
Neta bergegas melangkah melewati lorong lorong di rumah sakit itu,Rumah Sakit yang tergolong Bagus untuk kota Kabupaten
Hilir mudik orang orang yang sedang berjuang untuk sembuh,Luar biasa mereka masih memiliki semangat yang tinggi dan pantang menyerah,semangat untuk sehat,agar bisa tetap mendekap orang orang tercinta nya..
Neta Termangu antrian nya cukup panjang..
" Tolong resep nya di simpan di sini, nanti akan kami panggil
titah seorang apoteker
setelah meletakkan kertas kecil itu Neta memilih duduk,menyandarkan tubuhnya yang rasanya lelah sekali
Dibuka nya ponsel nya,benar saja banyak sekali pesan masuk
" Sayang Dimana ?
" Rindu ?
" Cepat pulang ya Calon Istri ku ?
" Mas lagi di Ruko nih,pengunjung nya rame banget sayang
" Sayangku baik baik ya disana
"Ciiiiiiih........
Kalimat kalimat itu sudah tidak menarik lagi,Jika dulu kata sayang bisa membuat hati nya jedag degug tidak dengan sekarang
"Cinta ?
hah rasanya sudah mati rasa
"Bertahan ?
sulit rasanya mas sangat sulit kulakukan
"mungkin semesta sedang tidak berpihak kepada kita.
"Takdir memutuskan untuk memisahkan kita.
Rencana yang kita susun sedemikian rupa,
semuanya tak berjalan sebagai mana mestinya.
"Padahal kita sudah sampai sejauh ini,
namun, semuanya terasa kita baru saja menyusunnya kemarin.
"Rasa - rasanya hanya aku yang terlalu berharap,
tentang apa yang sudah kita buat.
"Dan mungkin aku yang keliru,
menganggap enteng bahwa semua sesuai
dengan apa rencanaku.
"Mungkin butuh waktu seumur hidup untuk membuat
mereka mengerti, bahwa aku disini benar - benar tulus
setengah mati,
Tapi balasan mu ?????
"Sekarang dengan keras kepala ini,
aku tak ingin memaksa apapun.
"Aku tak ingin memaksamu untuk tetap denganku,
pun aku tak ingin melarangmu untuk memilih meninggalkanku.
"Karena apa arti kata kita,
jika semua ini tak sesuai mimpi kita
"Dan apa gunanya jika kupaksakan semua ini,
jika ternyata perjuanganku tak pernah kau hargai.
'Kurasa ini sudah saatnya aku pergi,
meninggalkan harapan yang jelas tak bisa
kita wujudkan ini.
"rasa rasanya ,aku hampir lupa dengan sosok dirimu, namun ingatan tentang kasih dan sayangmu kepadaku, tak pernah luput dari anganku
__ADS_1
"8 tahun Mas,bukan waktu yang singkat
" Saat ini sosok dirimu selalu mengajarkanku akan pahitnya hidup, tentang bagaimana duniaku akan hancur lebur, jika aku tak bisa belajar dari kesalahan.
Bukan kah sering kamu katakan mas.....,"dunia ini fana katamu, sampai pada saatnya akan hilang ditelan waktu.
Dan ini yang terjadi padamu
"Dulu kau pernah berjanji padaku , begitu diriku sedang dalam keadaan yang jelas tidak baik baik saja, ada bahumu yang selalu siap untuk aku gunakan bersandar, ada dekapmu yang selalu hangat untuk menenangkanku, ada kasihmu yang akan kau berikan agar aku tak merasa kekurangan.
Tapi, mana? mana semua janjimu!
Justru kau menginjak ku,melukai ku,memporak porandakan kepercayaan diriku.
Menghancurkan semua mimpi ku
"Mas...!!!
janji yang kau beri semuanya semu, hanya harap yang palsu.
"saat ini aku butuh, sangat teramat butuh, bukan sekedar ingin sembuh.Kau sudah memadamkan semangat itu mas, tanpa tau bahwa diriku ini sangat rapuh
"Entah mengapa aku mulai mengingat semua momen terakhir bersamamu.
Entah setelah semua ini,
Aku merasa bahwa diriku masih hancur.
"Bahkan waktu tak mampu membuat ku sembuh,
waktu tak mampu mengembalikan diriku seperti dulu
"Ucapan mu benar-benar membekas sampai sekarang,
"Maaf aku khilaf katamu
dengan lilitan handuk seadanya setelah melewati malam panas berdua dengan sahabatku,di kamar impian kita,dirumah yang kita bangun dengan susah payah kemudian setelah melakukan dosa yang mungkin bagimu dan baginya adalah Dosa yang indah,gampang saja terucap kata Aku KHILAF
"Dalam ucapan itu aku tau kamu akan pergi,ya pergi dari hatiku
aku tau kamu tak akan pernah kembali lagi dan aku sudah siap akan hal itu
*Neta menepuk nepuk dada nya yang serasa sesak
"Hei, bisa kah aku meminta keajaiban?
Aku berjanji akan menjadi lebih baik dari diriku sebelumnya.
Terus di Tepuk tepuk di usap dengan lembut pundaknya sendiri,seperti seorang sahabat yang sedang menguatkan.
"Kamu berharga Neta sangat berharga
"Kamu berharga lebih dari apa yang mereka perbuat untukmu
"kamu berhak untuk bahagia
kamu berhak untuk tenang
kamu berhak untuk meraih cita cita
dan kamu berhak untuk hidup dengan orang yang juga menghargai perjuanganmu
"ini tidak mudah sudah pasti sulit
Tapi yakinlah semua akan terlewati
Semua butuh waktu memang
Butuh waktu yang tidak sebentar
tetap kuat ya,demi dirimu
sesekali egoislah dirimu juga butuh itu....
" Wanita kuat itu kamu, Wanita Hebat itu kamu...
Nak..,Nak....
Iya ????? jawab nya ,Neta tersadar dari pergolakan batin nya,tepukan dari seorang Ibu berwajah teduh membuyarkan isi kepala nya yang sedang protes dengan isi Hati nya
Iya Bu ada apa ? tanya nya lagi
Tidak Nak,ibu hanya merasakan panas nya hatimu saat ini.
Degh....,Neta dibuat kaget,apakah tadi diluar kendalinya dia melakukan hal aneh pikir nya ?
Maksud ibu ? saya nggak ngerti ?
tanya nya kemudian
__ADS_1
Ibu itu pun menepuk nepuk tangan Neta
" Setelah ini kamu masih akan melewati hal berat Nak,Ingat pesan ibu Nak
"tetap lah menjadi baik meskipun tidak di hargai,
" tetap lah menjadi baik meskipun tersakiti,
"Ujian itu kadang datang nya bertubi tubi terus naik dan naik,setelah itu akan turun dan melandai.., ikuti saja Alur nya Nak,jangan di lawan biarkan mengalir seperti air,
" Ikhlas menerima setiap takdir mu itu yang menjadi kekuatanmu Nak
" Berprasangka Baiklah kepada Allah yang mudah sekali membolak balikan hati
*Neta mendengarkan Nasehat itu dengan seksama,entah hatinya pun merasa lebih lega
"Iya Bu,tapi terkadang semua terjadi di Luar kendali jawab nya tidak bisa menahan isak
Ibu tau sekarang ini pasti sulit,tapi percayalah Nak,setelah melewati ini semua kamu akan merasa berkali kali lipat lebih baik,ini cara Allah menyelamatkanmu Dunia dan Akherat Nak,Cara Allah merindukan hamba nya..,berprasangka Baiklah Nak..
"Allah itu Maha Rahman dan Rahim
Maha Pengasih dan Penyayang, apakah mungkin zat yang pengasih dan penyayang akan melukai ?
tentu tidak bukan
Percayalah yang kamu lakukan saat ini benar,bahkan yang kamu lakukan saat ini pun akan berhubungan dengan masa depanmu nanti,akan menjadi bagian dari hidup mu
Neta memicingkan matanya,mencoba menerka ucapan ibu dihadapan nya tapi tetap tidak memahami nya
sudahlah,bukankah semua Nasehat itu baik pikirnya..entar benar atau pun tidak memang aku harus belajar berlapang dada dan lebih berprasangka baik terhadap semesta
Ibu pamit ya Nak,semoga Allah selalu menjagamu selalu,tetap jadi baik,dipeluknya tubuh Neta seperti seorang ibu yang sangat merindukan anak nya..
Anehnya Neta pun merasa nyaman dengan hal itu
Iya Bu terima kasih banyak,semoga Allah menjaga ibu juga ucapnya sambil menatap wajah teduh di hadapan nya
Ibu itu masih menggenggam tangan Neta erat,seperti membaca kan doa yang Neta pahami samar samar terdengar hanya Sholawat, lalu ibu itu pun tersenyum
"Kamu anak baik,sangat baik,jodohmu juga anak baik tetaplah nanti saling bergandengan tangan,jadi imam dan makmum yang selalu menyandarkan semua kepada pemilik semesta
"Aamiin' Neta mengaminkan Doa wanita di hadapan nya.
Nak,Ibu punya kenang kenangan pakailah selalu dalam keadaan apa pun.." di serahkan nya tasbih kecil yang terbuat dari kayu entah kayu apa yang jelas bentuk nya unik
"Pakailah selalu untuk mengingat,dalam sadar dalam tidur,dalam makan,minum,tidur,berjalan,
mengingat lah * sambil menunjuk atas..
Neta hanya mengangguk kemudian menyalami ibu tersebut
"Ibu pamit ya nak
"Assalamualaikum
"Wa'alaikumaalam,terimakasih Bu,hati hati ucap Neta
Ibu itu pun berjalan di tuntun Dua gadis berkerudung putih yang nampak anggun sekali
Kemudian seorang laki laki membuka kan pintu mobil Merci yang sedari tadi terparkir di depan
mereka pun berlalu
Neta masih tertegun,masih bingung dengan hal yang baru saja terjadi,seorang ibu yang tiba tiba datang memberikan Nasehat luar biasa dan meninggalkan kenangan Tasbih kayu yang indah
Mba...,tadi itu nama nya ummi Yai..,pemilik rumah sakit ini juga banyak fasilitas umum di kota ini yang beliau bangun dan wakafkan termasuk pondok yang di sana sambil menunjuk ke arah bangunan tingkat diseberang jalan
"Mba beruntung bertemu langsung ummi yai, semoga mba di mudahkan hajat nya lanjut ibu disamping Neta
Aamiin,terima kasih bu...Neta tersenyum ramah
Ibu selvi " pangilan dari apoteker membuatnya kaget
iya jawab nya
Maaf bu,saya permisi pamit Neta
"silahkan mba "
resep obat sudah di tangan bonus nya hati tenang dan Tasbih kayu dari Ummi
Terima kasih orang baik,yang Allah kirim kan hari ini
Bersambung
Dukung terus karya ini ya...jangan Lupa Like,Komen dan Vote nya
Salam Hormat
__ADS_1
Penulis
Kinara Riswari