
" mungkin dengan cara ini bisa membuat mu kembali" Desta tertawa puas sambil memegang map berisi surat surat penting di tangan nya
Dengan diam diam Desta telah mengubah sertifikat rumah,tempat usaha dan juga kendaraan.
Hasil jerih payah mereka berdua,yang mereka kumpulkan sedikit demi sedikit demi mewujudkan impian mereka berdua.
Sudah kesepakatan mereka dari memulai hubungan,mereka menyisihkan penghasilan untuk merintis usaha, kemudian dari hasil usaha bisa membeli rumah impian mereka,kendaraan juga tempat usaha pun sudah atas kepemilikan sendiri
Satu persatu impian itu mereka wujudkan tidak mudah butuh waktu delapan tahun lamanya,jika dulu berfikir setelah menikah mereka tinggal menikmati hasil dari kerja keras
Ternyata semua tidak seindah yang direncanakan dan dibayangkan, semua karam beserta dengan cinta yang hilang akibat perselingkuhan
Desta dengan sepihak memberhentikan karyawan karyawan di tempat usaha yang mereka rintis berdua
Seperti tak punya hati tanpa memikirkan bahwa mereka sudah ikut membesarkan usaha yang telah di rintis bertahun tahun lamanya
Desta tak sedikitpun berpikir bahwa dari pekerjaan itu mereka menggantungkan hidup,ada yang untuk membiayai kuliah, orang tua,keluarga,tindakan nya tidak hanya memecahkan piring nasi karyawan nya tapi juga keluarga mereka
Neta bergegas turun dari mobil, di ikuti Nadira menyusul di belakang nya. di ruko tempatnya usaha sudah berkumpul semua karyawan karyawan nya
" Ada apa ini " Neta benar benar hilang akal melihat kondisi tempat usaha nya di obrak abrik
" Hei akhirnya ibu Neta datang juga " Desta dengan sigap berdiri dan mengembangkan senyum termanisnya saat pujaan hatinya datang
Berbeda dengan Neta yang tak ada senyum sama sekali
" Kami di pecat bu " ucap mereka bersamaan
Neta melangkah menuju tempat Desta" apa apaan ini heh ? " Neta mengebrak meja tempat Desta duduk
" Wets... Slow... Slow..,jangan galak galak sayang " Desta dengan wajah menyebalkan tersenyum puas melihat Neta yang sangat emosi
" Kita mulai permainan nya" Desta memikirkan siasat agar Neta bisa kembali di pelukan nya,kalau dengan cara halus tidak bisa,mungkin dengan sedikit syok terapi akan membuat nya bertekuk lutut
" Ada apa ini,apa yang terjadi Desta " tanya Neta sambil menatap tajam laki laki yang dulu sangat di cintai nya
" Sabar sayang...sabar " ucap Desta santai sambil mengirup sigaret kesukaan nya
Neta sangat muak melihat tingkah Desta,yang semakin lama semakin membuatnya ilfeel
" Tolong jelaskan,apa maksudnya semua karyawan di pecat "
" Apa kamu sadar ini usaha milik berdua kamu tidak bisa seenaknya mengambil tindakan tanpa persetujuanku " Neta dengan lantang protes kepada Desta
" Jangan menyangkut pautkan urusan pribadi kita dengan urusan bisnis,ini hal yang berbeda " ucap Neta tegas
__ADS_1
Desta hanya menatap wanita dihadapan nya,wanita lembut yang bertahun tahun di kenal nya ternyata bisa juga bersuara lantang
" Sabar.. sabar "
" Aku berniat menjual semua aset kita "
" Kecuali kau mengubah keputusan mu " Desta tanpa pikir panjang mengeluarkan kartu As nya
Memberikan surat surat penting yang sudah berganti nama dengan nama nya
" Apa ini " Neta membelalakkan matanya,terkejut sudah pasti
" Luar biasa,licik " ucap nya kemudian
" Ini semua untuk membuatmu kembali Nei, apakah kamu pikir aku bisa tanpamu sayang " Desta berusaha meyakinkan Neta
Ditepisnya dengan kasar tangan Desta yang menyentuh pundak nya " ciiih "
" Benar benar tak tau malu "
" Setelah menghancurkan hati sekarang aset "
" Luar biasa sekali anda ini ya Desta "
" Benar benar manusia tak berhati dan tak tau malu "
Ini satu satu nya jalan yang di tempuhnya untuk membuat Neta kembali
" Aku janji sayang,setelah menikah ini semua hak mu,aku akan mengubah semua nya atas nama mu "
" Ini hasil kerja keras kita selama ini sayang"
" Bertahun tahun bukan kita merintis semua ini "
" Tolong berikan kesempatan "
" Aku berjanji tidak akan menyia nyiakan kesempatan itu "
Mendengar ucapan Desta,Neta sama sekali tidak bergeming.
" Kau pikir aku akan berubah pikiran "
" Kalau kau punya hati harus nya kau memikirkan nasib karyawan mu "
" Bukan seperti ini cara nya"
__ADS_1
" Cara kotor,kampungan dan tidak berprikemanusiaan "
Neta meluapkan semua kekesalan nya.bisa bisanya tanpa persetujuan mengubah semua aset atas nama nya
" Ini sudah melanggar hukum,sudah termasuk tindakan pidana,kamu dan pengacara mu serta antek antek yang terlibat bisa kena pasal penipuan dan penggelapan "
" Percuma aku bicara panjang lebar sama orang tak berhati seperti mu "
" Karyawan punya hak, selesaikan hak mereka terlebih dahulu sesuai dengan kontrak yang sudah di sepakati " ucap Neta tegas
Neta kemudian melangkah meninggalkan Desta, Neta berusaha menenangkan karyawan karyawan nya
" Saya tidak tau menau dengan keputusan sepihak dari Desta,saya akan membantu sampai kalian mendapatkan hak yang semesti nya " Neta sangat sedih melihat wajah wajah karyawan nya yang sudah menjadi saksi bisu jatuh bangun membangun usaha.
" Baik Bu, kami sudah tau semuanya dari Devi, kami akan meminta hak kepada pak Desta" ucap Rian salah satu barista yang sudah lima tahun bekerja.
Setelah semua clear dengan karyawan Neta berpamitan
Hatinya dipenuhi amarah namun sekuat hati Neta menahan nya,tak ingin terlihat lemah di hadapan Laki Laki seperti Desta
" Sabar Nei "
" Semua pasti ada jalan keluar nya " Nadira berusaha memberikan semangat kepada sahabat nya
" Ujian datang kok bareng bareng gini ya Ra,keroyokan sampai babak belur rasa nya " Neta menghembuskan nafas berat seperti ada himpitan batu di dada nya.
"Sabar" hanya kata itu yang bisa Nadira ucap kan
" Rasanya tidak habis pikir aja Ra,kok ada manusia seperti Desta,seolah seperti korban padahal yang di lakukan nya sangat jahat "
" Luar biasa caranya menyakiti "
Neta tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya, bertahun tahun berjuang,rela banting tulang agar semua impian mereka segera tercapai eh malah seperti ini ending nya setelah semua nya terwujud "
" Sabar Nei, kalau Desta seperti itu ya kamu juga harus perjuangin hak kamu lah,enak banget sudah nyakitin terus ngerampok semua aset "
" Jangan diem saja,harus di kasih pelajaran tuh orang " Nadira sangat gemes,tadi nya pengen banget ngasih satu tampolan ke Desta tapi Neta selalu saja ngasih kode untuk slow,padahal sudah gatal tangan pengen ngasih jurus tinju bangau
"Iya Ra,aku cuman mikirin nasib anak anak yang kerja,kasian mereka, selama ini sudah setia merintis dari nol sampai seperti sekarang "
" Mereka kerja tentu nya untuk menopang hidup nya juga keluarga, kalau tiba tiba kayak gini kan kasian,memang keterlaluan Desta "
" sabar...,kita cari jalan keluar nya " ucap Nadira
mobil mereka pun melaju menuju tengah kota,dua sahabat itu pun masih asik berbincang mengeluarkan semua unek unek nya.
__ADS_1
Bersambung.....