DAWAI CINTA POPEYE

DAWAI CINTA POPEYE
79. Salah sasaran


__ADS_3

Keluarga Desta tetap berusaha tenang menghadapi desas desus bisik bisik dari keluarga Desta.


Hal yang sangat menyakitkan bahkan orang tua Desta menyalami pun tidak hanya duduk mematung di sudut ruangan.


Wanita paruh baya yang dulu ketika sakit di rawat penuh cinta kasih,sekarang seolah tak mengingat kebaikan Neta


Hanya ipar Desta yang selalu bersikap ramah dan baik sama seperti dulu


Keluarga Neta duduk di kursi sudut,sementara dihadapan mereka ada kakak laki laki Desta sebagai wakil keluarga, tante dan om nya.


Desas Desus terdengar


" Itu kah laki laki yang jadi selingkuhan nya,kelihatan nya kaya dan terpandang "


Sudah pasti yang di maksud adalah abang Mail yang memang berpostur tubuh bagus,berpenampilan rapi selain itu juga menggunakan kendaraan keluaran terbaru yang terlihat mentereng.


Sama persis seperti fitnahan Dea yang katanya Neta berselingkuh dengan seorang pelaut teman kakak nya. Yang lebih mapan dan tampan


Wajah wajah penuh curiga dan benci terlihat jelas dan terpampang nyata.


Keluarga Neta tetap bersikap tenang, sesekali Ayu melirik kearah gerombolan wajah wajah peng gosip yang memasang wajah kecut


" Kenapa sih mereka,kayak ngeliat artis saja"


Bisiknya pada Wawa


Wawa hanya tersenyum padahal jujur sangat dongkol dengan tatakrama orang tua Desta yang menyalami mereka pun tidak " sungguh miris "


Ayah Neta mengawali pembicaraan setelah mendapat dua cubitan dari bu Rahayu yang mulai tidak merasa nyaman,harusnya pembicaraan ini interen keluarga inti kok pada bergerombol sekampung datang gini


Syok melihat hal seperti ini,dari mulai proses tunangan,lamaran semua di lakukan di kota,ini kali pertama orang tua Neta berkunjung ke kampung halaman Desta, cukup menjadi pengalaman pertama dan terakhir batin Ibu Rahayu yang mulai merasa gusar dan tidak nyaman dengan perlakuan orang tua Desta yang enggan menyalami mereka


" Buruan pak,gek muleh ( biar lekas pulang " Ibu Rahayu berbisik pada suami nya, di ikuti anggukan tanda setuju


"Sebelumnya maaf kalau kedatangan kami sangat tiba tiba "


" Niat kedatangan kami tidak lain untuk silaturahmi "


" Semoga Bapak Ibu dan keluarga besar cukup berkenan "


Basa basi Ayah Neta mengawali pembicaraan, keluarga Desta hanya mengiyakan dan berusaha untuk tetap tenang,terlihat wajah gusar mereka


" Iya pak, sebelumnya maaf jika kami tidak ada persiapan, kami juga baru tau mendadak pagi tadi " ucap Risal kakak tertua Desta


Ayah Neta berusaha berbicara selembut dan memilah milah kata yang tepat agar tidak menyinggung perasaan mereka


Sampailah pada pembahasan hubungan Neta,dan Neta di minta Ayahnya untuk berbicara sendiri


" Sebelumnya maaf untuk mamak,bapak,kakak kakak dan juga keluarga besar mas Desta "


Neta menahan ucapan nya sebentar mengumpulkan semua kekuatan yang ada pada dirinya,Ibu Rahayu dan Ayah nya mengangguk tanda menyetujui apapun keputusan Putri nya begitu juga Wawa yang selalu menggenggam tangan kakak nya menguatkan.

__ADS_1


" Mak,pak,sebelumnya Neta minta maaf kalau selama ini ada salah di keluarga ini, demi Allah Neta menyayangi semua,menganggap Mamak Bapak seperti orang tua Nei sendiri, begitupun dengan yang lain "


Neta menelan ludahnya,tenggorokan nya serasa kering,saat ini semua mata memandang nya dengan tatapan sinis dan benci,fitnahan Dea sudah menyebar di keluarga ini


" Sebenar nya jujur berat sekali bagi Neta untuk mengatakan ini,tapi ini keputusan yang saya ambil dengan kesadaran diri sendiri,dengan pertimbangan yang matang dan tanpa campur tangan pengaruh dari mana pun termasuk keluarga "


" Maaf Neta berniat mengembalikan cincin dan gelang pengikat ini, dan maaf Neta belum bisa menjadi bagian dari keluarga mas Desta "


Neta menahan air matanya,dengan tegar berbicara kepada keluarga Desta kemudian berjalan menuju ibunda Desta yang masih tidak bergeming duduk disudut ruangan


" Mak,maaf Neta hendak kembalikan ini semua,maafkan Neta mak "


Neta menyerahkan kotak perhiasan itu,kemudian menyalami ,ekspresi mereka tetap sama dingin tak merespon apa apa


Tiba tiba muncul dari pintu luar


Plok..plok..plok


" Hebat sekali "


" Hebat sekali permainanmu "


" Mau mempermalukan keluarga kami heh "


" Atas dasar apa kamu membatalkan ini semua " suara Dea menggema,menghardik


Neta tetap tenang begitupun dengan keluarga nya


" Biar ini semua kami simpan rapat rapat "


Neta menatap Dea dengan tenang


Sebaliknya Dea bertindak seolah seperti pahlawan kesiangan yang memprovokasi keluarga nya


" Iya,karena kamu berselingkuh" Dea menunjuk kepala Neta, sontak semua bangkit


" Hei anda kasar" teriak Ayu


" Tolong jaga diri anda " teriak Wawa


Dea menatap sinis " kalian jangan ikut campur "


" Oh ... Apakah Laki Laki ini selingkuhan mu Neta " sambil menunjuk Mail


Mail terperanjat sambil tersenyum " apa apaan ini "


Dea semakin membuat suasana menjadi panas dan tak terkendali


" Kamu pikir adik ku akan menangis setelah kau menolak menikah dengan nya "


" Yesiii " teriak Dea

__ADS_1


" Ini gadis muda yang jauh lebih baik berpuluh lipat dari kamu Netaaa "


" Gadis ini akan senang hati menikah dengan Desta


Gadis itu pun mengangguk dan tersenyum manis seperti seorang penjilat.


Neta hanya tersenyum mendengar itu semua


" Silahkan Kak, saya tidak akan sakit hati dan tidak akan menyesali keputusan ini "


Dea semakin naik pitam begitupun dengan keluarga Desta yang lain nya,reaksi orang orang yang mudah terprovokasi tanpa tau kebenaran.


" Kalau itu keputusanmu,semoga kau tidak mendapat jodoh sebaik anak ku,jadi perawan tua karatan"


Tiba tiba ibu Desta berdiri dan mengeluarkan kata kata sumpah serapah


Ibu Rahayu pun tersulut emosi " wes nduk keputusan mu benar,meninggalkan Keluarga yang tidak tau unggah ungguh,wes nduk cukup "


Kekacauan yang sangat menguntungkan bagi Dea


Neta melangkah mendekati ibu Desta" Maaf bu,saya sangat bahagia melepaskan putra Ibu, dan saya akan menikah dengan pelaut muda yang baik hati, yang tau menghargai orang lain,bagai mana bang Mail " Neta tiba tiba menyebutnya bang Mail pun gelagapan " iYa tentu saja mba Neta " jawab nya


Dea menggebrak meja


" wah wah terang terangan rupanya mengakui kalian punya hubungan "


Dea mengeluarkan sumpah serapah menggunakan bahasa daerah,yang artinya sangat merendahkan Neta dan keluarganya


Tiba tiba mail pasang badan dan berdiri " Maaf sebenarnya saya orang luar yang tidak berhak ikut campur,tapi kata kata anda sudah di luar batas,saya asli putra daerah sini dan saya keturunan dari karaeng ( Raja ) sebagai bangsawan tanah sulawesi saya malu mendengar ucapan anda "


" Semua tanah persawahan daerah sini adalah milih Ayah saya "


" Kalau ada yang keberatan silahkan bilang "


" Tidak usah mengacam pakai bahasa kotor dan merendahkan "


Sontak pengakuan Mail membuat mereka kaget


" Jadi ini anak Laki Laki karaeng yang selama ini di bicarakan "


" Pantas saja lebih pilih dia,orang kaya dan terhormat "


ibu Rahayu sudah tidak tahan lagi dengan keributan ini


" Sudah Nak kita pulang "


" Tidak ada lagi yang perlu di bicarakan sama mereka "


" Semua sudah jelas putri ku menolak menikah dengan Desta titik " ucapnya dengan Nada tinggi hilang sudah keanggunan nya sebagai wanita jawa,ibu mana yang akan diam saja melihat putrinya di permalukan "


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2