tidak menjaga perasaanku,meski kau tau aku pasti amat sangat terluka saat kehilangamu...


"AKU SAKIT SENDIRIAN...menyalahkan kekuranganku,merasa tak pantas,tak di inginkan siapa pun


"Dan...kau terlihat baik baik saja


tanpa bertanya bagaimana aku ?


bagaimana hatiku ?


"Aku tidak berharap kau kembali dan memulai kisah denganku lagi..


aku hanya ingin berpisah dengan cara yang pantas untuk terakhir kali nya dan setelah itu lupakan aku dan semua kenangan 8 tahun kita...


TUHAN....


MAAFKAN AKU.....


TOLONG AKU....


JAGA AKU...


KASIHI AKU ....


JANGAN BIARKAN AKU MEMILIH JALAN YANG SALAH....

__ADS_1


AKU TERSESAT


TUHAN....


AKU MALU......


AKU MALU TERLALU BANYAK MEMINTA.....


SEDANG DOSAKU


SEMAKIN MENUMPUK ....


TUHAN


TOLONG AKU.......!!!!


*****


Neta menuliskan setiap inci dari dasar hatinya....sakit....sakit sekali rasanya....


bagaimana aku akan menjelaskan semua kekacauan ini kepada keluarga besar * neta hanya bisa menangis sejadi jadi nya...membiarkan dirinya nampak lemah di hadapan rembulan...


ASTAGHFIRULLAH. ....


Neta beristighfar...mengulang nya berkali kali sambil mengingat pesan yang ada dalam kutipan buku kesayangan nya ..


Ibnu Taimiyyah berkata" Jika masalah yang saya hadapi mengalami kebuntuan,maka saya akan beristighfar kepada Allah sebanyak seribu kali( atau kurang lebih sebanyak kata itu) niscaya Allah akan membuka kan jalan keluar""


( MAKA AKU KATAKAN KEPADA MEREKA ""MOHON LAH AMPUN KEPADA RABB MU,SESUNGGUHNYA DIA MAHA PENGAMPUN)


( QS. NUH 10)


**


kemudian neta tak hentinya mengucap istighfar...sembari mengelus elus dadanya berbicara dengan dirinya sendiri dalam hening mala..


Neta sabarlah...sambil mengelus lembut dan semakin lembut...


mencoba menasehati diri nya sendiri dengan memejamkan mata dan terus mengusap dadanya seperti layaknya usapan lembut seorang sahabat...


dipanggilnya dirinya berulang kali mengajak komunikasi....


*Neta...salah satu sebab ketenangan hati dan pikiran adalah ber istighfar kepada Dzat yang memiliki semua keagungan


( DZUL JALAL)


Banyak hal yang di anggap tidak pantas dan tidak layak serta melukai tetapi justru mendatangkan manfaat...ingat Neta....," setiap qadha pada dasarnya baik,termasuk kemaksiatan dan kezoliman yang kamu lakukan terhadap dirimu sendiri selama ini...


Neta menangis sejadi jadinya...dan masih diteruskan nya berbincang dengan dirinya...dan menasehati dirinya sendiri....


taubat neta.... taubatan nasuha...mohon ampun jika selama ini terlalu banyak menzolimi dirimu...


ASTAGHFIRULLAH


hanya kata itu yang sanggup dia keluarkan....neta semakin menangis pilu...Hatinya terasa sakit sesakit sakitnya... rasanya hidup segan mati pun tak mau. begitu dahsyat nya rasa pedih ini ya Allah...teriaknya dalam hati di ikuti isak tangisan nya...


sebuah ungkapan penyesalan yang rasanya teramat sangat menyakitkan...


andaikan dulu mendengar orang tuanya untuk tidak menjalin hubungan dengan desta ..


andai dulu tidak mudah memaafkan semua kesalahan demi kesalahan yang desta perbuat...


andai dulu tidak keras kepala untuk terus mempertahankan 8 tahun kebersamaan mereka


andaikan dari dulu dia cukup punya keberanian untuk bisa meninggaalkan desta


andaikan dari dulu dia cukup punya rasa tega...


andaikan dulu dia sanggup jauh dari desta..


hatinya dipenuhi penyesalan yang menyesakkan....


kenapa kamu tega...kenapa kamu sejahat itu ???????


airmatanya tidak terjeda sedikit pun....


mungkin dengan cara ini hatinya akan baik baik saja...


mungkin dengan menangis semalam hatinya akan bisa memaafkan...


mungkin saja dengan cara ini dia punya cukup keberanian untuk menjelaskan kepada keluarga dan seluruh dunia..bahwa hatinya menolak untuk membali...


sungguh aku tak sanggup lagi....

__ADS_1


tapi........??


Benarkah ini keputusan yang tepat..


Benarkah ini keputusan yang benar


tidak terluka kah orang tuanya,keluarga nya dan orang orang yang begitu di cintai nya...



Hatinya bergejolak....


menagis hanya itu yang bisa di lakukan nya.....


serapuh ini kah kamu net ?


sehancur ini kah kamu ??


***


Neta asik bercegkrama dengan malam,dengan sepi dan dengan egonya sendiri...


Dia sangat ingin melepaskan...tapi di sisi lain juga hatinya begitu sakit...sangat sakit bahkan...


seperti sajak yang di kisahkan abu Tamam tentang kisah bahagia dan sulinya..


TAHUN TAHUN BERLALU BERSAMA DENGAN KEBAHAGIAAN DAN KESENANGAN NYA ..


KARENA TERLALU SINGKATNYA TAHUN TAHUN ITU SEPERTI MENGHITUNG HARI....


KEMUDIAN DATANG HARI HARI SUSAH NYA....


SEAKAN HARI HARI ITU ADALAH TAHUN TAHUN YANG LAMA KARENA PANJANGNYA..


KEMUDIAN MASA MASA ITU LENYAP BERSAMA DENGAN MANUSIA....


MANUSIA MANUSIA ITU DAN MASA MASA NYA TIDAK UBAHNYA SEPERTI MIMPI....


sajak yang indah yang sangat pantas di sandingkan dengan keadaan Neta saat ini...


"aku menyerah mas...aku menyerah


"aku menyerah dengan keadaan ini..


"aku menyerah atas kecurangan mu


"aku menyerah atas kebohongan mu


"aku menyerah atas penghianatan mu


'aku sangat sangat mencintaimu mas...


"bahkan mengidolakan mu dalam ingatanku....


"aku mencintaimu mas.... tapi aku


kecewa.....


"Aku pamit mas...aku pamit...


bertahan rasanya teramat sulit...


Ranjang untuk pengatin kita


kamar untuk kita memadu kasih nanti nya....


rumah untuk masa depan kita...


semua sudah tidak lagi indah di benak ku....


Aku pamit...selamat tinggal


sayang.....😭😭💔💔💔


BERSAMBUNG.......


DUKUNG TERUS KARYA INI YA...


TERIMAKASIH....


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE NYA


SALAM SAYANG

__ADS_1


PENULIS


Kinara Riswari


__ADS_2