DAWAI CINTA POPEYE

DAWAI CINTA POPEYE
21. Berdamai dengan Hati


__ADS_3

*****


Tuhan menurun kan tiga jenis orang dalam kehidupan kita


Yang pertama


orang yang hadir hanya sesaat di kehidupan kita,sekedar kenal,mampir terus menghilang entah kemana


biasa nya orang jenis ini tidak begitu kita risau kan.. toh jg hadirnya hanya sebagai figuran saja,pergi pun tidak meninggalkan bekas luka.


sosok yang hanya sebatas suka tidak sampai menjadi favorit di hati


Yang Kedua


orang yang kita temui karena suatu sebab akibat


setidaknya tipe ini lebih ngenak di hati dibanding yang pertama.


sosok ini hadir dan menetap lebih lama dan juga biasanya sosok ini mampu menciptakan memori di ingatan..


sosok yang spesial kemudian harus pergi karena suatu sebab,entah ketidak cocok kan lagi,tidak sepemikiran lagi atau perginya dengan sebab lain seperti perselingkuhan misal nya...


sosok ke dua ini yang kadang mampu memporak porandakan mental dan hati kita..


yang mengakibatkan patah hati,rasa sakit atau trauma


Yang ke tiga


sosok yang Tuhan kirim sampai akhir hayat kita,bisa di katakan dialah belahan jiwa kita,tambatan hati terakhir,partner untuk menjalani hidup dengan makna yang lebih mendalam secara emosi dan spiritual..


ya sosok ketiga inilah yang hadir setelah melewati 2 fase pergulatan hati,bertemu dengan orang yang hadir hanya sesaat dan bertemu dengan orang yang menghancurkan akal sehat


***


Al menuliskan pandangan hidupnya pada secarik kertas di meja kerja nya...


patah hati sudah membuat nya banyak memahami arti kehidupan


Tadi nya aku pikir sandra ada pada kategori ke tiga,bisa menjadi teman hidup sepanjang hayat.


Ternyata...... kehadiran nya karena sebab dan pergi nya pun mengakibatkan luka


Rasa sayang dan rasa sakit itu berada di area hati yang berbeda,kadang kita bisa merasakan secara bersama atau pun terpisah tergantung mana yang lebih dominan


Seberapa besar rasa sayang kita jika di sakiti rasa bahagia tidak bisa menjadi bagian yang menutupi atau menambal luka nya.


Rasa bahagia mungkin akan mengurangi rasa sakit akibat di lukai orang yang kita sayangi,tapi tidak bisa menyembuhkan


Untuk mengobati luka tidak cukup hanya dengan rasa kasih sayang saja, mustahil rasanya.


Di butuh kan juga rasa ikhlas dan juga penerimaan terhadap luka tersebut lebih tepat nya


" BERDAMAI DENGAN HATI"


Dulu aku beranggapan bahwa mencintai diri sendiri adalah ke egoisan yang nyata.


Ternyata...,setelah melewati semua luka ini aku menyadari bahwa kita juga butuh mencintai diri sendiri agar tetap waras,dan tentram jiwa raga.


Jadi pengingat agar suatu saat jika ada yang melukai, kita tetap bisa berdiri kokoh tanpa harus merasa jatuh karena menyadari diri kita juga berharga dan amat kita sayangi.


Menyimpan energi untuk menyayangi diri sendiri menspesialkan diri sendiri dahulu agar kita punya energi yang lebih untuk mencintai apa pun di sekitar kita.


Agar kita bisa memberikan cinta untuk keluarga,pasangan,pekerjaan atau apa pun itu yang membutuhkan kasih sayang kita sepenuh hati


Jangan menjadi orang yang selalu mengorbankan diri sendiri demi kebahagiaan orang lain.


Sementara saat kita terluka


mereka tidak bisa berbuat apa apa.


ini bukan ke egoisan tapi keharusan agar mental kita tetap terjaga


"Al melanjutkan kembali goresan goresan pena nya


Terkadang kita di haruskan untuk sedikit tega untuk melepas sesuatu yang teramat sangat kita cintai.

__ADS_1


sesuatu yang terlalu dalam di hati


sebelum kita menyalahkan hati atas semua luka yang tertinggal


Batam 3 juni 2017


itulah coretan yang di buat oleh Al


banyak cara untuk bisa menenangkan hati termasuk dengan membuat tulisan tulisan sederhana


tips keren nih dari Al


*****


Neta tergopoh gopoh berlari kearah reception


memanggil petugas yang berjaga saat itu


"tolong...


"tolong....


nafasnya memburu karena berlari


" tolong mas " ucapnya lagi


*sejurus kemudian di atur nya nafas nya pelan pelan yang serasa memburu tak beraturan karena kaget dan berlari sekuat tenaga


petugas hotel yang melihat neta berlari pun tak kalah panik nya


mereka segera berlari menghampiri tamu di hotel mereka


" selamat malam,maaf kak ada yang bisa kami bantu ? tanya seorang petugas yang berwajah ayu tersebut


"ii iya"


neta masih berusaha menenangkan diri nya


"ambilin minum gih"


teriak petugas reception memberi perintah pada rekan nya


petugas tersebut dengan sigap memberikan sebotol air mineral


" Maaf kak minum dulu ya


" biar kakak lebih tenang


Neta langsung meneguk air tersebut


"hah..


lega rasa nya berangsur angsur sesak di dada nya mulai normal


Neta masih menatap panik


"tolong mba, panggil ambulance


" penghuni kamar 204 tadi saya melihat pendarahan sepertinya mau lahiran


" adik saya di sana menemani nya


" secepatnya mba...sebelum terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan


ucap neta dengan wajah panik kembali


"Baik kak....


dengan sigap mereka bergerak


Salah satu petugas menginstruksikan untuk melihat keadaan tamu mereka di kamar 204


sementara yang lain menghubungi security dan juga tim medis


Neta pun kembali menuju ke atas

__ADS_1


dengan tergopoh di ikuti beberapa staff hotel lain nya yang mengikuti langkah Neta


"ayo mas cepet" perintah Neta yang panik


mereka tanpa menjawab ber gerak sigap


dan benar saja sesampai di kamar tersebut darah sudah membasahi sprei dan lantai


Wawa yang menemani perempuan tersebut pun tidak kalah panik dibuat nya


" sabar mbak..sabar* sambil memegangi tangan perempuan muda berjilbab pink itu


"mas gimana ini teriak nya saat


salah satu petugas memasuki kamar 204


" kita tunggu bantuan kak,sudah menuju kesini jawab petugas itu


tak berapa lama Neta pun datang di ikuti beberapa staf lain nya


'gimana dek teriak nya pada wawa


" pendarahan nya makin parah mba jawab wawa yang bajunya pun sudah berwarna merah karena di pegangi oleh wanita itu


"ya Allah


Neta sempoyongan melihat banyak sekali cairan merah segar itu mengalir dari paha,betis wanita muda itu


"aduh sakit...sakitt"


"tolong.....


"sakit * teriak wanita itu dengan refleks meremas tangan wawa kuat kuat


"sabar mba... sabar


wawa berusaha menguasai keadaan menenangkan wanita itu.


"ini gimana mas ? tanya neta panik


"kita angkat ke bawah atau bagaimana" tanya nya lagi


"sabar ya bu..


"kita tunggu tim medis dulu bagaimana tindakan selanjutnya biar yang berwewenang yang intruksikan


begitu jawaban salah seorang securiti yang lebih dahulu sampai


neta hanya mengangguk


kemudian melangkah membantu adik nya untuk memegangi wanita itu


"sabar mba....ucap nya


"sabar ya


"atur nafas


"jangan panik mba


neta menginstruksikan


sakiiiiit....sakiiittt


argh.....ahhhh....sakitttttttt


wanita itu terus merancau.


BERSAMBUNG


Terimakasih dukung terus karya ini ya


jangan lupa like,komen,vote nya ya


salam sayang

__ADS_1


penulis


kinara riswari


__ADS_2