
Semua bungkam melihat bukti bukti yang diperlihatkan oleh Wawa
Rasanya tidak percaya seorang Desta pemuda baik baik,santun bisa melakukan hal diluar batas
Terlebih Bimo,apa yang di pikirkan sampai lupa diri dan tidak mengingat akibat perbuatan nya bisa sangat melukai istri dan anak anaknya
Dua luka yang di rasakan keluarga Desta.
Kakak kandung Desta yang tadi berlagak arogan dan meremehkan orang lain sekarang mati kutu tak berkutik.
" Sekarang apakah dengan melihat ini semua,anda anda masih bisa mengatakan ini wajar, apakah perbuatan nya bisa di maafkan,apakah membuang waktu selama delapan tahun belum cukup"
" Ini fitnah,ini tipuan "
" Ini rekayasa "
" Dan entah sebutan apa lagi untuk kakak dan keluarga kami.
Karaeng berusaha meredakan emosi Wawa, mencoba menjadi penengah
Dan menjembatani kesalahpahaman dua keluarga ini, dan akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri ikatan antara Neta dan Desta.
Keputusan yang Neta ambil sudah tidak bisa di ganggu gugat lagi,siapa pun tidak bisa menggoyahkan nya.
Semua hanya diam tertunduk malu atas tuduhan yang tidak berdasar kepada Neta
" Masalah udah beres,kalau mbak nya mau ngambil Desta ya monggo,di persilahkan " Ayu nyeletuk sambil melirik Yesi yang tadi begitu percaya diri bisa mendapatkan Desta
" Adik ku sudah tidak ada hubungan dan jangan lagi ada yang menyangkut pautkan "
" Mengenai keadaan Desta sekaranhg ini,yang putus asa dan lain sebagainya itu bukan urusan Neta, jangan seolah menjadi korban padahal dia sendiri yang sudah sangat melukai "
Semua hanya terdiam,toh kata kata Ayu ada benar nya,beruntung saja keluarga Neta tidak melakukan tindakan yang menyakiti Desta,padahal atas perbuatan nya bisa saja mereka melakukan kekerasan .
Yesi bangkit dari tempat duduknya,sedari tadi menguatkan diri untuk mengetahui duduk perkara yang terjadi pada Desta laki laki yang selama ini di kagumi nya
Semua yang di ceritakan Dea berbanding terbalik dengan fakta yang ada,sungguh memalukan perbuatan nya ,sana sini mau,sana sini oke,rendah sekali dan sangat murah
Merasa di tipu,di bohongi dan sudah merasa sangat bodoh begitu saja percaya dan membuang waktu untuk ikut dengan Dea
" Menjijikan sekali kelakuan adikmu "
Yesi tak kalah syok nya,selama ini sangat mengagumi Desta dan terbuai dengan kata kata manis Dea
Yesi meninggalkan Dea yang masih terduduk di lantai meratapi Nasib nya,semua diluar dugaan nya,bagaimana mungkin ini semua bisa terjadi dan dia dengan mudahnya diperdaya suami nya.
__ADS_1
Rasanya tidak percaya selama ini Bimo selalu bersikap manis,bahkan tidak pernah Sedikit pun telat pulang,peran nya sebagai suami dan ayah dilakukan dengan baik tapi ternyata menyimpan bangkai
Dea masih tidak percaya dengan apa yang di lihat nya.
Semua urusan sudah clear,kedua belah pihak sudah legowo menerima keputusan Neta,hal yang pastinya disesalkan tapi mengingat semua karena ulah Desta yang sudah diluar batas,perempuan mana pun pasti akan melakukan hal yang sama memilih untuk menyudahi.
Keluarga Neta pun berpamitan pulang, Neta menyalami dan memeluk erat orang tua Desta " Sehat sehat ya mak,pak "
Pelukan terakhir yang bisa di lakukan nya.
Air mata kedua orang tua itu pun tumpah,Neta memahami ini semua murni kesalahan anaknya bukan orang tuanya,mungkin reaksi mereka hanya mematung karena syok dan tidak berdaya dengan fitnahan Dea
" Tetap kabari kakak ya Dek,jangan berubah" pelukan dari kakak ipar Desta yang selama ini selalu menyayangi Neta seperti adik nya sendiri
" Kakak juga ya " Neta tersenyum manis dan memeluk erat sekali
Perpisahan sudah pasti akan menghadirkan luka,dan kesedihan. Mengakhiri hubungan yang sudah lama terjalin sudah pasti butuh kesiapan hati yang kuat.
Begitulah takdir dan jodoh
Rencana Allah kadang tidak sejalan dengan yang kita harapkan, lama nya waktu bukan jaminan untuk tetap bersama..,jodoh perlu di upayakan dan di jaga.
Lega tapi juga menyisakan sesak bukan hanya bagi Neta juga orang orang yang terlibat dalam hubungan mereka
Mobil mereka pun melaju meninggalkan kampung halaman Desta, Neta meminta kepada pak Selamet untuk singgah ke mesjid terlebih dahulu untuk menunaikan sholat magrib, sementara Bapak dan Ibu nya ikut serta dalam rombongan karaeng. Neta hanya ingin berlama lama berdiam diri di mesjid menumpahkan semua air matanya di sajadah, air mata yang sedari tadi di tahan nya diantara wajah wajah yang selama ini begitu disayangi nya ternyata begitu melukai nya.
" Kuatkan lah aku "
Setelah sholat magrib dan sholat sunah,Neta masih memilih menyepi duduk merenungi perjalanan hidupnya sampai ke titik ini
Semua serasa menyakitkan terlebih dengan perlakuan keluarga Desta,Neta merasakan sakit yang teramat dalam,bukan hanya sakitnya perpisahan tapi juga sakit harus melihat orang tuanya diperlakukan tidak manusiawi.
Merasa gagal sebagai seorang anak,merasa belum mampu memberikan yang terbaik justru melukai orang tua dan keluarga
" Ya Allah..., aku maafkan mereka "
" Aku maafkan kedzaliman mereka "
" Tolong luaskan sabar ku "
" Tolong hapus semua sakit ini ya Allah
" Tolong lapangkan dadaku agar Ridho dengan semua ini "
Neta terus menangis dalam sujud nya,Wawa dan Ayu hanya bisa memandang saudarinya dari kejauhan,membiarkan Neta meluapkan semua keluh kesahnya.
__ADS_1
" Kasian mba Neta" Wawa bersandar pada bahu Ayu
" Sudah jalan nya Dek,saat ini pasti berat menerima ,tapi semua akan terbiasa dengan keadaan ini "
" Semua akan berjalan seperti biasa "
" Neta akan bertemu dengan orang baru yang mungkin akan mengubah hidup nya "
" Obat dari patah hati selain berserah adalah bertemu dengan cinta yang baru "
" Memulai kisah yang baru "
" Memulai harapan baru "
Ayu menatap nanar adik nya yang masih khusuk berdoa,bulir bulir air mata Neta tidak dapat di tahan lagi.
"
"
"
Dea masih meratapi nasib nya,rasanya dunia nya runtuh seketika.
Pantas saja suaminya sering kali keluar kota berhari hari bahkan berminggu minggu
Sikap Bimo berubah drastis menjadi sangat Royal dan begitu tau kebutuhan pribadi istri
" Aku pikir perubahan mu karena benar benar mencintai ku juga anak anak "
" Ternyata ada sandiwara besar yang sedang kau permainkan di belakang ku Bimo "
" Tak akan ku ampuni wanita itu "
" Akan ku pastikan kalian menyesal seumur hidup sudah mencurangi ku "
Dea masih menahan dirinya untuk tidak menghubungi suami nya,padahal saat ini ingin sekali memakinya"
" Aku harus bermain cantik,untuk melihatmu hancur sehancur nya "
" Bagaimana anak anak ku hidup tanpa papi nya " Tangisan Dea kembali pecah
Untung nya Bimo tidak mengetahui dirinya saat ini ke rumah orang tua nya,Bimo subuh tadi berpamitan akan keluar kota dan katanya daerah yang di tinjau susah jaringan dan internet
" sudah pasti saat ini kau bersama wanita simpanan mu " Dea kembali histeris menangis sejadi jadinya
__ADS_1
Bersambung......