
Siang sudah beranjak,Namun Desta dan Neta masih tidak bergeming dari tempat duduknya.
Rasanya berat sekali untuk menghadapi perpisahan.
" Sudahlah mas,kita berdua hanya akan saling menyakiti kalau meneruskan hubungan kita "
Neta tetap bersikeras dengan keputusan nya.
" Tapi sayang,tidak kah keluarga kita akan menanggung malu "
" Undangan sudah tersebar sayang "
"Persiapan sudah finis"
Desta masih mencoba menggoyahkan hati Neta
" Malu...."
" Aku yakin mas,mereka juga punya hati "
" Dan semua akan menghargai keputusanku ini "
" Andaikan kau mengingat mas,akibat perbuatan mu bukan hanya kita yang akan di hina tapi juga orang tua dan keluarga "
" Seandainya saja mas pikirkan semua nya sebelum bertindak "
" Sudahlah mas,biar aku selesaikan sendiri dengan keluarga ku "
" Aku pamit ya mas,Malam nanti aku akan pulang "
" Kita bicarakan ini semua di sana "
Desta masih mengulur waktu dengan alibi alibi nya yang sudah basi, penyesalan yang tidak ada gunanya.
Hari pernikahan sudah dekat Dan terjadi sesuatu di luar dugaan,
Tak ada yang tahu, apa yang akan terjadi esok. Bahkan tak jarang, beberapa pasangan yang hendak menikah membatalkan acara sakral yang telah mereka persiapkan dari jauh hari. Ada banyak alasan yang melandasi kandasnya hubungan sebelum akhirnya berlabuh ke pelaminan.
Menemukan sebuah kebenaran yang telah disembunyikan kekasih Anda selama ini? Kebohongan adalah sesuatu yang dapat mengancam kepercayaan dan seharusnya masing-masing pasangan membuka rahasia mereka sebelum beranjak ke pelaminan. Lebih baik jujur daripada akhirnya tahu kebenaran itu sendiri atau dari orang lain.
"Berselingkuh"
Dia mungkin telah mengkhianati sekali, namun tak ada yang menjamin bahwa itu tak akan terjadi lagi. Perselingkuhan adalah sesuatu yang sulit ditolerir oleh banyak pasangan, terutama yang terjadi sebelum pernikahan.
selain itu pertimbangan lain kadang juga memicu batalnya pernikahan.
Kadang-kadang, kedua keluarga memiliki beberapa perbedaan pendapat sebelum pernikahan. Jika merasa bahwa keluarganya memperlakukan keluarga kita dengan tidak layak, tak ada salahnya untuk berpikir ulang atas keputusan kita Banyak pasangan akhirnya membatalkan pernikahan mereka karena merasa tidak cocok dengan keluarga pasangan.
Selanjut nya adalah Perubahan, ya perubahan yang tiba tiba seperti yang di lakukan Desta
Jika merasa bahwa pasangan tiba-tiba berubah setelah menetapkan tanggal pernikahan, sebaiknya harus membicarakan keputusan tersebut sekali lagi. Jika masih merasa ragu dengan sikapnya, lebih baik untuk membatalkan pernikahan atau minimal menundanya. Siapa tahu pasangan Anda belum siap.
__ADS_1
Jawaban dari pertanyaan yakin dan tidak untuk meneruskan ke jenjang pernikahan terletak dalam diri sendiri. Banyak dari kita yang sering menolak untuk mendengarkan apa yang 'insting' kita katakan. Dengarkan naluri kita dan jika merasa bahwa belum siap untuk menikah atau membuat kesalahan dengan memilih pasangan yang salah, pikirkan rencana pernikahan sekali lagi.
Pernikahan bukan persoalan mudah yang dapat diputuskan dalam waktu yang singkat. Setiap pasangan tentu tak ingin pernikahan mereka hancur. Jadi, coba pikirkan rencana pernikahan dengan matang.
Sudah pasti hal tersebut sudah di pikirkan terlebih dahulu oleh Neta,Sedih pasti,wajar sih namanya juga manusia biasa
Dan perempuan mana yang akan mampu terus menerima perselingkuhan.
Toh belum menikah, masih ada kesempatan untuk mendapat jodoh yang lebih baik.
anggap saja selama 8 tahun menjaga jodoh orang lain,merawatnya sebaik mungkin,dan membuatnya menjadi layak dan bernilai.
"
"
"
***
Siang ini Al disibukan dengan hajaran ombak di laut cina selatan, kondisi yang harus siap siaga di terima oleh seorang Pelaut,sebagai seorang Nahkoda tentunya keselamatan semua adalah tanggung jawab nya.
Al memastikan agar semuanya aman terkendali. Dalam situasi seperti ini semua harus dilakukan cepat dan tepat.
Navigasi dalam cuaca buruk pada prinsipnya berarti navigasi dalam cuaca dan kondisi laut dimana kecepatan angin lebih dari 6 pada skala Beaufort dan ketinggian ombak lebih besar dari 4 meter
Dalam keadaan ini Al sebagai Nahkoda tentunya harus mengambil keputusan yang tepat,Perkiraan dan pengambilan keputusan dalam menghadapi cuaca buruk
Mualim jaga yang bertugas harus berusaha untuk memperoleh data yang berhubungan dengan cuaca dan kondisi laut dengan VHF, GPS atau alat-alat lain yang diinginkan. Data cuaca yang diterima harus dengan segera dilaporkan kepada Nakhoda
Nakhoda harus menganalisa data cuaca yang diterima dengan menggunakan peta cuaca
Nakhoda harus memperkirakan kapan akan berhadapan dengan cuaca buruk, lokasinya dan keadaan cuaca buruk tersebut berdasarkan data cuaca serta berita navigasi kemudian Nakhoda akan memutuskan apakah kapal akan berlayar dalam cuaca buruk.
Jika Nakhoda memperkirakan bahwa dalam pelayaran kemungkinan akan menghadapi cuaca buruk, Nakhoda dapat mengambil data cuaca buruk atau data lainnya dari badan Meteorologi (BMG) atau stasiun cuaca sesuai rute pelayaran
Jika memungkinkan, Nakhoda harus memilih rute pelayaran bebas dari pelayaran buruk.
Nakhoda harus mengumumkan kepada awak kapal prakiraan cuaca yang diperoleh dari data cuaca dan memberikan peringatan dini seperti bahaya bekerja di dek, kecuali memang hal itu harus dilakukan. Demikian pula peringatan bahaya tergelincir dan bahaya terhadap benda-benda yang bergerak lainnya. Nakhoda harus meyakinkan bahwa persiapan untuk memasuki daerah bercuaca buruk telah dilakukan di seluruh bagian kapal dan bila perlu memasang tali-temali pengaman.
Nakhoda harus memerintahkan kepada Mualim I untuk memeriksa kekuatan bangunan kapal berdasarkan perhitungan pemuatan dan dokumen stabilitas kapal yang ada. Jika dalam keadaan kosong
Nakhoda harus memerintahkan kepada Mualim I untuk memeriksa kekuatan bangunan kapal daftar di bawah ini agar kekedapan airnya terjaga
– Pintu, jendela, menuju kamar mesin
– Ruangan akomodasi
– Ruang mesin kemudi
– Ruang bagasi
__ADS_1
– Pipa-pipa udara, isi dan duga dari seluruh tangki
Nakhoda harus meyakinkan bahwa Mualim I telah mengambil tindakan untuk mengikat benda yang dapat bergerak agar tidak bergeser pada waktu cuaca buruk.
Nakhoda harus meyakinkan bahwa Mualim I telah memeriksa kondisi penempatan jangkar dan rantai jangkar apakah telah terikat dengan baik
Untuk mencegah bantingan dan goyangan kapal akibat alun gelombang Nakhoda harus melaksanakan tindakan pencegahan untuk merubah haluan atau mengurangi kecepatan
Nakhoda harus dapat dengan tepat mengartikan berita cuaca dan kondisi laut, mengamati perubahan yang akan terjadi dan menentukan apakah akan mempunyai pengaruh terhadap haluan dan kecepatan saat ini.
Nakhoda harus melaporkan keadaan cuaca dan keadaan laut pada saat itu kepada pihak berwenang terdekat atau kepada kapal disekitarnya dan memberikan peringatan kepada mereka tergantung dari keadaan saat itu. Nakhoda harus memeriksa jika terdapat keadaan-keadaan yang tidak normal di kapalnya
Nakhoda harus memeriksa seluruh bagian bangunan kapal dan muatan kapal sesegera mungkin setelah cuaca buruk berakhir. Ambil tindakan seperlunya, jika ditemukan ketidaknormalan / ketidaksesuaian segera melaporkannya kepada DPA
Jika Nakhoda mengambil tindakan pada waktu navigasi dalam cuaca buruk, semua tindakannya harus dicatat dalam log book kapal
Navigasi di Perairan Sempit dan Perairan Ramai
Perairan sempit diartikan sempit suatu perairan (selat) yang lebarnya kira-kira kurang dari 2 mil dimana kapal dapat berlayar dengan aman sehubungan dengan draft kapal tersebut dari kedalaman airnya
Perairan ramai diartikan suatu perairan dimana terdapat lebih dari 2 kapal sehingga mengakibatkan sulit untuk mempertahankan haluan dan kecepatan semula dan hal ini berlangsung terus-menerus
Nakhoda harus mempertimbangkan.
✓Mengikuti ketentuan-ketentuan navigasi khusus dan komunikasi
✓Mengikuti system pemanduan setempat
✓Informasi lain misalnya Kepanduan Bahari / Pemanduan Khusus
✓ Draft kapal dan perairan yang dapat dilayari
✓ Pasang surut dan arus
✓ Perkiraan keadaan cuaca dan penglihatan terbatas
✓Penggunaan alat bantu navigasi, garis batas bahaya, patokan dan jarak dari pantai
✓Penetapan waktu untuk melayari arus (khususnya di waktu malam) dan waktu matahari terbit, terbenam dan phase bulan
✓ Keadaan keramaian perairan, perairan dimana kapal ikan berkumpul, ada tidaknya bangunan yang sedang didirikan atau pekerjaan lainnya
✓Kemampuan berolah gerak kapal
✓Kepentingan untuk mengatur kecepatan
Nakhoda dan Mualim I harus selalu mengamati peta cuaca, memantau berita peringatan navigasi pada radio VHF, mengumpulkan data dan berusaha untuk memperkirakan keadaan tampak terbatas sedini mungkin.
Berat bukan.., besarnya resiko bekerja sebagai Pelaut..
Bersambung....
__ADS_1