DAWAI CINTA POPEYE

DAWAI CINTA POPEYE
33. Kejutan


__ADS_3

Semua persiapan operasi telah di lengkapi. Neta dan Wawa terus menguatkan wanita yang baru saja di temui nya hari ini. Pertemuan tanpa sengaja yang entah rasanya menjadi sangat dekat.


mungkin ini yang di sebut dengan kekuatan empati. Rasa sakit,rasa sedih yang orang lain rasakan pun bisa kita rasakan. kesadaran untuk saling tolong menolong yang kadang sudah tergerus oleh zaman


Perawat pun akhirnya datang dan membawa Selvi,seorang ibu yang berjuang antara Hidup dan mati demi melahirkan buah hati nya.Berjuang sendiri di ruang dingin hanya berselimut kain,betapa jahatnya seorang suami yang tidak memahami ketakutan istri di saat seperti ini


Umumnya, waktu persalinan terjadi di usia kehamilan 38 sampai 41 minggu. Ketika kelahiran terjadi di usia kandungan di bawah 38 minggu, maka disebut kelahiran prematur.


" Sebenar nya tidak harus dengan operasi caesar, semua tergantung keadaan saat ibu datang ke rumah sakit


bila ibu datang ke rumah sakit dengan pembukaan mulut rahim lebih dari 3 cm dan jika saat diobservasi kondisi ibu dan si bayi sehat, maka bayi bisa dilahirkan melalui persalinan normal. Namun, jika pembukaan pada mulut rahim masih di bawah 3 cm dan usia kandungan kurang dari 36 minggu, persalinan masih bisa ditunda.


"Persalinan ditunda dengan pemberian obat penghilang mulas dan yang terpenting pemberian obat pematangan paru untuk menghindari gangguan pernapasan bayi setelah lahir,"


Namun, ketika ketuban sudah pecah lebih dulu tapi pembukaan mulut rahim belum ada, sesempat mungkin dilakukan upaya pematangan paru dan pemberian antibiotik, baru kemudian akan dilakukan prosedur caesar. Nah, soal kelahiran prematur, apa faktor penyebab yang paling sering dijumpai?


"Faktor yang paling sering menyebabkan kelahiran prematur adalah ketubah pecah dini karena infeksi ******, hamil kembar yang menyebabkan peregangan pada rahim ibu lebih cepat terjadi, serta kondisi pre-eklampsia yang bila kehamilannya tidak segera diakhiri bisa menimbulkan komplikasi yang berat pada ibu dan dapat mengancam nyawa ibu


Dan Selvi harus segera di lakukan tindakan karena memenuhi prosedur untuk di lakukan cesar karena keadaan nya membahayakan ibu dan bayi..


Neta dan Wawa menunggu di luar ruangan dengan rasa cemas.


"Dek,mba mau turun sebentar nyari minum ya ? ucap Neta


"Iya mba,sekalian beli cemilan ya mba,aku lapar


"Nggak sekalian di bungkusin Nasi padang dek,ada tuh yang jual di depan Rs ?


* tanya Neta yang sangat perhatian sama adik bungsu nya,jangan sampai kumat asam lambung gara gara stres jagain orang di rumah sakit


hmm nggak usah deh mba,nanti aja kita keluar gantian


Neta hanya mengangguk lalu pergi meninggalkan adik nya


Misi utama nya adalah mencari tau soal Nadia,setelah itu baru urusan cemilan..


Rasanya penasaran sekali ada apa sahabatnya di rawat di rumah sakit bersalin ? apa kah sesuatu telah terjadi yang bersangkutan dengan Desta ?


Neta menuruni tangga demi tangga,pikiran nya berkelana menerka nerka apa yang sebenarnya Nadia sembunyikan dari Dia selama ini,kepalang tanggung kalau harus mundur, toh hati nya juga sudah terlalu hancur kalau pun yang ada di pikiran nya benar Nadia hamil buah cinta nya dengan Desta tak mengapa,lagian Neta pun susah bulat tekat nya untuk memutuskan pertunangan nya,sudah cukup baginya menepi dari semua hal yang memusingkan kepala nya,saatnya hadapi..


Neta menuju ruang perawatan kamar 101,tadi dia melihat perawat membawanya kesana.


Kebetulan jam besuk sudah berlaku,mudah bagi nya untuk masuk mengatasnamakan keluarga yang akan membesuk Nadia


"Permisi sus ? apakah di kamar 101 ada pasien bernama Nadia ? beralamat dari kota M, tanya nya pada seorang perawat yang berjaga


" sebentar saya cek ya bu,


tak berapa lama pun

__ADS_1


"oh iya Bu pasien atas Ibu Nadia ada di kamar 101,tapi tolong besuknya jangan berlama lama ya Bu biar pasien dapat beristirahat,soalnya suami nya juga lagi keluar tadi tidak bisa menjaga dan menitipkan pada kami ?


Neta hanya mengangguk


"Suami ?????


"Apakah Desta yang di maksud ?


*Neta melangkah penuh dengan tanda tanya,kejutan apa lagi ini.


Di ketuk nya pintu bertulis 101 itu


"Masuk terdengar samar suara dari dalam,karena tadi pintunya tidak tertutup rapat.


"Kok cepet banget sayang ? katanya lama pergi nya, udah rindu ya ? suara dari balik tirai itu tidak asing rasanya.


Neta melangkah pelan dengan jantung berdegup kencang. siap tidak siap harus di hadapi.


Dibuka nya tirai itu perlahan


dan benar itu adalah Nadia.


Mas ?


Nadia yang sudah memasang wajah bahagia berganti pucat pasi


N...Neeetaaa !!!!


Neta tersenyum


"sori tadi tidak sengaja Aku melihatmu,jadi apa salahnya aku mampir ?


"Hmm... ngomong ngomong kamu ngapain di rumah sakit bersalin ?


"Nganterin siapa ?


eh tapi kok kamu yang di infus segala ?


Neta menyelidik sudah seperti seorang detektif cantik.


Iyaa anu.....aaa..aku


tok..tok...


"Selamat siang


belum juga dia sempat memberikan jawaban sudah terpotong oleh kedatangan Dokter beserta rombongan


"Siang Dok sapa Neta ramah

__ADS_1


"keluarga ibu Nadia ? tanya dokter itu ramah


"iya dok kebetulan gantian jaga


Nadia tak berkutik dalam situasi seperti ini,beruntung hanya Neta kalau ada si bar bar adik nya tamat sudah riwayat nya..


"kita periksa dulu ya bu... dokter melakukan standar pemeriksaan lalu membaca hasil laporan yang perawat berikan.


Melihat kondisi ibu sekarang,dengan hasil seperti ini rasanya sulit untuk melanjutkan perkembangan Janin ibu


Karena bisa berakibat fatal bagi ibu dan janin, jadi kami dengan sangat terpaksa harus segera melakukan tindakan kuret Bu ?


soal ini nanti ibu bisa meminta suami ibu datang keruangan saya,biar saya menjelaskan secara detail,Bagaimana bun?


Nadia hanya terdiam


"Memangnya apakah bahaya Dok jika ipar saya meneruskan kehamilan nya ? tanya Neta sembari memegang tangan Nadia seolah olah ipar yang penuh cinta padahal inilah cara untuk menjatuhkan mental nya


Nadia nampak kikuk dengan ulah Neta yang tiba tiba mendekat di samping nya


"Iya Bu,kebetulan ada hal yang menyebabkan janin nya akan sulit berkembang


"Jadi kemungkinan untuk bertahan sampai lahir sangat kecil


"Apa lagi saat ini kehamilan nya baru menginjak bulan ke 3


"Resikonya sangat sangat besar ?


Dokter menjelaskan dengan seksama...


Neta terus menggenggam tangan Nadia,jika dulu mungkin itu sebagai hal yang tulus tapi sekarang tidak lagi. wanita jahat yang katanya seorang sahabat ini bukankah sangat tega bermain api di belakang ku ?


rasanya bayangan perbuatan mereka di rumah impian Neta terus terbayang..,gimana nggak bermasalah kandungan nya sudah tau hamil masih wik..wik indehoy tanpa tau malu dan dosa


selamat siang


(taraaaaaaaa...kejutan)


wajah laki laki yang muncul di balik pintu itu pucat pasi melihat sosok yang ada di samping Nadia


Bersambung


Dukung terus karya ini ya


Jangan lupa Like,Komen dan Vote nya


Terima kasih


Salam Hormat

__ADS_1


Penulis


Kinara Riswari


__ADS_2