
Dunia serasa runtuh bagi Desta,Nadia dan Bimo,entah ini cinta segi berapa bagi mereka.
Bimo yang notabene adalah ipar dari Desta suami dari kakak kesayangan nya dan sudah memiliki 4 orang anak.
" Perempuan ******" Teriak Desta
Nadia hanya bisa diam mendengar umpatan demi umpatan dari Desta
" Dan kau Bimo" Desta menarik kerah baju dan menyeretnya kemudian.
"Bugh......"
" Bucgh....."
Dua kali hantaman mengenai pelipis Laki Laki flamboyan itu
" Tega ya kau lakukan ini di belakang kak Dea"
" Bajingan "
Nafas Desta tersenggal senggal menahan emosi yang menguasai nya.
" Akan ku pastikan,hidupmu tidak akan tenang sudah menyakiti kakak dan juga ponakanku"
Desta seperti kesurupan,entah kemarahan nya karena Bimo berselingkuh atau syok bahwa selama setahun lebih dia juga di tipu oleh Nadia.
"Sejak kapan mereka bersama ?"
" Bukankah malam malam Nadia selalu Aku yang menghangatkan ? "
" Permainan luar biasa dari perempuan murahan"
Hatinya berkecamuk,bingung dan syok...
" Apakah ini Tujuan Neta memanggilnya "
" Untuk memperolok olok nya"
Bahkan menatap Neta pun Desta tidak punya keberanian,malu rasanya,wanita murahan ini sudah ku jadikan selingkuhan dibohongi dia,ku bodohi,ku anggap permainan ku sudah sangat hebat berhasil memadu kasih dengan sahabatnya,mendapat kehangatan setiap saat,hal yang tidak mungkin Neta mau lakukan.
" shiiit" Desta memukul mukul kepala nya rasanya.
" plok..plok..plok.."
Tiba Tiba Wawa bertepuk tangan
" Hebat ya Mas Desta bisa ngamuk juga "
" Apa kamu pikir hatiku tidak sakit melihatmu bugil dengan perempuan murahan itu"
" Apa kau pikir keluargaku juga akan terima hal ini jika mengetahui nya"
" Apa kau pikir Kakak ku bahan lelucon kalian "
" woow,tidak butuh waktu lama,untuk menyadarkanmu bukan ? "
" Wanita seperti itu yang sampai hati kau buat kakak ku bersedih"
" Wanita tong sampah itu yang membuatmu tergila gila"
" Nikmatilah sekarang,ciih" Wawa dengan sinis nya melontarkan kata kata pedasnya untuk menjatuhkan mental Desta dan Nadia
" Sudah dek, Cukup" Neta menghentikan Adiknya
"Biarkan mereka menyelesaikan kisah cinta rumitnya"
" Maafkan aku mas,ini kejutan buatmu" Neta berbisik dekat sekali di telinga Desta,kemudian melangkah ke arah Nadia.
" Kenapa Diam "
" Bukankah ini yang kau mau heh"
" Wajar suamimu meninggalkanmu"
"Aku pikir hanya aku yang kau sakiti"
" Ternyata ada ibu beranak 4 yang akan lebih menderita karena ulahmu"
__ADS_1
" Hatimu dimana Nad ?"
" Bukankah kau tau rasanya di tinggalkan suami ?"
" Tapi Tega ya,kau rampas senyum seorang istri dan anak anaknya"
" Apa yang kau cari Nad"
" Kepuasan birahi"
" Apa belum cukup kau tidur dengan Desta" suara Neta melengking tidak tercontrol..,hatinya bergemuruh ingin mencabik cabik wajah sok polos di hadapan nya,yang bertahun tahun numpang hidup dengan nya.
" Luar biasa, Aku pikir sebagai sesama Wanita akan lebih bisa menjaga,tapi.....,kau tidak ubahnya serigala berbulu domba"
" di Depan manis dibelakang menghujam dengan belati"
" Hal murahan ini yang kau sebut keren hah"
" Sangat menjijikan kau Nad "
Setelah itu Neta Melangkah mendekati Desta.
" Apa yang membuatmu marah mas ?"
" Perasaan yang mana yang membuatmu seperti ini sayang "
" Bukankah dia wanitamu, yang kau puja seperti wanita terhormat di belakangku"
" Bukan kah dulu kau bangga mas membohongi aku"
" Bukankah dulu kalian bangga bermain api"
" Pikiranmu dimana mas,saat membawa wanita murahan ini kerumah kita,mencumbunya di ranjang pengantin kita ?"
" Bahkan aku tidak percaya kau bisa berbuat serendah itu mas"
" Ku Pikir khilafmu hanya malam itu saja"
" tapi ternyata tidak sayang"
" Apartemen Pesona kamar 204 lantai 23"
" Masih pantaskah aku mencintaimu mas ? "
" Andaikan aku yang melakukan kesalahan itu apakah mas bisa menerima ?"
" Tatap aku mas "
" kesalahan apa yang sudah ku perbuat sampai kau setega ini "
" oh bukan,bukan aku yang salah"
" Mata dan hati kalian yang sudah tidak pantas di sebut Manusia"
" Apa yang kau pikirkan saat mencumbu nya mas"
" Apakah ada sedikit saja terbersit rasa bersalah mu sayaang "
" Apakah ada sedikit saja tersimpan penyesalan sudah menyakitiku"
" Aku yang kalian berdua anggap bodoh ini"
" Aku yang kalian anggap Naif "
" Bahkan aku tak berfikir sedikit pun mas, tunanganku, calon suamiku dan juga perempuan yang menyebut diri nya sahabat, yang bekerja denganku, yang makan sepiring berdua denganku,bahkan bantal pun berbagi tega berlaku curang seperti ini"
" Apa pernah mas berfikir apakah ini adil untuk ku"
" 8 tahun sayang "
"8 tahun waktu yang kita buang"
" kenapa diam mas, coba kalian jelaskan sekarang aku sudah siap untuk mendengarkan "
" hei Nad coba ceritakan bagaimana awal kau bisa jatuh cinta pada Tunanganku "
" Bagaimana kalian bisa bercumbu"
__ADS_1
" Bagaimana kalian bisa membohongi aku "
" Dan kau mas, sudah berapa wanita yang kau tiduri selain Nadia"
" Sri,Ranti,Lara...,nama nama itu sudah ku tau mas"
" Apakah masih ada lagi sayang "
Neta meluapkan Emosinya,baru kali ini semua unek uneknya tersalurkan,tepat di depan wajah wajah munafik yang ada di hadapannya. Wajah yang dulu tersenyum puas dan bahagia karena sudah menipunya dengan sangat rapi.
Wawa hanya tercengang melihat aksi kakaknya yang Dinilai nya sangat berkelas, balas dendam dengan cara elegan,tidak perlu mengotori tangan sekali tepuk 2 lalat eh 3 lalat hijau tergelepar.
lebih pantas disebut lalat Hijau kan manusia manusia penghianat ini.
Desta hanya mampu menangis tersedu mendengar kata demi kata yang tajam bak belati yang dihujamkan Neta tepat kejantung nya, Sakiiiiit sekali rasanya, tapi Nasi sudah jadi bubur semua sudah terlanjur terjadi.
" Maafkan aku sayang"
" Maaf" hanya kata kata itu yang mampu di ucapkan disela isaknya, kelaki lakian nya benar benar tercabar.
Tiba Tiba Bimo berkata
" Aku sudah salah berselingkuh dari Istriku, tidak mungkin ku tinggalkan dia"
" Lagian belum pasti juga kan yang kau kandung adalah benihku "
Bimo berusaha mengambil kesempatan dalam kesempitan
" Tega kamu mas " Teriak Nadia mendengar ucapan Bimo
" Bisa bisanya kau mau cuci tangan begitu saja"
" Jangan harap Aku akan tinggal diam" Nadia mulai kehilangan akal sehatnya..tiba tiba nafasnya tersengal dan
" Brugh.....,tubuh Nadia tiba tiba ambruk,dan darah segar mengalir dari sela kaki nya
" Ya Tuhan,pendarahan" Teriak Wawa
Bimo berbalik dan mengangkat tubuh Nadia
" Sayang"
" Bangun sayang "
ditepuk tepuk pipi wanita itu untuk menyadarkan nya..
" cepat panggil dokter" Teriak Bimo yang sangat terlihat panik
Neta bergegas memencet tombol darurat di sudut ranjang.
Teeet...
Teeet....
Teet....
Tiga kali pencet artinya keadaan benar benar darurat.
Tak berapa lama petugas pun sudah memasuki ruangan itu,
"Ada apa bu"
Tanya seorang petugas,belum juga di jawab langkah nya sigap memasang oksigen untuk bantuan Pernafasan
"Maaf bisa tunggu di luar"
mereka pun menutup tirai nya,Neta,Wawa dan Desta lebih dulu beranjak keluar,sementara Bimo masih mematung melihat darah yang masih mengalir.
Bersambung
Dukung terus karya ini ya
Jangan Lupa,Like ,komen dan Vote nya
Salam Sayang
Penulis
__ADS_1
Kinara Riswari