
Sore ini keluarga Neta melakukan pertemuan keluarga..
Ibu Rahayu bolak balik kedapur untuk mengecek persiapan jamuan.
" Gimana bik sudah siap semua " tanya ibu Rahayu sambil test rasa masakan
" Sudah bu,tinggal bikin mendoan sama goreng bala bala " jawab wanita paruh baya itu dengan cekatan tangan nya memprepare bahan bala bala
" Yang ini kurang asin dikit " ibu Rahayu kemudian sibuk menambahkan garam dan penyedap di masakan.
Dalam hal seperti ini ibu Rahayu memang selalu perfek bagi nya salah satu terbuka nya pintu keberkahan adalah dengan berbagi makanan meskipun hanya sepotong.
Lontong sayur,rawon,opor,tahu balap,aneka mie dan bakso sudah ready, untuk dessert ibu Rahayu memilik untuk memesan saja biar tidak kerepotan
Kerja sama tim yg solid akhirnya semua beres.
Sudah pasti hari ini akan menjadi hari yang berat bagi Neta, Ibu Rahayu dan keluarga sangat paham keluarga akan tetap menanyakan mengapa,kenapa dan lain sebagai nya
Mengantisipasi hal ini Ibu Rahayu memerintahkan Neta untuk keluar mencari kesibukan di luar
Dari pada mentalnya harus kembali down sudah pasti respon keluarga ada yang bijak dan akan ada yang mencemooh.
Satu persatu tamu sudah berdatangan, Ibu Rahayu menyambut mereka dengan suka cita,Berbeda dengan eyang putri sedari tadi duduk menyepi
Sejak mengetahui cucu nya membatalkan pernikahan,kesedihan menyelimuti wanita renta itu, didampingi Indri anak ke dua nya
" Ibu istirahat di kamar atau tunggu semua kumpul bu " tanya Indri penuh hati hati
" Wes nduk,ibu disini di saja"
" Semua harus di hadapi nduk,kalau Neta bisa kuat kita juga harus" jawab nya menahan tangis
Indri hanya bisa mengelus tangan Renta ibu nya " inggih buk"
Pukul empat sore semua sudah hadir, Ibu Rahayu mempersilahkan tamu tamu nya untuk mencicipi makanan
Bagi nya saat perut kenyang akan lebih mudah untuk berbicara dari hati ke hati
" Monggo silahkan ,di cicipi seadanya nggeh " dengan Ramah ibu Rahayu melayani tamu tamu nya
" Anak anak kemana kok ndak ada " tanya Hariani saudari nya yang selama ini sangat suka memojok kan mereka
" Ada kegiatan " jawab Ibu Rahayu singkat enggan untuk berlama lama berbincang
Setelah semua sudah menikmati hidangan dan bersantai tibalah saat saat untuk mengumumkan hal yang terpenting..
Ayah Neta dengan berat hati menyampaikan berita ini kepada keluarga,setelah berbasa basi dengan sepatah dua patah kata akhirnya ayah Neta mengumumkan hal penting yang menjadi tujuan mengumpulkan keluarga besar
" Dengan berat hati kami ingin sampaikan berita ini kepada keluarga besar,bahwa pernikahan Putri kami Neta dibatalkan"
Sontak hal ini menjadi berita yang mengejutkan bagi keluarga,banyak yang menyayangkan hal ini terjadi setelah proses panjang perjalanan Neta dan Desta
__ADS_1
" Kok bisa "
" Kenapa "
" Apa nggak salah "
Semua pertanyaan terlontar spontan dari mereka
" Keputusan ini sudah di sepakati Neta juga Desta,kami selaku orang tua pun sudah bertemu dan membicarakan hal ini "
" Kami sepakat untuk membatalkan "
" Mengenai alasan dibalik pembatalan biarlah menjadi privasi Neta dan Desta "
" Kami sangat memohon maaf jika selama proses dari tunangan sampai lamaran dan persiapan pernikahan ini sudah sangat sangat merepotkan keluarga "
Lega sudah rasanya bagi keluarga Neta sudah menyampaikan berita ini kepada keluarga,tinggal menyampaikan kepada kolega yang sudah terlanjur menerima undangan
Ibu Rahayu memeluk ibu nya air mata wanita anggun itu tak bisa lagi di bendung
Wanita tua yang duduk di kursi roda itu pun mengelus elus putrinnya
" Sudah... Sudah "
" Nerimo ing pandum "
" Ini sudah jalan yang harus di lewati Neta cucu ku "
Eyang putri gini giliran menyampaikan pandangan nya sebagai yang di tuakan di keluarga
" Ajal,rezeki,kelahiran,jodoh,semua hak mutlak gusti Allah "
" Dan kalian harus selalu ingat,kualitas kesabaran manusia akan terus di uji sepanjang hidup,dan sekarang ini Neta lagi mendapatkan badai ujian "
" Sebagai keluarga yang bisa kita lakukan tentu saja menguatkan,dan menjaga agar hatinya kembali ayem tentrem"
"Tidak perlu mencari tau siapa yang benar dan salah "
"Yang kalian harus ingat nger anak anak cucu ku,kesabaran juga menuntut sikap untuk tidak melimpahkan kesalahan kepada orang lain "
" Bila sebagai manusia terbiasa untuk tidak mencari kambing hitam,maka kesabaran akan muncul dengan sendirinya "
" Jika ada dua puluh orang yang sabar diantara mu,mereka akan mengalahkan dua ratus orang musuh,dan jika ada seratus orang yang sabar di antaranya,maka akan mampu mengalahkan seribu orang kafir "
Eyang putri memberikan petuah petuah nya,semua yang hadir pun mendengarkan dengan seksama
Eyang pun melanjutkan " ingat ya nak,Selama hidup Allah pasti akan memberikan cobaan"
" Kita percaya Neta pasti bisa melewati ini semua "
" Sesungguhnya hanya orang orang sabar yang di penuhi pahalanya tanpa batas "
__ADS_1
" Begitu besarnya arti sabar dihadapan Allah,hingga pahala yang diberikan tanpa batas"
" Semoga Neta dan kita semua termasuk orang yang dapat menahan diri dalam menanggung cobaan sembari meyakini bahwa segala nikmat yang mereka terima datang dari Allah,dan begitupun saat mendapat ujian tetap Allah menjadi tempat bersandar "
" Tentunya kadang ujian,cobaan datang tanpa di duga bisa membuat hati tergoncang "
" Semoga dengan kesadaran bahwa hidup hanya semata mata menjalani dan menerima ketetapan nya menjadikan selalu kuat dan sabar "
Eyang putri memberikan wejangan nya kepada anak,cucu,cicit dan kerabatnya
Sebuah pesan kehidupan yang sangat sangat menyentuh mereka. Pertemuan yang penuh haru biru dan saling menguatkan
Ibu Rahayu berkaca kaca mendapat pelukan bergantian dari kerabat
" Sabar "
Hanya kata itu yang mereka ucap kan
Ibu Rahayu memahami jika Allah menahanmu untuk mendapatkan sesuatu itu bukan karena dia bakhil, akan tetapi Allah akan memuliakan mu dengan tunduk pasrah mu kepada Nya.
Memaksamu untuk untuk bersimpuh dihadapan nya,menjadikan mu merasakan indahnya ke pasrahan,dan merasakan pahitnya terhalang dari sesuatu yang kau inginkan
Bila sampai sekarang bebanmu masih saja bertumpuk dan menyesak kan dada,itu bukan siksaan dan bukan pula ingin melihat kehancuran mu
Tetapi...
Justru akan menempatkanmu di kedudukan yang tertinggi
Selalu ada hikmah di balik cobaan selalu ada kebahagiaan setelahnya
Kunci nya NERIMO ING PANDUM
"
"
Al dan Ali sudah sampai di kota Makassar mereka sangat bahagia bisa kenikmati semangkok palubasa makanan khas kota nya yang sangat mereka Rindu kan.
Setelah makan kedua pemuda itu pun berkeliling untuk mencari beberapa tambahan oleh oleh untuk keluarga tercinta,sudah pasti kedatangan mereka akan sangat di rindu kan
Al dan Ali berasal dari kota yang sama hanya berbeda kecamatan
Puas berbelanja mereka pun memutuskan untuk segera kembali ke kampung halaman yang jarak nya lumayan masih sekitar tiga jam dari kota Makassar
setelah perjalanan yang melelahkan sampailah pada kampung tercinta,Ali turun lebih dahulu Al masih harus melanjutkan perjalanan sekitar limabelas menit
Al sangat bahagia manakala mobil yang ditumpanginya berbelok menuju kampung nya
welcome home
Bersambung.....
__ADS_1