DAWAI CINTA POPEYE

DAWAI CINTA POPEYE
35. Nahkoda


__ADS_3

Sore ini Al masih di sibukan dengan setumpuk pekerjaan yang harus diselesaikan secepatnya. Sebagai seorang Kapten yang tentunya berperan penting sebagai Leader di rumah apung tempat mereka mengais rezeki


Nahkoda adalah pimpinan tertinggi diatas kapal, keselamatan dan kelancaran dalam proses pengoperasian kapal adalah tanggung jawabnya. Sebagai wakit dari perusahaan diatas kapal maka nahkoda juga berfungsi sebagai manajer atas bawahannya (crew kapal) untuk memerintah, mengontrol dan mengawasi system kerja yang telah ditetapkan dalam aturan perusahaan sebagai penunjang kelancaran operasional kapal. Faktor keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap melakukan pekerjaan, maka nahkoda juga harus bisa memotifasi terhadap kesadaran crew dalam hal keselamatan terlebih keselamatan jiwa. Sebagai panduan nahkoda dalam melaksanakan tugasnya di atas kapal, maka perusahaan memberikan buku panduan system manajemen keselamatan (safety management systems/SMS)


manajemen operasional, logika, dan keselamatan kerja.


Selain Nahkoda atau kapten terdapat juga jabatan jabatan Pelaut di atas kapal sebagai perwira Deck dan Perwira Mesin


Berikut gambaran tentang perwira deck dan tugasnya.


Perwira Deck dan Tugasnya


Perwira deck adalah perwira kapal bagian deck, meliputi:


Mualim  1 (chief officer)


Mualim 2 (second officer)


Mualim 3 (third officer)


Mualim 1


Mualim 1 (chief officer/chief mate) adalah perwira deck senior. Dia perwira kepala departemen deck. Tugas dan tanggung jawabnya:


Melaksanakan dinas jaga dan bertanggung jawab kepada Nakhoda.


Memimpin dinas deck.


Melaksanakan perawatan kapal.


Melaksanakan administrasi muatan.


Atas perintah Nakhoda, memimpin kapal jika Nakhoda  berhalangan.


Mualim I (Chief Mate) adalah perwira kapal bagian deck yang jabtannya setingkat lebih rendah dari nakhoda dan yang dapat menggantikan tugas bilamana nakhoda tidak dapat melaksanakan tugasnya


Sebutan perwira deck senior menunjukkan bahwa mualim 1 telah melewati proses panjang sebagai perwira deck sebelum sampai pada jabatan mualim 1. Setidaknya 12 bulan didahului sebagai calon perwira (kadet deck).


Tentu kadet banyak mengetahui tugas-tugas mualim 1 karena pasti sering diminta membantu atau diorder menyelesaikan suatu tugas.


Kemudian perwira junior, mualim 3. Setidaknya dijalani 3-4 tahun di satu kapal atau kapal berbeda. Lalu, jika dipandang layak seorang mualim 3 akan dipromote mejadi mualim 2. Selanjutnya 4 - 5 tahun sebagai mualim 2, bila dinilai kompeten barulah bisa dipromote menjadi mualim 1.


Masa 3-4-5 tahun bukanlah aturan. Mungkin ada yang lebih cepat dari itu. Atau sebaliknya, lebih lama lagi. Semua bergantung atas keadaan dan prestasi masing-masing.


Mualim 1 melaksanakan dinas jaga laut pukul 04:00-08.00 dan 16:00-20:00. Pada perusahaan tertentu yang menempatkan Mualim 4, chief officer tidak melaksanaan dinas jaga, tetapi fokus pada muatan dan perawatan. Dinas janganya dilaksakan oleh Mualim 4.


Mualim 2


Mualim 2 (second officer)


Melaksanakan dinas jaga dan bertanggung jawab kepada Nakhoda.


Memelihara/mengoreksi peta laut dan update publikasi pelayaran.


Mualim 2 disebut juga perwira navigasi. Dia bertanggung jawab memelihara peralatan dan kelengkapan alat navigasi termasuk lampu-lampu navigasi


Membuat noon report.


Mualim dua juga sebagai perwira medis, bertanggung jawab atas obat di kapal, mendata keluar masuk obat, membuat laporan secara periodik ke manajemen.


Mualim 2 melaksanakan dinas jaga laut pada pukul 12:00-16:00 dan pukul 00:00-04:00.


Mualim 3


Mualim 3 (third officer)


Melaksanakan dinas jaga dan bertanggung jawab kepada Nakhoda.


Memelihara peralatan dan kelengkapan alat keselamatan seperti lifeboats, liferafts, lifebuoys,lifejackets dll.


Memelihara perlengkapan dan kelengkapan alat keselamatan pemadam.


Memelihara kelengkapan bendera.

__ADS_1


Membuat laporan ship condition tiba dan berangkat.


Mualim 3 melaksanakan dinas jaga laut pada pukul 08:00-12:00 dan 20:00-24:00.


Tugas dan tanggungjawab di atas berlaku umum. Tiap perusahaan menyusun kebijakannya sendiri yang dituangkan dalam Sistem Manajemen Keselamatan (SAFETY MANAGEMENT SYSTEM/SMS).


Selain itu juga ada Tugas dan tanggung jawab Perwira Mesin


Perwira mesin (engineer) meliputi:


Kepala Kamar Mesin (KKM/Chief Engineer)


Masinis 2 (Second Engineer/First Assistant)


Masinis 3 (Third Engineer)


Masinis 4 (Fourth Engineer)


Kepala Kamar Mesin (KKM)


Bertanggung jawab kepada Nakhoda


Memimpin departemen mesin


Bertanggung jawab atas perawatan di atas kapal dan bekerjanya semua pesawat di kamar mesin.


Memastikan bahwa semua unit di bawahnya bekerja dengan baik dan siap sewaktu-waktu diperiksa.


Memastikan kecukupan bahan bakar dan suku cadang.


Dalam keadaan darurat memegang penuh kendali kamar mesin.


Bertanggung jawab kepada Nakhoda artinya, di atas kapal KKM masih mempunyai atasan yaitu nakhoda. Maka menyangkut kelancaran operasional kapal, KKM harus melapor kepada nakhoda.


Misal, di laut, KKM perlu stop mesin satu dua jam karena ada bagian mesin yang rusak dan harus diganti atau diperbaiki. Dia tidak boleh melakukannya begitu saja. Sedapatnya KKM melapor dulu kepada Nakhoda. Minimal kepada perwira jaga di anjungan karena terkait keselamatan pelayaran, apakah aman berhenti di tempat sekarang atau perlu mencari posisi lain dan ditentukan apakah aman ngapung-ngapung saja ataukah perlu berlabuh jangkar.


Dalam perhitungan KKM, bahan bakar tidak cukup untuk sampai pelabuhan tujuan. KKM melapor kepada nakhoda dengan penjelasannya. Nakhoda membuat permintaan ke kantor pusat. Prosedur yang salah bila KKM langsung melapor sendiri ke manajemen.


Sebagai pemimpin tertinggi di departemen mesin tentu KKM harus mengetahui kondisi semua pesawat di kamar mesin dan mengontrol perawatannya.


Masinis 2 (second engineer/first assistant)


Bertanggung jawab kepada KKM.


Melaksanakan dinas jaga.


Sebagai kepala kerja harian kamar mesin.


Bertanggung jawab atas perawatan dan operasi mesin induk.


Jika KKM berhalangan, bertindak sebagai wakil di bawah arahan KKM.


Masinis 2 mempunyai atasan langsung yaitu KKM. Dia melaporkan kondisi, keperluan dan rencana kerjanya kepada KKM. Bersama KKM mendiskusikan apa tindakan yang akan dilakukan atas suatu keadaan.


Mesin induk adalah pesawat yang menjadi tanggung jawab Masinis 2. Ia harus mempunyai rencana perawatannya yang diketahui oleh KKM. Ia mengontrol ketersediaan spare part mesin induk dan melaporkannya kepada KKM.


Dinas jaga Masinis 2 adalah pukul 04.00 - 08.00 dan 16.00 - 20.00.


Masinis 3 (third engineer)


Bertanggung jawab kepada KKM.


Melaksanakan dinas jaga.


Bertanggung jawab atas perawatan dan operasi mesin bantu.


Mesin bantu (auxiliary engine/AE) - ada juga yang menyebutnya motor bantu, generator - adalah pesawat yang menjadi tanggung jawab masinis 3 dalam hal perawatan dan operasinya.


Di kapal jumlahnya dua, atau tiga unit. Ada juga kapal yang dilengkapi dengan emergency generator. Generator ini secara otomatik hidup jika terjadi blackout.


Masinis 3 harus mengetahui rencana perawatan generator. Pelaksanaannya tentu harus berkoordinasi dengan KKM. Ia juga harus mengontrol spare part dan melaporkannya kepada KKM untuk dimintakan bila perlu.


Dinas jaga Masinis 3 adalah pukul 12.00 - 16.00 dan pukul 00.00 sd 04.00.

__ADS_1


Masinis 4 (fourth engineer)


Bertanggung jawab kepada KKM.


Melaksanakan dinas jaga.


Bertanggung jawab atas perawatan dan operasi pompa-pompa, purifier, OWS.


Pertama naik kapal, Masinis 4 adalah perwira mesin junior. Saat serah terima, perhatikan benar tugas dan tanggung jawab sebagai Masinis 4.


Inventarisir pesawat-pesawat yang menjadi tanggung jawab, dimana poisisinya, bagaimana keadaannya. Ketersediaan spare part juga perlu dicek. Periksa jadwal perawatan dan koordinasi dengan KKM untuk pelaksanaannya.


Dinas jaga Masinis 4 adalah pukul 08.00-12.00 dan 20.00-24.00


Bisa dibayangkan bukan mumet nya menjadi Al,selain harus bertanggung jawab penuh soal pekerjaan masih si pusingkan dengan urusan lain yang tidak kalah bikin mumet nya


" Chief tolong secepatnya buat laporan nya, sambil menyerahkan tumpukan kertas pada bawahannya


" Baik cap,secepatnya saya update sahut chief


Al melangkah meninggalkan Deck yang riuh dengan kesibukan semua crew nya


menepi sejenak di ruangan kerjanya


Al menyenderkan kepala nya


" Jenuh juga rasanya sudah bertahun tahun berkutat dengan ombak


dipejamkan matanya untuk menenangkan kegundahan nya


bayangan keluarga nya kembali menari saat rasa lelah menghampiri nya.. orang tua nya,kakak kakaknya yang masih sangat bergantung pada dirinya


"Ya Allah kuatkan aku,semoga lelah ini menjadi Lillah,berkah untuk semua.


Al membuka laptopnya 3 email masuk


rupanya dari Tari kakak nya dan Sandra si mantan kekasih nya


" Al Kakak,belum ke Rumah sakit, Ibu tiba tiba sakit,tapi sudah membaik,habis jatuh di dorong rara


"degh.... Astaghfirullah


kaget rasanya acap kali ada berita dari rumah


" Rara lagi.... Rara lagi gumam Al


Dia pun mulai dibuat pusing oleh perilaku ponakan nya yang sudah tidak bisa di torerir


" Harus di pesantenkan " gumam nya


Pesan ke Dua


'Malam ini kakak baru bisa berangkat,kak Selvi sudah di operasi masih di temani 2 gadis itu


"Masya Allah, dalam keadaan sulit begini Allah hadirkan orang lain untuk membantu, gadis baik gumam nya penasaran ada rasa kepo seperti apa sosok gadis baik itu 4x Vidio call tidak menampak kan wajahnya.


Pesan ke 3 dari Sandra


Bang, aku titipkan ke ibu ya semua berkas rumahnya,aku tidak berhak lagi tinggal di sini


"Degh..,rupanya masih ada juga rasa tidak enak mu San


Al menyandarkan kepalanya yang rasanya berat sekali


Bersambung


Dukung terus karya ini ya


Jangan Lupa Like,Komen dan Vote ya.....


Salam sayang


Penulis

__ADS_1


Kinara Riswari


__ADS_2