
Sebagai seorang kakak Laki- Laki,sangatlah wajar kalau merasa sangat emosional perihal masalah yang menyangkut adik perempuan nya,adik yang sedari kecil teramat sangat di cintai nya,di jaga sepenuh hati.
Menyakiti saudara perempuan sama halnya menginjak injak harga dirinya
Tidak habis pikir rasanya,seorang laki laki bisa menyakiti gadis tanpa berpikir dia juga dilahirkan dari seorang Ibu yang juga wanita,pastinya Desta juga memiliki saudari apakah akan diam saja saat ada orang yang menyakiti nya,tentu saja tidak bukan,lantas kenapa setega ini menyakiti tanpa kenal ampun,meskipun bukan fisik tapi menyakiti secara mental jauh teramat sangat melukai.
Tidak ada laki laki disebut baik baik jika tidak bisa menjaga komitmen,tidak bisa menjaga ucapan dan tindakan nya,ini catatan penting, Laki laki di nilai dari ucapan nya apa kah berkelas atau seperti tumpukan sampah yang membusuk.
Laki laki yang bisa mencurangi seorang wanita yang mencintainya tentunya sangat tidak pantas untuk mendapatkan ketulusan.
Berjuta kebaikan dan pengorbanan tidak akan ada artinya bagi peselingkuh,yang di pikiran nya hanya kesenangan nya sendiri tanpa memikirkan perbuatan nya akan menyakiti orang lain.
" ingat ya dek,tidak akan mas biarkan Laki Laki mana pun menyakiti mu "
Suara lantang Kakak nya semakin membuat pilu hati Neta.
" iya mas "
" Maaf "
" Entah bagaimana,membicarakan hal ini ke pada Ibu dan semua "
" Malam ini mereka tiba dari surabaya "
" sudah pasti keluarga yang lain ikut serta bukan "
Neta di hampiri rasa kebimbangan,rasa takut dan kecemasan
Anto sangat paham pasti nya sangat tidak mudah berada di posisi Neta adiknya, dia pun pernah merasakan hal yang sama,menjelang lamaran kekasih yang dengan sepenuh hati di cintai dan di bantu biaya kuliah sampai selesai S2 eh malah menikah dengan teman kampus nya.
Rasa trauma nya yang sampai saat ini di usia nya ke 37 tahun belum juga menikah, bagi nya butuh orang yang benar benar bisa di percaya apa lagi dengan background profesi nya sebagai Pelaut yang mengharuskan untuk berjauhan sudah pasti butuh pendamping yang benar benar setia dan bisa menjaga diri dan amanah nya.
Tidak menyangka hal semacam ini harus terulang pada adik nya,adik perempuan kesayangan nya.
Di helanya nafas berat
" mas tau ini tidak mudah dek, tapi harus segera di selesaikan "
" hari pernikahan mu semakin dekat "
" Harus ada pernyataan resmi di keluarga "
" Jangan sampai akan semakin melukai mereka "
" Bapak ibu,dan orang tua Desta mereka pasti tidak akan membenarkan perbuatan Desta "
" Mereka pasti akan memahami dek"
" pilihanmu adalah hak mu "
" Kamu yang menjalani "
" Kamu yang lebih tau siapa yang pantas untuk bersanding denganmu "
" Menikah bukan hal mudah "
" Butuh visi misi dan niat yang sama "
" Kalau hanya modal cinta ,harta tanpa ilmu dan iman akan mogok "
__ADS_1
" Amunisi nya nggak akan kuat untuk melangkah "
" Apa lagi tugas sebagai imam dalam rumah tangga berat dek "
" Suami harus siap bertanggung jawab dunia akhirat "
" Kalau suami nya nggak jelas perbuatan nya gimana bisa bimbing,bisa didik anak istri "
" Masih ada waktu untuk berfikir "
"Kalau memang keputusan mu sudah final, Bismillah saja ALLAH pasti ringankan "
" Jangan pernah bermain main dengan Hati dek,atau akan seumur hidup sakit "
" Kamu harus semangat "
" Ada mas di sini selalu dukung kamu"
" Jangan takut,yang kamu pertaruhkan adalah harga diri dan masa depan mu "
" Rasa sakit,kecewa,malu semua hanya bersifat sementara Dek"
" Apa sebanding jika menghabiskan umurmu dengan menikahi pria yang tidak punya rasa malu dan penuh sandiwara itu "
" Come on adik ku,duniamu masih sangat luas sayang "
" Mas bisa kok mencarikan kamu jodoh yang jauh lebih baik dan lebih mapan "
" Dan yang pastinya laki laki yang menghargai pasangan dan yang agama nya bagus tentu nya "
" Sekarang harus berpatokan pilih Laki laki yang bisa menjadikan mu Ratu bukan babu "
"Sudah cukup kerja keras mu untuk memperjuangkan Laki laki seperti Desta "
" 8 tahun bukan waktu yang singkat Neta, kalau waktu selama itu masih bisa dicurangi.,mau sampai berubah hah "
Suara itu menggelegar penuh dengan amarah,beruntung saat seperti ini kakaknya berada jauh..
" Seandainya mas tidak berpikir waras,sangat gampang menghajar laki laki itu "
" Banyak yang bisa mas lakukan tinggal pencet sudah pasti akan babak belur "
" tapi buat apa., Mengotori tangan kita untuk sampah seperti Desta ,menurunkan Level kita saja "
" Banyak cara berkelas untuk memberi pelajaran manusia seperti itu "
" Salah satu nya cukup tinggalkan, jangan lagi pedulikan lagi "
" Anggap saja tidak pernah mengenal "
" Simpel bukan,jadi stop sedih sedih lagi ,apa lagi nangis noooo... Dia tidak pantas mendapatkan itu "
Neta hanya tertunduk,wajar saja kakak nya bereaksi seperti itu.
"
"
"
__ADS_1
Berita duka diterima Al lewat email nya,ponakan nya yang prematur meninggal dunia setelah di lakukan tindakan operasi.
" Innalillahi wa inna ilaihi rojiun "
" Ya Allah Nak "
" Belum juga Papa Al melihat dan menggendong mu nak "
" Jadilah penyambut orang tua mu Nak "
Sedih sekali rasanya disaat seperti ini harus berada jauh dari keluarga.
Al sudah membayangkan saat ini keluarga nya tentu sangat butuh dirinya
Al mencoba menghubungi pihak kantor,semoga dengan adanya kejadian urgen seperti ini bisa lebih cepat memproses off nya
Sudah cukup lah di lautan,hal berat tentunya jika keluarga dalam kesusahan tapi tidak berdaya karena tugas.
Al membalas email kakak nya,berusaha memberikan support nya,sudah pasti Tari sangat kerepotan harus mengurus ini dan itu terlebih kondisi Selvi sudah pasti berat melewati ini semua.
" Kuat ya kak, kakak harus kuat demi kak Selvi,semua sudah jalan Allah kak, jangan merasa bersalah "
" Semoga dedek jadi bunga surga penjemput Bunda nya di akhirat nanti "
" Kakak harus kuatkan kak Selvi ya,dan Ibu "
" Secepatnya saya pulang ya kak "
" Bagaimana kondisi kak Selvi "
" Kabari keluarga Rendi, biar mengurus proses pemakaman "
Al mengetik email balasan ke kakaknya,hati nya serasa hancur sekali,beginilah resiko dari pekerjaan yang harus di jalani nya demi keluarga.
Baru saja lepas dari bahaya dari hajaran amukan laut cina selatan,ombak besar yang hampir saja membuat kapal karam,Alhamdulillah semua bisa terlewati dan selamat.
Sekarang sudah dihadapkan lagi dengan berita duka atas kepergian ponakan nya
" Semoga Allah menguatkan "
Hanya itu yang terucap.
Al termangu menatap jauh kedepan,ada tanggung jawab besar di pundak nya perihal pekerjaan tapi juga keluarga sudah pasti saat ini butuh hadir nya untuk menguatkan
sebagai satu satunya sosok Laki laki di keluarga tentu nya sangat berat memikul beban ini.
Bersambung
Dukung terus karya ini
Jangan Lupa Like,komen dan Vote nya.
Terima kasih ya
Salam sayang
Penulis
Kinara Riswari
__ADS_1