DAWAI CINTA POPEYE

DAWAI CINTA POPEYE
54. Zikir


__ADS_3

" Bayi nya harus di operasi dek, ada penyumbatan pada jantungnya"


" Kakak sudah menandatangani Formulir persetujuan tindakan"


" Menurut penjelasan Dokter ini salah satu langkah yang harus di lakukan "


" Kakak tidak memberitahu keadaan bayi nya ke Kak Selvi,takut dia khawatir"


" Pasca keluar dari ICU keadaan nya mulai membaik,tapi terkadang juga melamun,mungkin kepikiran dengan keadaan anaknya dan juga suami nya yang tidak peduli "


" Itu saya yang kakak kabarkan,kamu baik baik ya,semoga kak Selvi dan Bayi nya selalu dalam Lindungan Allah. aamiin.


Tari termangu duduk sendiri di depan Ruang perawatan Bayi,sesekali tangan nya mengetik ponselnya,mengirimkan kabar kepada Adik nya tentunya,siapa lagi tempatnya berbagi kalau bukan dengan Adiknya,dalam situasi sulit seperti ini Tari di tuntut kuat untuk mengambil alih peran Suami Selvi. Tidak mudah mengambil keputusan yang pastinya ada resiko nya,tapi semua harus segera di lakukan demi keselamatan ponakan nya.


Setelah mengirimkan Email kepada Adiknya dan cukup menghilangkan sedikit penatnya Tari kembali melangkah kan kaki nya menuju ruang perawatan Kakaknya,kembali memasang wajah ceria agar kakaknya tidak khawatir,pura pura baik baik saja di tengah gempuran kesedihan sangatlah sulit,tapi harus di lakukan agar Selvi bisa tenang dan tidak terkena sindrom beby blues karena over thinking.


" Sudah bangun kak" Tari mendekati Selvi yang sudah bangun ternyata


" Dari mana dek ?" tanya Selvi


" Dari Apotik kak,ada obat yang harus di tebus untuk kakak" Jawab nya Asal agar Selvi tidak curiga


" Bagaimana keadaan bayi ku dek" Tanya Selvi penuh khawatir


" Si cantik baik baik saja kak,tadi Tari mampir ke Inkubator, sejauh ini baik baik saja katanya dokter juga kondisinya semakin baik" Tari harus terpaksa membohongi kakaknya,apa jadinya kalau Selvi tau anaknya ada kelainan jantung


" Syukurlah dek, oh ya mba Neta belum kembali ? "


" Belum kak,lagian mereka juga pasti capek kak, dari kemaren ngurusin kakak,baik banget ya mereka" Tari sangat kagum melihat gadis gadis baik yang sama sekali tidak mereka kenal tapi luar biasa rela menolong sampai sejauh ini.


" Iya dek,beruntung ada mereka,coba mereka tidak menemukan kakak dan segera membawa ke Rumah sakit mungkin kakak sudah...."


"Huuuss'" Tari segera menghentikan kata kata kakaknya


" Jangan bicara yang tidak tidak, itu artinya Allah sayang kakak,dalam keadaan sulit mereka di gerak kan hatinya untuk membantu.


Selvi hanya mengangguk.


" Rendi gimana Dek,apakah ada nelpon" Selvi masih berharap suaminya akan berubah meskipun rasanya mustahil. Bayangan suramnya rumah tangga seketika membayang di pelupuk mata Selvi,Luka bekas sayatan cesar tidak ada apa apanya dibanding luka di hatinya.


" Bagaimana mungkin,Laki Laki yang bergelar Suami dan Ayah sama sekali tidak khawatir " Selvi terisak


" Sudahlah kak, jangan banyak pikir, Yang penting Kakak secepatnya sehat,biar bisa lihat Bayi nya dan menemani"


" Anak anak butuh Bunda nya, kalau kakak tidak semangat bagaimana dengan Mereka nanti kak"


" Sudah ya,jangan inget inget hal yang menyakitkan" Tari menggenggam tangan Kakak nya memberikan support sistem,meskipun jujur dalam hati Tari juga sangat dongkol dan marah pada Ipar nya.


" Kakak mau makan buah ? " Tari berusaha mengalihkan perhatian Selvi

__ADS_1


Selvi hanya menggeleng, Tentunya saat ini batin nya lagi berkecamuk,kalau menyerah tentu saja anak anak akan lebih menderita.Satu satu nya jalan ya jalani semoga semua ini cepat ada akhirnya,mempertahankan toxic relationship adalah cara terampuh untuk cepat mengakhiri hidup.


Selvi memejamkan mata nya bibirnya sesekali berkomat kamit memuji ke agungan Nya. Disaat seperti ini Zikir adalah sumber kekuatan


Zikir dan doa ketika sakit merupakan ikhtiar batin untuk meminta kesembuhan kepada Allah SWT.


Sedangkan ikhtiar secara lahir yang bisa dilakukan adalah dengan memeriksakan diri ke dokter, meminum obat, dan menjalani perawatan kesehatan secara sungguh-sungguh.


Allah SWT memberikan kesembuhan kepada makhluk-Nya melalui berbagai perantara. Bisa melalui dokter yang menjadi perantara Allah dalam membantu menyembuhkan penyakit pada pasien.


Walau banyak yang menganggap sakit sebagai sebuah cobaan, sejatinya sakit dapat menggugurkan dosa seseorang. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut:


"Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya". (HR. Bukhari dan Muslim).


Adapun bacaan doa minta kesembuhan yang bisa diamalkan sebagaimana terkandung dalam surat Al-Anbiya ayat 83:


"Robbi annii massaniyadh dhurru wa anta arhamar roohimiin"


Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."


Selain doa, ada beberapa zikir yang bisa diamalkan ketika sakit


✓ Ketika hendak istirahat


Baca tiga surat yakni Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas, kemudian ditiupkan ke tangan, lalu diusapkan ke seluruh tubuh yang bisa dijangkau dalam posisi berbaring.


Amalan ini didasarkan pada sebuah hadis yang dikabarkan oleh istri Nabi, sayyidati Aisyah. Hadis tersebut berbunyi:


✓. Ketika anggota tubuh ada yang sakit


Letakkan tangan di bagian tubuh yang sakit kemudian membaca bismillah sebanyak 3 kali dan lafadz berikut sebanyak 7 kali


Audzubillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaa-dziru


Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dan dengan kekuasaannya, dari keburukan yang aku jumpai dan aku khawatirkan."


✓. Berdialog dengan Allah


Berdialog di sini maksudnya adalah membaca kalimat tahlil sebagai zikir. Berikut kalimat tahlil yang bisa diamalkan.


Laa ilaaha illallah wallahu akbar, laa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalah, laa ilaaha illallah lahul mulku wa lahul hamdu, laa ilaaha illallah wa laa haula wa laa quwwata illa billaah.


Artinya: Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Dia Maha besar, Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata-mata Dia dan tiada sekutu bagi-Nya. Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah hanya milikNya kerajaan dan segala puji. Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan tiada daya maupun kekuatan kecuali dengan Allah.


Berikut ini beberapa manfaat dari seringnya mengamalkan Laa haula walaa quwwata illa billah:



Sebagai bekal di surga

__ADS_1



Suatu ketika Nabi SAW bersabda pada 'Abdullah bin Qois. "Wahai 'Abdullah bin Qois, katakanlah laa haula walaa quwwata illa billah karena ia merupakan simpanan pahala berharga di surga," (HR. BukhariBukhari no. 7386).



Jalan keluar dari segala kesusahan



"Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan menjadikan baginya jalan keluar," (Terjemahan Qs. Ath-thalaq (65) :2).



Penawar segala penyakit



Dari Abu Hurairah bahwa Nabi SAW bersabda: "Barang siapa yang mengucapkan laa haula walaa quwwata illa billah maka hal itu sebagai penawar baginya dari 99 penyakit dan yang termudah adalah rasa bimbang," (HR. Tabrani).


Segala penyakit hati dan kesedihan serta kesusahan akan hilang jika sering mengamalkan zikir laa haula walaa quwwata illa billah sebab merupakan ungkapan doa dan berserah diri pada Allah SWT.



Jauh dari laknat Allah



"Perbanyaklah Al-Baaqiyaat Al-Shaalihaat yaitu tasbih, tahlil, tahmid, takbir, dan laa haula walaa quwwata illa billah," (HR. Ahmad, Ibn Hibban dan Al-Hakim dari Abu Sa'id r.a).


Tentunya zikir laa haula walaa quwwata illa billah yang merupakan salah satu zikir terbaik. Zikir yang akan menjauhkan dari laknat Allah sebab memiliki pahala dan nilai yang begitu tinggi di mata Allah.



Memudahkan segala pekerjaan



Ibnul Qoyyim RA mengatakan: "Kalimat laa haula walaa quwwata illa billah" mempunyai pengaruh menakjubkan saat menanggung beban pekerjaan yang sulit dan keras, atau saat menghadap raja dan orang yang ditakutkan, selain pengaruhnya yang efektif untuk menolak kemiskinan.


Bersambung......!!!!


Semoga Kita selalu mengingat dalam keadaan Sakit Allah selalu menyertai kita.


Semoga para pembaca Setia Allah selalu limpahkan kesehatan..aamiin


Jangan Lupa Like,Komen,dan Vote nya.


Salam Sayang

__ADS_1


Penulis


Kinara Riswari


__ADS_2