
Wawa yang sedari tadi memperhatikan tingkah polah kakaknya hanya bisa merasa penasaran.
Yang jelas hari ini dia sangat bangga dengan Neta kakak tangguhnya.
Yang bisa memukul mundur musuh tanpa melukai.
balas dendam yang cerdas dan elegan,tidak perlu menurunkan harga diri mencaci maki mengeluarkan kata kata kotor bahkan menghajar si selingkuhan seperti yang marak di Media sosial
" Untung saja aku tadi menitipkan tas sama mba Neta "
" Aku sudah mengaktifkan aplikasi Record nya "
" Harus ada barang bukti agar si penghianat itu tidak bersilat lidah suatu hari nanti "
Wawa tersenyum puas,menikmati snack dan ice blend capucino cincau kesukaan nya
menunggu Kakaknya menyelesaikan persoalan hatinya
"
"
"
Neta tak bergeming sedikit pun,hatinya sudah terlanjur sakit sekali atas penghianatan Desta.
Sementara Desta hanya tertunduk tak sepatah kata pun mampu keluar dari mulutnya, sudah pasti dengan pernyataan Neta yang di dengarnya langsung siang ini,hubungan mereka usai.
Rencana hanyalah rencana
inilah konsekuensi dari kesalahan yang sudah di perbuat nya .
" Maafkan aku yang sudah meminta mas untuk kesini "
" Semoga setelah melihat perbuatan mas Bimo dan Nadia,jadi pelajaran buat mas "
" Apa pun yang kita lakukan akan berbalik kepada diri sendiri "
" Apa jadinya kalau kak Dea tau mas "
Bahkan dalam situasi seperti ini Neta masih memikirkan perasaan orang lain.
Sudah pasti Desta kehilangan berlian di tangan demi arang yang belum jadi.
Perselingkuhan yang awalnya begitu di nikmati nya,sekarang berbalik meruntuhkan harga dirinya.
Wanita mana sih yang akan menerima hal semacam ini
Apa lagi mereka juga belum menikah
Belum terlambat untuk mengambil keputusan yang benar.
Sudah pasti mencari pasangan yang benar untuk menikah adalah keharusan jika tidak ingin menderita seumur hidup.
Kita masih punya kesempatan untuk memilih calon suami atau istri. Tapi anak anak kita hanya bisa menerima bagaimana kondisi orang tuanya.
__ADS_1
Menikah bukan perihal mudah,tidak cocok langsung bebas ganti.
Tidak selera dan bosan lalu cari yang lain.
Sudah pasti hidup dengan trouble maker akan sulit.
Hidup dengan seseorang yang hatinya tidak cukup untuk satu pastinya adalah hal buruk.
Perselingkuhan adalah hal yang tidak bisa di anggap sepele, jika bisa dengan mudah melakukan hal ini sebelum menikah tidak menutup kemungkinan hal yang sama akan terulang tentunya akan melukai bukan hanya pasangan,ada anak,ada keluarga besar yang terlibat.
Mundur teratur lebih baik bukan ?
Bagi yang masih lajang dan ingin mencari pendamping
Setiap orang merasakan tantangannya masing-masing dalam memilih pasangan hidup. Sebab ada banyak hal yang bisa menentukan kecocokan pada masing-masing orang, khususnya untuk menuju jenjang pernikahan.
Pernikahan sendiri merupakan satu hal yang besar. Ada banyak tuntutan dan kebutuhan untuk berkembang. Mencari pasangan tak hanya sekadar untuk menemani tetapi yang juga membantu menyesuaikan diri akan kebutuhan-kebutuhan tersebut.
Beberapa poin penting yang sebaiknya diperhatikan dalam memilih pasangan untuk menjajaki hubungan yang lebih serius. Inilah beberapa hal tersebut.
Memilih dengan Kesadaran Penuh
Mempertimbangkan memilih pasangan untuk menikah bukanlah keputusan sederhana. Diperlukan pertimbangan matang untuk menentukannya. sebaiknya tak memilih karena emosi atau karena perasaan kasihan saja.
Ada baiknya segala sesuatunya dipikirkan, bukan hanya pertimbangan romantisme. Nantinya dalam pernikahan akan ada banyak konflik yang mengharuskan manajemen konflik yang baik. Kondisi pernikahan pun membuat seseorang harus menerima kondisi pasangan yang apa adanya.
Setiap orang memiliki batasan tertentu, termasuk dalam hal beradaptasi dengan karakter atau kepribadian seseorang. Oleh karena itu, pilihlah pasangan yang menurut Anda bisa cocok dari segi kepribadian.
Bukan kepribadian yang sempurna, sebab tak ada manusia yang tak memiliki kekurangan dalam dirinya. Hanya saja, pilihlah yang dirinya dan kepribadiannya bisa Anda pahami.
Dengan memahami dan mempertimbangkan segi kepribadian, Anda nantinya bisa meminimalisasi konflik di dalam pernikahan.
Memiliki Visi dan Misi yang Sama
Sebelum memutuskan untuk menikah, ada baiknya untuk saling terbuka mengenai visi serta misi dalam hidup. Memiliki visi dan misi sama menjadi salah satu pondasi kuat dalam menjalin hubungan.
mencoba membicarakan tujuan jangka pendek, jangka menengah, hingga jangka panjang. Sesuaikan dan diskusikan banyak hal untuk mengetahui jalan pikiran dan target masing-masing.
Kelak, bila tujuan sudah sejalan, sudah pasti bisa sama-sama saling menguatkan dalam proses meraihnya.
Perhatikan Caranya Menghadapi Masalah
__ADS_1
Bagi pasangan yang sudah bersama dalam waktu cukup lama ketika berpacaran mungkin bisa memerhatikan caranya dalam menghadapi masalah. Ketika menikah nanti, pasangan akan dihadapkan dengan berbagai macam problematika kehidupan di berbagai aspek.
Mengetahui sikap dan caranya dalam menghadapi permasalahan tertentu bisa menjadi pertimbangan tersendiri untuk Anda. Perhatikan caranya berkomunikasi, reaksi emosi, dan strategi problem solving ketika ada di kondisi terpuruk. Ingat, hal tersebut penting sebab nantinya pasangan akan bersama-sama menghadapi masalah.
Mempersiapkan Aspek Lain.
Setelah mempertimbangkan karakter, sifat, dan berbagai hal mengenai pasangan, mempersiapkan hal lain untuk menuju ke jenjang serius. Hal-hal krusial yang sebaiknya diperhatikan ialah kesiapan fisik, mental, serta finansial.
Dari segi fisik, pastikan pasangan bugar dan sehat. Periksa kesehatan secara berkala, mulai dari pemeriksaan kesehatan menyeluruh hingga pemeriksaan penyakit tertentu seperti Penyakit menular.
Persiapan mental pun tak kalah penting. Sebab, menikah menjadi gerbang untuk membuka lembaran baru dengan status serta peran yang baru pula. Diperlukan kesiapan mental yang kuat dengan pasangan untuk bisa menjalaninya dengan baik.
Finansial jadi hal lain yang perlu dipersiapkan jauh-jauh hari. Tak bisa dipungkiri, saat berkeluarga kelak kebutuhan akan jauh berbeda dengan saat kondisi masih single atau lajang. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang dengan stategi keuangan yang baik misalnya dengan menabung maupun berinvestasi di instrumen yang cocok.
Hal tersebut yang membuat Neta bisa mengambil keputusan untuk mengakhiri.
Toh kita tidak pernah tau perjalanan jodoh seperti apa,manusia hanya bisa merencanakan tetap semuanya tergantung dari Tuhan yang meridhoi
Memaksakan tetap bertahan juga buat apa ?
soal Malu sudah pasti,siapa sih yang tidak akan malu terkhusus kepada keluarga yang sudah di yakinkan bahwa Desta adalah Pria terbaik The one and Only one
Tapi untuk apa terus memaksakan sesuatu jika ujung ujung nya akan pisah juga,bukankah akan lebih sakit menyandang status Janda
Tak mengapa di labeli Perawan Tua, Stok terakhir, Expired dan sebagainya.
Toh kadang hidup harus memilih jalan yang sulit,jalan yang terpaksa harus di ambil meskipun berat dan berderai air mata bahkan berdarah darah terluka
Terseok sekarang akan lebih baik dari pada nanti punya anak tapi memiliki ayah penghianat seperti Bimo, memiliki Ayah yang tidak bisa menjadi panutan anak dan istri.
Perihal perpisahan sudah pasti rasanya sakit
Tapi
seiring berjalannya waktu pasti akan sembuh
Entah sembuh sendiri
atau disembuhkan sosok lain yang lebih bisa menghargai dan memanusiakan manusia.
Bersambung..
Wanita dan pilihan hidupnya.
terkadang memang harus bersikap sedikit kejam terhadap hati yang kadang di tutupi cinta mati.
Dukung terus karya ini ya
jangan Lupa Like ,komen dan Vote nya..
Salam Sayang
Penulis
__ADS_1
Kinara Riswari