DAWAI CINTA POPEYE

DAWAI CINTA POPEYE
43. Cewek keren


__ADS_3

Malam ini Neta dan Wawa adiknya menghabiskan waktu di rumah sakit,menikmati makan malam berdua di kursi yang ada di taman Rumah sakit,bercanda gurau dan tentu saja bergosip berdua


" Mba aku masih nggak habis fikir deh sama Nadia,kok bisa dirawat di sini ? " Wawa memulai pembahasan sambil menikmati ayam bakar


" ceritanya panjang dek " Jawab Neta santai sambil mengunyah Lopis kue tradisional kesukaan nya,tangan nya dengan lincah menuangkan cairan gula merah keatas lopis yang berbahan dari ketan yang dibungkus daun pisang kemudian di rebus,setelah mateng di taburi kelapa parut yang sudah di kukus dan juga si gula merah kental yang menambah makin nikmat,di mix dengan cenil jajanan yang terbuat dari tepung kanji yang kenyal berwarna warni,soal rasa juara pokoknya..


" panjang gimana mba ?" tanya adiknya yang masih penasaran sambil menyeruput minuman capucino bubble kesukaan nya


" makan dulu deh,mba nggak bisa Fokus di pandangin getuk,lopis,kelepon dan jajanan cantik ini"


" kasian kan mereka sudah pengen di emplok" Neta tertawa renyah sambil menyuapkan getuk ke mulut adiknya


" enak kan " tanya Neta


adiknya hanya pasrah mengangguk sembari mengunyah singkong yang di lumatkan dengan gula merah itu,lembut sekali.


Mereka menikmati makan malam dengan santai,menatap rembulan dan bintang yang gemerlapan..


membuang sedikit penat,dan merefresh kan diri dari aroma obat di kamar rumah sakit yang lumayan membuat pusing juga.


Neta masih asik dengan jajanan nya,Wawa sudah meludeskan seporsi ayam bakarnya..,padahal tadi requestnya ayam goreng,Neta membeli 2 porsi bakar dan goreng tapi nyatanya adiknya berubah pikiran..,seporsi bisa di makan nanti kalau kalau merasa lapar tengah malam,biasa nya sih begitu kalau begadang akan cepat lapar


Potongan buah pun jadi sasaran Wawa


" Segeerrrrrr" sambil mencomot semangka,kemudian menyuapkan melon ke kakaknya,buah andalan Neta,melon meskipun rasanya tidak terlalu manis tapi entahlah menjadi buah terfavoritnya mengalahkan Durian yang bagi orang buah mahal,raja buah tapi tidak bagi Neta,yang ada malah mual kalau memakan buah bertekstur lembut itu dan berbau khas menyengat.


Masih ada gorengan,roti di hadapan mereka tapi rasanya tidak mungkin untuk menghabiskan,mereka hanya menyisihkan beberapa potong saja kemudian memanggil ibu ibu cleaning service untuk bergabung bersama mereka


" Bu sini" sapa Neta saat ada 2 orang yang juga sedang beristirahat dari aktifitasnya


kedua wanita yang berusia sekitar 40 dan 30 tahun itu pun mendekat


" Iya bu "tanya mereka ragu ragu saat di hadapan Neta


" Ini ada kue bu,sama gorengan belum di sisa kok bu"


" Ibu bawa ya,makan bareng teman teman ibu" Ucap Neta dengan senyum khasnya sembari memberikan 2 kotak kepada ibu tersebut

__ADS_1


wajah ibu itu pun nampak bahagia,rezeki nomplok kan,saat lelah begini dapat makanan geratis


" terima kasih ya bu " ucap ibu tersebut,tangan nya pun segera menerima bungkusan dari Neta


"Sama sama bu " ucap Neta ramah


kedua ibu itu pun bergegas memanggil teman teman mereka untuk segera bergabung


pemandangan yang indah tentu nya,saat kita bisa memberikan sedikit senyuman untuk orang lain,meskipun tak seberapa tapi setidaknya mampu membuat orang lain tersenyum bahagia,mana tau kan ibu ibu tersebut lagi lapar lapar nya setelah lelah bekerja atau lagi pengen ngemil sesuatu tiba tiba Allah datangkan rezeki lewat orang lain.,begitulah konsep rezeki yang kadang tidak kita pahami


Wawa tersenyum bangga melihat kakaknya,hal yang tentunya sering sekali di saksikan nya,dan memang sudah jadi didikan sejak kecil dari orang tuanya,yang mengajarkan anak anaknya untuk selalu berbagi apa lagi berbagi makanan,sedekah kecil hanya sepotong roti yang berkahnya luar biasa jika dilakukan dengan suka cita.


Mereka melanjutkan obrolan santai mereka sambil menikmati buah dan jajanan tradisional


" Menurut mba apakah istri harus menuntut suami ?


" uhuk uhuk" seketika Neta tersedak mendengar pertanyaan adiknya


" kenapa,kamu mau nikah cepet ?" tanya Neta meledek sambil meneguk air mineral dihadapan nya


Adik bungsu nya memang tipikal yang kritis,setiap ada kejadian berusaha mencari akar permasalahan nya wajar saja ngambil jurusan Psikologi memang ke kepribadian nya di balik sikap bar bar nya saat orang yang dicintainya tersakiti adiknya juga sangat care dan peduli terhadap sesama


" ya harus lah dek " Jawab Neta memuai memberikan sudut pandang nya..


Wawa mulai menyimak sudah pasti bu Dosen satu ini punya pemikiran yang lebih logis


"Gini ya dek,konsep rumah tangga itu memberi dan menerima, jadi kalau salah satu merasa tidak terpenuhi haknya sudah pasti akan berat menjalani"


Neta melanjutkan,kembali sudah seperti memberi materi kepada mahasiswa nya


" Sebagai istri wajar dong menuntut suami nya untuk lebih baik lagi "


" tugas suami bukan cuma cari duit setor ke istri terus selesai dengan kilah sudah memberi uang"


" Tugas mendidik istri dan anak yang penting"


" sekarang banyak suami suami yang tidak paham tugasnya,di pikirnya sudah cukup mencari uang lalu menutup mata dengan persoalan mendidik anak,dan membantu istri"

__ADS_1


" salah besar dek,semua itu tugas berdua,nafkah itu kewajiban menikahi wanita tidak cukup hanya memberi makan saja"


" yang terpenting bagaimana mendidik istri,anak anak tumbuh baik sebagaimana mestinya"


" Sekarang banyak kan kita jumpai istri istri yang berubah jadi galak,padahal dulu masih gadis sangat anggun,kalem sabar"


" tentunya penatnya mengurus rumah,mengurus anak anak sendiri belum permasalahan ekonomi dan sebagainya tentunya bisa membuat seseorang sangat lelah,belum tentu saat kondisi seperti ini suami bisa jadi pendengar keluh kesah istrinya,yang memang perempuan di rancang untuk berkomunikasi lebih banyak kata di banding suami"


" Nah kalau udah capek,puyeng mikir kebutuhan terus suami cuek malah sibuk sama dunia nya,sibuk dengan hobi dan sebagai nya tanpa mau tau dan mau membantu mengurus anak dapat di pastikan selembut apa pun istri nya dulu akan jadi lampir karena lelah fisik dan pikiran "


" Belum lagi kalau suami tidak mencukupi kebutuhan hidup,uang belanja nggak ada,kebutuhan anak terbengkalai,boro boro mikir pendidikan anak,gizi anak saja terabaikan apa iya dalam kondisi seperti ini sebagai manusia biasa istri akan tetap senyum manis"


" Gak akan ada dek,itu hanya di sinetron ikan terbang,dimana mana istri sudah pasti akan berusaha untuk membuat anak anaknya hidup layak,dari segi gizi atau pun pendidikan bahkan pergaulan"


" Nah kalau kamu nanya penting nggak sih menuntut "


" Jawaban nya harus,istri harus bisa menuntut laki laki nya menjadi lebih baik..,dalam mencari Nafkah demi gizi anak dan kehidupan yang layak"


" istri harus menuntut juga soal kewajiban suami membantu mendidik anak,sebab itu tugas nya,peran ayah sudah pasti sangat penting bagi tumbuh kembang anak jadi jangan istri terus di salahin kalau anak bandel,lah ayahnya kemanan? "


Wawa mendengar dengan seksama pendapat kakaknya, mungkin ini juga jadi alasan nya menunda pernikahan agar semua benar benar siap


keren sih....,lebih baik ditertawai karena telat nikah,dari pada tidak bisa lagi tertawa setelah menikah


Bersambung.....!!!


keren kan pemikiran Neta ?


Yuk ikutin terus kisah mereka jangan lupa dukung terus ya,


Berikan Like,komen dan Vote nya


salam sayang


Penulis


Kinara Riswari

__ADS_1


__ADS_2