
Dalam pandangan manusia,setiap persoalan kadang diartikan suatu hal yang buruk,menyulitkan,menyedihkan.
Dengan asumsi tersebut juga kadang kita memilih untuk menghindari disaat mendapat persoalan.
Yang seharusnya berusaha mencari jalan keluar malah mencari jalan untuk lari dari masalah.
" aku salut padamu Nei,wanita tangguh ini dengan tegar menghadapi persoalan ini "
"Satu kata KAMU KEREN"
" kamu pilihan,tidak semua orang bisa sekuat kamu loh "
"Sering sekali kita mendengar nasehat
" Jangan biarkan persoalan hidup membelenggu mu, Allah memberi persoalan bukan semata untuk menyiksa mu tetapi Allah sedang mendidik mu menjadi lebih kuat "
" Inilah dirimu Nei,menjadi kuat karena di tempa "
Ucapan penyemangat dari sahabat nya membuat Neta menitik kan air mata, siang ini Neta bertemu dengan sahabat lama nya semasa SMA
Nadira,wanita berparas lembut,sahabat Neta semasa sekolah.
Saat ini Nadira menetap di Surabaya mengikuti suami nya
Sahabatnya jauh jauh rela datang untuk mensupport Neta
" Terima kasih Ra,sudah datang " ucap Neta memeluk sahabat nya
Tanpa orang lain ketahui Neta sangatlah hancur sehancur nya, tidak mudah bagi nya melewati semua ini,tapi pilihannya hanya ada satu harus keluar dari persoalan ini,bukan hanya untuk dirinya namun juga untuk orang orang yang mencintai nya"
Nadira hanya tersenyum dan mengusap pundak sahabat yang sangat di cintai nya.
" Kamu harus kuat "
" Harus selalu tersenyum,semangat"
" Jangan putus asa " ucap Nadira sambil memeluk erat sahabat nya
Nadira sangat menyayangi Neta, bagi nya Neta sudah menjadi bagian penting dalam hidup nya.
Jarak bukan penghalang,saat mengetahui kabar Neta batal melangsungkan pernikahan Nadira memutuskan untuk menemui sahabat nya,berharap dengan support orang orang yang mencintai nya sahabat nya akan baik baik saja
Di luar dugaan saat bertemu, Neta tetaplah si ceria yang selalu mengembangkan senyum manis nya
Meskipun Nadira tau dibalik senyum itu Sahabatnya saat ini berusaha untuk nampak baik baik saja,wanita mana pun pasti akan merasa sedih membatalkan pernikahan nya,apa lagi di usia yang tidak lagi muda,waktu yang lama dihabiskan menunggu saat yang tepat untuk melangkah ke jenjang pernikahan
Gadis yang malang....
Gadis baik yang hidupnya selalu berusaha untuk menyenangkan orang lain,untuk membantu orang lain, yang tidak pernah bisa melihat orang lain bersedih,justru sekarang keberuntungan sedang tidak berpihak pada nya" nelangsa rasanya "
" Aku tau Nei dibalik keceriaan mu saat ini,hatimu sedang rapuh " Nadira hanya berusaha ada disaat terberat bagi kehidupan Neta,sama seperti yang di lakukan Neta dahulu,selalu ada untuk nya
__ADS_1
Neta gadis baik yang semasa sekolah banyak membantu Nadira, Mulai dari memberikan tumpangan tempat tinggal,berbagi kamar,bahkan urusan sekolah pun Neta dan keluarga nya sangatlah berjasa bagi kehidupan Nadira.
Disaat teman lain nya mengucilkan,karena keterbatasan ekonomi Neta dengan tangan terbuka menjadikan Nadira sahabat nya, Nadira anak yatim sejak kecil sementara ibu nya hanya bekerja serabutan, jangankan untuk memenuhi kebutuhan sekolah untuk makan saja susah,sampai akhirnya Ibu nya pun meninggalkan Nadira untuk selama nya karena kecelakaan sepulang bekerja
Hal terburuk dan terpuruk bagi Nadira,hidup segan mati tak mau
Disaat putus asa dan ingin menyerah,Nadira berfikir mengakhiri hidup adalah jalan terbaik agar semua penderitaan sirna, menjadi yatim piatu di usia belia, hidup miskin, sanak keluarga jauh dan kehidupan nya pun tak jauh beda dari Nadira.
Bahkan bermimpi untuk hari esok pun Nadira tak sanggup.
Pada saat itu muncul lah penyelamat nya,Neta gadis baik yang sejak itu selalu berusaha ada untuk Nadira,menjadi satu satu nya orang yang dapat Nadira andal kan setelah orang tuanya tiada.
Dua tahun Nadira tinggal bersama Neta dan keluarga nya, mereka mengasihi layak nya anak sendiri tak pernah membedakan apa pun.
Sampai selesai sekolah keluarga Neta pun berjasa dengan mencarikan beasiswa di kampus terbaik, dan disana pula Nadira menemukan jodoh nya
Hanya pelukan ini yang Nadira harap bisa meringankan beban sahabat nya. Jauh jauh datang hanya untuk mensuport Neta
" Wah wah,yang reuni sampai nggak turun makan " sapa Ibu Rahayu sambil membawakan camilan ke kamar putri nya
Nadira tersenyum haru,hal ini yang dahulu sering di lakukan Ibu Rahayu,membuatkan camilan disaat anak anak nya belajar.
Wanita yang penuh kasih sayang,wajar saja putri nya pun berhati emas baik sekali..
" ibu kok repot sih nantikan Rara bisa turun sendiri ngambil " ucap Nadira sambil menghampiri Ibu Rahayu dan membantu meletak kan nampan di meja.
" Biar ngobrolnya makin seru " ucap Ibu Rahayu
" Anak mu jadi piala bergilir di bawah jadi rebutan tante tante nya "
" Ibu tinggal ya "
" Iya ibu " ucap mereka
Ibu Rahayu pun meninggalkan dua sahabat itu untuk saling melepas Rindu.
Kedua sahabat itu pun menghabiskan waktu bersama curhat,meluapkan semua isi hati mereka.
Disela sela obrolan yang asik ponsel Neta berdering, Neta mengambil ponsel nya,rupanya dari Nia salah seorang karyawan nya
" Iya hallo "
" Ada apa dek " sapa Neta ketika mengangkat telpon nya
" Iya Halo bu" suara Nia terdengar bergetar seperti ketakutan
" Disini ada keributan bu "
" Ada apa " Neta tidak mengerti dengan maksud Nia
" Coba jelaskan ada masalah apa " ucap nya lagi
__ADS_1
" Anu buuuu"
" Pak Desta " ucap Nia terbata
" Iya kenapa " ucap Neta penasaran
" Kenapa dia,coba kamu bicara yang tenang,jelasin ada apa " imbuh Neta
Mendengar obrolan sahabat nya Nadira pun kepo " ada apa"
Neta hanya mengangkat bahu nya dia pun belum mengetahui permasalahan di tempat usaha nya.
" Halo Nia, ada apa sih " Neta penasaran
" Gini Bu,tadi pak Desta datang ke Ruko ngambilin barang barang " ucap Nia
Kemudian menjelaskan apa yang terjadi di sana
" Kok bisa ? " Neta serasa tidak percaya dengan ucapan Nia
" Oke tunggu saya kesana sekarang " ucap nya kemudian menutup telpon nya
Nadira yang sedari tadi memperhatikan Neta spontan kembali bertanya " ada apa ?
Neta menghela nafas berat " huuffff
" Desta Ra bikin ulah lagi..,barang barang di ambilin di Ruko terus katanya karyawan kepercayaan ku pada di suruh berhenti mau di ganti sama pilihan nya sendiri "
" Kok gitu sih ,nggak bisa semaunya gitu dong Nei,itukan usaha bersama,harus profesional lah "
" Tidak ada sangkut pautnya sama masalah pribadi " ucap Nadira terheran heran
" Aku juga bingung Ra, ada aja masalah yang di cari orang itu "
" Ini saja belom kelar,nyari lagi masalah baru " ucap Neta sedikit emosional
" Ya sudah mending kesana biar semua clear " ucap Nadira yang juga seorang pengacara
" Temenin ya,aku tuh jujur masih males banget ketemu dia "
" Iya hayok"
" Nggak usah di pikirin si Desta,kasian nasib yang kerja Nei "
" Aku temenin " Nadira sangat bersemangat
tidak sabar rasa nya ingin melihat wajah Desta yang sudah sangat melukai sahabat nya
" gue jitak kalau berani macam mac " umpatnya dalam hati
bersambung......
__ADS_1