
Tari bergegas mengatur makanan yang baru saja di buat nya, mengisi nampan dengan bubur,sup juga lauk sayap goreng mentega dan tak lupa tempe mendoan setelah itu mengambil juga sepiring nasi,air minum dan beberapa sendok.
Gadis berusia 32 tahun ini memang bisa di andalkan kalau masalah dapur dan pekerjaan rumah..,sudah jadi rutinitas keseharian nya dari jauh jauh hari,berbeda dengan Selvi yang lebih menyukai hal hal di luar rumah
"Makanan dataaaang"
Langkah Tari tergopoh kearah ibu dan dua ponakan nya
" Kalian makan ya,Tiii mau nyuapin Nenek
* Dua bocah kecil itu pun duduk bersila untuk menghabiskan makanan mereka yang telah tersedia
"Yee ayam doyeeeeeng" teriak Daffa bahagia
Cuci tangan dulu dek,berdoa juga ?
perintah gadis kecil pada adik nya
Daffa hanya manut saja,toh sudah lapar kalau tidak ikuti intruksi kakak ke dua nya nanti jadi panjang urusan
Tari tersenyum melihat pemandangan indah ini,ponakan nya hasil didikan nya sudah bisa di andal kan
Udah..udah,cepet makan !!
Adek mau mam sendiri ? tanya nya pada Daffa
Anak cakep itu pun hanya mengangguk,sementara Tiwi masih sibuk melayani adik nya,mengambilkan sayuran juga ayam dalam piring adik nya
"Anak anak pintar yang malang,begini kok papamu tidak peduli sama sekali nak,tidak mensyukuri nikmat amanah yang sudah Allah titipkan kepada mereka
Seakan anak anak bisa tumbuh dengan sendirinya dari bayi sampai besar tanpa di beri makanan,susu,vitamin juga jajanan tentu nya
"Perempuan jika tidak di nafkahi hanya diam
"Tidak di beri uang belanja hanya diam
"Bahkan di pukuli pun tetap diam
"Perempuan bodoh nama nya,mengatas namakan surga ada pada suami nya
Surga mana yang di dapat dari menelantarkan hak anak dan istri nya,berharap hanya kepada pemberian orang tua dan iparnya
tanpa menyadari sedikitpun harga diri laki laki di lihat dari tanggung jawab nya,setia dan kerja keras untuk rumah tangga nya
"huffff
* Tari menghela nafas,sesak rasanya merasakan kehidupan kakaknya
"Jangan pernah sekali pun bermental pengemis"
Selalu ingin di kasihani
merasa paling tidak beruntung
merasa hidupnya yang paling susah
merasa dirinya lah yang paling dilukai
paling harus di utamakan dan dibantu
Ingat setiap kata kata kita adalah Doa kita sendiri
__ADS_1
jangan merasa diri sendiri paling susah,masih banyak orang di luar sana yang hidupnya jauh lebih susah dari kita
Hidup akan jauh lebih mudah jika kita slalu bersyukur
Apa pun yang terjadi,ambil sisi positif nya,Jika jatuh maka bangun dan bangkit kembali
Semua cobaan pasti ada jalanya asalkan kita mau berusaha dan tidak cepat putus asa dan menyerah
Sedangkan nasib istrimu saat ini sedang berjuang antara hidup dan mati,eh malah lebih memilih sibuk dengan ayam bangkok peliharaan nya dengan dalih sibuk
luar biasa sama sekali tidak ada rasa bertanggung jawab
"Tari menyuapi ibu nya dengan perasaan campur aduk,sesekali dia tersenyum melihat tingkah dua ponakan nya yang lucu dan pintar
kepolosan mereka,tawa riang nya,
yaah...semoga kalian akan tumbuh jadi anak yang kuat nak"gumam Tari
Bagaimana tesnya kakak mu Nak ?
* ucapan dari ibunya mengangetkan nya
Sudah tiga hari belum pulang,hari ini malah belum nelpon sama sekali ?
lanjutnya lagi
"hmm..ehh anu buu* Tari gelagapan mencari jawaban yang tepat agar ibu nya tidak khawatir saat sakit begini..
" Ii-iiya bu,nanti coba Tari hubungi ya ?
"ibu makan dulu,setelah itu obat nya di minum
jawab nya dengan wajah sok baik baik saja
"Bukan maksud bohongi ibu
"Tapiiiiii.. Tari takut kondisi ibu drop
"Ya Allah kuat kan kami,untuk melewati semua ini
Ada notifikasi pesan yang masuk
pesan pertama
" Kak,Al berangkat...,secepatnya Kak Tari ke Rumah sakit ya,Laki laki itu tidak bersedia mengurus istrinya,tidak bisa di andal kan dan tidak usah di harap !
selanjutnya masuk pesan ke-2
"saya sudah transfer biaya rumah sakit di rekening Kak Selvi,untuk ongkosnya dan keperluan di sana pakai saja dari Atm tabungan darurat yang kak Tari pegang
Pesan ke 3
"Usahakan beri tahu ibu,tapi bilang saja kondisinya sudah membaik,Alhamdulillah ada beberapa orang yang membantu di sana dan sudah saya repotkan untuk sementara menjaga kak Selvi,jadi usahakan hari ini berangkat
Pesan ke -4
" Kabari via email ya kak bagaimana perkembangan nya sebentar lagi jaringan hilang
rentetan pesan dari Adik bungsu nya
argh ......"Maafkan kami Al kalau hingga saat ini kami masih merepotkan mu
__ADS_1
Bagaimana aku bisa menyampaikan Al kalau tadi aku melihat sandra bermesraan di taman dengan laki laki lain yang disebutnya calon suami nya
Malang nya nasib mu dek !!
***
Neta nampak sibuk hilir mudik untuk mengurus berkas berkas yang di butuhkan di rumah sakit
pikiran nya sejenak teralihkan dari drama patah hatinya
Berusaha terlihat baik baik saja
Hancurnya fisik itu sangat berbeda dengan hancur batin
ragamu memang terlihat biasa saja tapi jiwamu seolah sedang dibanting sekeras-kerasnya
kemudian tertanam jauh didalam kegelapan, dan apa yang lebih mengerikan? tak akan ada yang tau hancurmu
“Sedang merasakan perdebatan yang hebat antara isi hati dan isi pikiran yang begitu melelahkan
Sesuatu yg ada tapi ia tidak akan pernah ada
Dan pada akhirnya LOGIKALAH yg pemenangnya
"Kamu akan baik-baik saja, percayalah. Tak perlu risau, yang rusak hanya perasaanmu, bukan jiwamu
Hanya itu yang menjadi pegangan ku
Hai ini aku, Wanita yang kemarin sempat menahan pergimu. Wanita yang selalu berusaha melakukan yang terbaik agar kamu menetap.
Wanita yang selalu mengalah agar kita tetap utuh, yang selalu berusaha ada untukmu di saat apapun,yang selalu menerima segala kekurangan dan kelebihan mu.
Wanita bodoh yang tidak pernah menuntut mu melakukan sesuatu di luar batas sanggup mu
Kupikir dengan melakukan hal sederhana itu, mampu membuatmu bertahan untuk bersama langkahku, mampu membuatmu memantapkan hati untuk memilihku dan menjadikanku tujuan terakhirmu.
Ternyata tidak, aku terlalu percaya diri. Kamu memilih pergi. Tidak peduli seberapa besar usahaku untuk membuatmu menetap. Tidak peduli seberapa sering aku mengingatkanmu pada semua omongan mu untuk selalu bersamaku dalam keadaan apapun.
Kamu memilih pergi, meninggalkan luka yang tidak kutahu mulai dari mana harus ku sembuhkan.
Pergi mu tidak bisa ku cegah. Aku terluka karena terlalu percaya diri, aku terluka karena rasaku yang tidak pernah bercanda. Ternyata tulusku gagal menemukan rumah yang tepat...
Jika dulu wajah teduh dan senyum manis mu adalah favorit ku
sekarang tidak lagi
Nyatanya, wanita lebih memandang bagaimana kamu memperlakukannya bukan tampang mu...
cukup...,masih banyak orang yang membutuhkan kehadiran ku
tugasku untukmu sudah usai
Bersambung
Terimakasih,dukung terus karya ini ya....
Jagan lupa Like,Komen dan Vote
Salam Hormat
Penulis
__ADS_1
Kinara Riswari