
Seorang ibu Muda berjalan dengan wajah di tekuk,tak ada senyum sedikit pun, tangan satu nya menggendong putrinya berusia sekitar kurang lebih 2 tahun sementara tangan sebelahnya menuntun seorang anak Laki Laki yang kira kira berusia empat tahun.
Berjalan tergopoh menuju sebuah ruang perawatan
Raut wajah lelah kurang istirahat nampak diwajahnya,bahkan matanya pun masih sembab
Sesekali membenarkan letak gendongan nya
Sementara putranya berjalan terseok mengikuti langkah cepat ibu nya
" Mamah jatuh " lolipopnya pun jatuh dari genggaman nya
Wajah melasnya hanya bisa menoleh kebelakang kearah permen warna warni seperti rainbow kesukaan nya
" Cepet jalan nya kak, nanti mamah belikan lagi ya sayang yang banyak " bujuk ibu nya untuk menenangkan putranya,sementara di gendongan adiknya pun tak kalah rewelnya topinya berkali kali dilepas dan dibuang nya
" Jangan nakal sayang,tolong kali ini bantu mama Nak " Wanita itu menyeka bulir air matanya
Tinggal satu meter jarak ruangan yang di tujunya, wanita itu menarik nafas dalam dalam kemudian menyeka air matanya
"Tamat sudah riwayatmu pah "
Dengan sigap tangan nya memutar gagang pintu lalu masuk tanpa permisi terlebih dahulu
" Oh perempuan ini pah,yang sudah membuat papa lupa dengan anak istri "
Sontak semua nya dibuat kaget dengan suara tone tinggi itu,kemarahan yang sudah tidak bisa lagi di kontrol.
" Mamah " Laki laki yang sedari tadi duduk memegangi tangan wanitanya di buat kaget bukan kepalang
" Perempuan macam apa kamu ini heh, dia sudah menikah dan memiliki dua anak kecil,setega itu kah hati mu sebagai sesama wanita "
" Dimana hatimu hei mbaa" Ibu itu meluapkan semua kekesalan nya
" Sudah mah,sudah... Malu bikin keributan ini rumah sakit mah "
" Malu katamu Pah "
" Apakah urat malu mu masih ada "
" Apakah saat memutuskan hendak menikahinya kau masih memikirkan rasa malu "
Sandra hanya diam membisu,hatinya sudah sangat sakit
" Maaf bu,aku tidak tau kalau dia sudah beristri "
" Bulsiittt ,apakah karena seragam nya kau jadi buta hah "
" Aku tak akan tinggal diam "
" Akan ku pastikan kau dipecat dari kesatuan kalau masih meneruskan ini semua"
" Silahkan pilih keluarga mu atau perempuan itu "
" Ciih "
Perempuan itu meninggalkan ruangan itu,sementara tangisan putranya yang merindukan ayah nya terus berteriak
" Papa... Papa "
" Kakak mau sama papa ma "
" Papaaa kakak tidak mau pelgiiii "
Suara tangisan putranya menyayat hati seorang ayah
" Maaf aku tidak bisa meninggalkan mereka "
" Aku akan menafkahi anak kita "
__ADS_1
" Tapi aku tidak bisa menikahi mu "
" Maaf " kemudian laki laki itu pun berlari mengejar istri dan putranya yang terus menangis meronta namun sang ibu terus saja menarik putra nya tak menoleh sedikit pun kebelakang.
Entah jeritan anak nya atau ancaman dari istrinya membuatnya berubah pikiran.
" Tunggu aku mah"
Gunawan berlari mengejar Anak dan istri nya
Hatinya begitu remuk memandang punggung istrinya,wanita yang dulu sangat di cintai nya,wanita yang dulu membuat nya rela bertaruh nyawa demi meminang nya.
Bayangan kehancuran rumah tangga nya seketika menari di pelupuk mata
" Aku tidak bisa kehilangan mu mah "
Gunawan menyeka air matanya
Panjangnya koridor rumah sakit serasa menyesak kan Hati laki laki bertubuh atletis itu, sungguh bayangan masa lalu seakan terputar secara otomatis di pelupuk mata nya
" Sayang maafkan aku "
Wanita yang telah 7 tahun di nikahi nya, wanita yang dulu begitu di kagumi nya
Susanti gadis kembang Desa dari Magelang tempat nya mengenyam pendidikan militer
Seorang gadis berparas Ayu, yang keseharian nya berprofesi sebagai membuat kerajinan batik tulis, kerajinan yang turun temurun dari leluhurnya
Kecantikan,santun nya juga ramah budi pekertinya sudah menawan hati Gunawan yang berasal dari Sulawesi.
Sebuah perjuangan yang tidak mudah tentunya untuk dapat menikahi kembang Desa seanggun Susanti
Gunawan sebagai Laki Laki tidak mengenal menyerah,berbagai upaya di lakukan untuk meyakinkan tambatan hati nya beserta keluarga nya.
Akhirnya gayung bersambut,menikahlah mereka dengan prosesi ala militer impian Gunawan,
Pernikahan yang semula baik baik saja dan cukup lengkap dengan kehadiran dua buah hati hasil cinta mereka melengkapi kebahagiaan rumah tangga mereka
Istri yang begitu sabar menerima setiap kekurangan suami nya.
Bahkan di awal pernikahan mereka di uji kesulitan ekonomi,wanita nya dengan telaten mengolah ubi dan sebagai nya, tak pernah mengeluh sedikit pun
Bahkan didepan keluarga nya Susanti selalu bersikap ceria menutupi setiap derita nya
" Oh wanita ku,maafkan papa sayang "
Bulir bulir penyesalan jatuh dipipi Gunawan,tak peduli orang melihatnya .
Rasa bersalah sudah sangat melukai wanita nya
Semua berawal dari penugasan nya ke Sulawesi untuk bergabung dengan tim lain nya untuk membantu proses evakuasi
Perkenalan nya dengan seorang perawat muda membuatnya lupa diri, gadis yang perhatian dan sangat royal
Hampir setiap hari Sandra membawakan makanan untuknya tak jarang memasak nya sendiri.
Berawal dari teman curhat akhirnya menjadi hal yang biasa
Jiwa muda Gunawan bergelojak tertantang untuk main kucing kucingan dengan istrinya yang jauh diMagelang.
Perhatian Sandra,membuatnya mabuk kepayang,menjadi teman curhat gadis muda,di anggap kakak angkat membuatnya terbuai.
Apa lagi saat itu Sandra mengatakan sedang patah hati,kekasihnya seorang pelaut ternyata tidak setia
Sandra merasa sangat terpukul dengan penghianatan Kekasihnya, gadis cantik itu pun merasa mempunyai sosok yang bisa di andalkan selama mengenal Gunawan
Hubungan yang tadinya hanya sebatas partner kerja,teman jalan,teman curhat akhirnya berakhir dengan rasa nyaman
Gunawan melakukan kebohongan demi kebohongan demi bisa terus bersama dengan Sandra.
__ADS_1
Sampai akhirnya hubungan terlarang itu pun mereka lakukan, bagi Laki Laki yang sudah berumah tangga tentu saja hal ini sangat menguntungkan apa lagi saat berjauhan dengan istri.
Sampai akhirnya hubungan mereka telah diketahui oleh keluarga karena sandra ternyata kebobolan.
Mau tidak mau mereka harus menyiapkan pernikahan.
Sandra yang bahagia tidak mengetahui bahwa Gunawan berstatus suami orang dan beranak dua
Gunawan menjanjikan pernikahan agama dulu, setelah bayi nya lahir baru mendaftarkan secara sah
Sandra yang tanpa curiga mengiyakan dan bersuka cita mempersiapkan segala nya..
Nahasnya keluarga Gunawan mengetahui dan melabrak Sandra, bahkan terang terang orang Tua Gunawan menolak nya, hal itu yang membuat Sandra Syok dan sangat terpukul akhirnya memutuskan mengakhiri semuanya
Sandra tidak menyangka kalau selama ini hanya menjadi korban kebohongan Gunawan
Gunawan pun tidak mengetahui kalau keluarga nya mengabari istri dan anak anak nya
" Aku akan memperbaiki semuanya ma "
" Maafkan Papa "
Gunawan memeluk erat istrinya dan meraih anak nya
Susanti hanya diam mematung,sangat wajar kalau saat ini hati nya begitu hancur dan terluka
" Kau tidak pikir anak anak mu "
" Mau nikahi perempuan gatal "
Suara ibu nya mengagetkan nya
Ya ini semua ulah Ibu nya yang menggagalkan perselingkuhan nya.
" Menantuku hanya Susanti "
" Tidak ada yang lain "
" Kalau kau tidak mendengar orang tuamu, anggap Ibu sudah mati "
Kata kata pamungkas Ibu nya membuat hati Gunawan begitu sakit.
Perbuatan nya sudah melukai banyak hati
" Maaf "
"
"
"
Sementara itu sandra hanya bisa menangisi dirinya.
Hal terbodoh yang pernah di lakukan nya adalah menyia nyiakan orang yang begitu mencintai nya yang rela berkorban demi kebahagiaan nya dan keluarga.
Sekarang inilah balasan nya Laki Laki yang di pikir bisa selalu menjaganya ternyata justru menghancurkan hidup nya.
" Bagaimana nasib anak ku "
Sandra menangis pilu meratapi kebodohann nya selama ini. Tangisan nya sudah pasti tidak akan mengembalikan keadaaan.
Dielusnya perutnya yang mulai nampak menonjol " maafkan mama Nak, mama harus bagaimana " tangisan nya kian menjadi pergolakan batin yang teramat sangat dahsyat harus dilalui nya saat mengandung buah cintanya.
Menyesal sekarang pun tidak ada guna nya...
BERSAMBUNG.......
JANGAN LUPA VOTE,LIKE DAN KOMEN
__ADS_1
LOVE
KINARA RISWARI