DAWAI CINTA POPEYE

DAWAI CINTA POPEYE
50. Show Time


__ADS_3

Pukul 10 pagi Desta sudah bersiap siap,berdandan klimis seperti biasanya,wajahnya yang memang tergolong tampan dan didukung oleh postur tubuh yang bagus tidak salah kalau banyak kaum hawa begitu tertarik dan menjadikan Desta sebagai sosok impian nya.


Di raihnya ponsel yang sedari Tadi di geletak kan di meja,mengecek apakah sudah ada kabar dari ke kasihnya. Tapi...,belum juga ada rupanya


" Huuuf,kamu dimana sih sayang"


" Aku sudah di sini tapi tetap saja sulit menemui mu"


Desta duduk kembali menikmati pemandangan dari balkon kamar nya,hujan yang masih membasahi kota rasanya klop sekali dengan suasana hati nya yang harap harap cemas untuk bertemu dengan calon istrinya.


Perasaan yang sudah sekian tahun hilang,seakan kini kembali membara seperti awal menjalin cinta,begitu menggebu saat ingin berjumpa.


Rasa rindunya sudah benar benar di level tertinggi apa lagi dengan kejadian yang sudah terlewati entahlah rindu bercampur rasa bersalah dan takut kehilangan. Yang seharusnya rasa seperti ini terus di jaga dan di pertahankan bukan malah menghilang terkikis perlahan sampai nyaris habis


" Entah pertanyaan apa yang akan kau kata kan nanti sayang"


" Dan Entah bagaimana aku bisa meyakinkanmu kembali"


Desta benar benar di liputi gelisah.


Sejak peristiwa yang hampir setengah bulan ini terjadi Desta tidak bisa fokus untuk bekerja,makan pun sulit terlebih untuk tidur nyenyak.


Barulah hatinya Lega saat Neta memintanya untuk menemuinya di kota ini.


Mungkin selama 2 minggu lost komunikasi Neta juga bisa berfikir lebih tenang dan ingin memulai semua nya dari Awal lagi,begitu fikirnya,tentu saja kesempatan ini tidak di sia sia kan Desta,semoga pertemuan ini menjadi jalan untuk memperbaiki semua nya lebih baik,apa lagi mengingat sebentar lagi mereka akan menikah,semua persiapan sudah rampung tinggal menunggu hari H yang kurang lebih tinggal 20 hari lagi.Semoga perselisihan ini segera berakhir dan mereka bisa memulai hal yang baru untuk kehidupan mereka.


Desta meneguk secangkir Teh nya,mencoba menetralkan diri,menenangkan diri yang rasanya sulit sekali untuk tidak khawatir dari tadi hatinya merasa was was tak menentu..


"


"


Sementara itu Neta masih asik untuk berendam setelah bisa tertidur selama 2 jam lumayanlah badan nya sudah kembali segar apa lagi ditambah meminum multivitamin dan tentunya mimpi indah yang membuatnya tersenyum bahagia..


" Mungkin seru kali ya punya suami yang kerjanya Pelaut"


" Pasti suasana nya bakal seperti pengantin baru terus"


" Sudah pasti akan menghargai waktu bersama"


" Dari pada yang dekat tiap hari ketemu juga ujung ujungnya banyak koleksi cewek lain"


" mungkin kalau sekalian jauh,lebih tenang hidup"


" bertemu saat saat rindu saja,kemudian dipisahkan karena tugas"


" Jadi nggak capek mikirin,hari hari harus tampil sempurna untuk membuat manusia seperti Desta tidak bosan melihat,tapi itu semua sia sia nyata nya pandangan nya masih jelalatan untuk wanita lain"


" yah setidaknya kalau jauh cukup mengabarkan yang baik baik yang hepy"


" Hedeh jadi menghayal gini"


" Bukannya temen nya Mas Anto banyak ya, ya siapa tau ada yang nyangkut di Hati"


Neta tiba tiba menghayal,memimpikan hidup LDR dengan kekasih,kakaknya yang juga berprofesi sebagai Nahkoda senior di perusahaan Asing tentunya punya banyak teman yang memenuhi kriteria nya, dari dulu juga banyak yang berusaha deketin tapi sama sekali tidak tertarik, Neta tipikal gadis yang setia, saat yang mendekati bermobil dan hidup sudah mapan,eh dia lebih bertahan dengan Desta yang bermotor butut pemberian orang tuanya saat Desta berkuliah dulu,bisa di katakan lebih dari 10 tahun di pakainya untuk menunjang transportasinya..


Sepertinya mimpi indahnya pagi ini sudah merubah pandangan nya tentang suatu hubungan,setiap hari bertemu dan berdekatan tidak ada jaminan untuk bisa setia bagi Laki Laki yang bermental lemah terhadap komitmen,mungkin alangkah lebih baik berjauhan tapi sama sama bisa menjaga diri,mempupuk Rindu dan percaya.


Neta bergegas mengakhiri khayalan nya,tidak sabar rasanya untuk membuat mata Desta dan Nadia terbelalak,tentunya akan lebih mengejutkan di banding dengan apa yang dia alami, skor harus sama, toh selama ini di anggap bodoh, dipermainkan dan kucing kucingan di belakangku


"Akan ku tunjukan bagaimana cara memainkan Game yang sesungguhnya "


Neta menatap wajahnya lekat lekat di cermin kamar mandi

__ADS_1


" Kamu bukan perempuan bodoh Neta"


Setelah puas bermain main dengan emosinya bergegas Neta bersiap,kali ini berdandan lebih fresh,agar Laki Laki pecundang itu bisa melihat bahwa yang dia lakukan tidak akan membuat terpuruk,bahwa dia yang pantas merasa tersakiti bukan Aku.


" Aku Sherlock ya mas"


Neta mengirimkan pesan pada Desta.


"Tidak sabar melihat wajah penghianat penghianat itu,biarkan mereka reuni dan meratapi Nasib nya "


Neta memakai dress selutut,yang di padukan dengan heels dan rambut di kuncir. Berpenampilan lebih santai berbeda selama ini selalu Rapi ala ibu dosen yang terlihat dewasa sekarang lebih santai,namun elegan



Sudah pasti Nampak fresh dan jauh terlihat lebih muda dari usianya yang sudah menginjak 32 tahun..


Setelah mempersiapkan semuanya Neta bergegas menelpon mang Rido dan janjian di Besmen pintu samping, sudah pasti Desta akan menunggu Drivernya di Lobby utama.


" pak saya tunggu di depan Lift ya"


telpon nya sesaat sebelum memasuki lift menuju besmen.


"


"


Desta yang asik menikmati musik dan secangkir Teh dikejutkan dengan pesan Notifikasi di ponselnya.


" saya Sherlock ya mas" dibaca nya pesan dari kekasihnya.. hatinya berdebar akhirnya bisa bertemu dengan pujaan hatinya kembali


" iya sayangku"


" Mas tunggu ya"


dibalasnya dengan cepat pesan kekasihnya,tidak sabar rasanya ingin memeluk erat Neta, menunggu dengan sabar Lokasi yang di tentukan oleh Neta.


Desta menelpon Driver nya


" Saya sudah di parkiran dari tadi Bos" jawab pak Driver yang on time sesuai janji jam 10 sudah harus di hotel


" Baik pak,saya turun sekarang"


Desta sangat bersemangat,melangkah dengan hati sangat bahagia sudah seperti menang lotre rasanya.


15 menit berlalu,akhirnya Neta mengirimkan lokasi untuk bertemu


" Rumah sakit " Desta merasa tercengang apa yang terjadi dengan kekasihnya kok di rumah sakit


" Sayang kok di Rumah sakit,kamu kenapa sweti ku"


segera mengirim pesan pada Neta


" Nanti kabarin ya sayang kalau sudah di Lobbi Rumah sakit,Miss u"


pesan yang masuk dari Neta seakan semua baik baik saja,lagian ngapain Neta di Rumah sakit bersalin pikirnya ?


" Sudahlah yang penting ketemu ayang"


Mobil yang akan mengantar sudah ada di Lobbi bergegas Desta masuk


" Kerumah sakit ini ya pak" sambil menunjukan kepada Drivernya lokasi yang di kirim oleh Neta.


" Baik pak,kalau ini deket dari terminal pak hanya berbelok ke arah kiri sekitar 1 km saja" jawab Driver kemudian memacu mobilnya.

__ADS_1


Desta semakin bahagia artinya tidak butuh waktu lama untuk mencari lokasi ketemuannya.


"


"


Neta sudah lebih dulu sampai Kerumah sakit,setelah menyerahkan semua barang barang Selvi,Neta menyuruh adiknya untuk mandi dan bersiap siap


" Buruan dandan yang cakep mba punya surprise buat kamu dek"


Wawa hanya menuruti kata kata kakaknya,entah ketiban apa tiba tiba datang dengan senyum ceria dan memintanya untuk bersiap siap.


" Mba saya sama Wawa keluar dulu ya sebentar,kebetulan ada temen lama juga di rawat di lorong sebelah" Neta meminta izin pada Selvi


" Iya mba silahkan, sekali lagi maaf mba harus bolak balik ke sini demi saya" Selvi mulai melow


" Udah ah...,jangan sedih terus,biar cepet sehat,nanti insyaAllah kita bisa ketemuan kalau balik ya " Neta memberikan Kartu nama nya pada Selvi


" Iya mba,saya simpen ya" Selvi meminta Tari untuk menyimpan kartu nama berharga itu


Wawa yang sudah bersiap pun masih bingung dengan penampakan kakaknya yang sangat ceria


" Ada apa sih mba" tanya nya penasaran


" Rahasia dong,nama nya juga kejutan" Neta mencubit hidung adiknya gemes


Ponselnya berdering 1 panggilan tak terjawab dari Desta,sengaja tak menjawabnya kemudian pesan pun masuk


" Mas sudah di Lobbi sayang "


Neta bergegas membalas


" langsung ke Ruang perawatan 2 kamar VVIP 101 Ya mas"


" Aku tunggu πŸ’œπŸ’œπŸ’œ" pesan yang di kirim di ikuti emoticon love tiga kali, tentunya akan membuat Desta semakin penasaran.


setelah berpamitan Neta dan Wawa pun beranjak pergi,anehnya hanya duduk dipojokan kamar


" mau ngapain sih mba " tanya Adiknya penasaran


" Sabar dong sayangku,kamu pasti akan menyukai pertunjukan ini" Neta tersenyum pada adiknya


Dari arah tangga muncul sosok Laki laki tampan berjalan sambil membawa buket bunga mawar putih kesukaan Neta,ya Desta sudah sampai tanpa curiga sedikit pun langsung mencari kamar VVIP 101


" mba itu Desta" Wawa hampir menjerit


" Iya dek,sengaja mba suruh dateng"


Neta dan Wawa berjalan menuju arah Desta


" Yuk dek,Neta menggengam tangan adiknya


SHOW TIME...!!!


Bersambung......!!!


Selamat datang JuliπŸ’œ


ikuti kelanjutan nya ya besti....


jangan lupa tinggalkan Like,komen dan Vote nya biar Author nya cepet sehat 🀣🀣


Salam sayang

__ADS_1


Penulis


Kinara Riswari


__ADS_2