DAWAI CINTA POPEYE

DAWAI CINTA POPEYE
78. Salah tak tik


__ADS_3

Pagi ini keluarga Neta bersiap untuk menemui orang tua Desta,meskipun saat ini Desta masih di Rumah sakit,tujuan mereka untuk melakukan rembukan,silaturahmi membahas hal yang terbaik untuk putra dan putri mereka.


" Sudah siap Nduk ? " Tanya Ibu Rahayu kepada Putrinya yang masih nampak murung di kamar


Ibu Rahayu sangat paham tentu saja hari ini menjadi hari yang berat bagi putri nya. Sebagai orang tua hanya bisa merangkul dan berusaha ada disetiap keadaan putra mau pun putri nya.


" Nggih Bu,sudah " Neta berusaha untuk tetap tersenyum meskipun saat ini hatinya sedang campur aduk tak menentu. Sudah dapat dipastikan setelah hari ini hidupnya akan berubah.


Sementara itu persiapan juga di lakukan oleh pak Selamet Driver mereka


" Mobil sudah di cek Met,biar aman perjalanan ? "


" Sampun Pak, sudah beres semua " jawab Selamet Driver keluarga Neta


" Jangan lupa masukan semua bekal nya Met " titah Bi ijah


" Ngeh bik " Pak Selamet dengan langkah cepat melangkah


" Bekal apa sih Bik " Ayu terheran


" Warung banyak dilewatin kok bawa segala sih Bik " dilanjutkan kembali protesnya


" Ada jamu buat ibu bapak,kopi,cemilan sama potongan buah buahan buat di mobil neng "


" Bibik memang super the best " Ayu merangkul Art nya yang sudah di anggap keluarga sendiri.


" Makasih ya Bi "


" Sama sama Neng,Bibi hanya kepikiran Neng Neta,gimana nanti di sana' wanita paruh baya itu menyeka air matanya,membayangkan gadis baik yang sedari kecil di timang nya membatalkan pernikahan nya tentu saja membuat hatinya terenyuh


" Semua akan baik baik Bik, doakan saja semoga semua lancar dan semua bisa lapang dada menerima semua keputusan Neta "


" Ini semua juga demi Kebaikan Neta Bik,dari pada menderita hidup sama Laki Laki yang tidak bisa menghargai pasangan,yang tidak tau terima kasih"


" Biar tau rasa Desta " Ayu masih sangat emosional saat membahas Desta.


" Iya Neng,bibik hanya tidak tega melihat Neng Neta sedih "


Kembali air mata bik ijah mengalir,ikatan emosional mereka sudah sangat dekat


Pukul tujuh pagi akhirnya mereka start dari rumah menuju kampung halaman Desta. Sengaja memilih berangkat lebih pagi agar tidak macet dan bisa beristirahat terlebih dahulu.


Jarak rumah mereka dengan kediaman keluarga Desta terbilang cukup jauh sekitar 7 sampai 8 jam menuju kampung halaman Desta,disana sudah ada abang Mail salah seorang ABK Anto yang saat ini sedang cuti dan akan mengatar mereka kekampung orang tua Desta,setidaknya abang Mail bisa menjadi penyambung lidah bahasa jika ada yang tidak mereka pahami. Anto sudah mengamanahkan Mail untuk mengatur pertemuan mereka.


Sepanjang jalan Neta hanya membisu,hanya sesekali bersenda gurau dengan Ayu dan Wawa. Seorang wanita dewasa yang dengan kesadaran penuh ingin membatalkan pernikahan impian nya,mengakhiri secara resmi hubungan yang sudah terjalin 8 tahun lamanya,bukan waktu yang singkat.


Mungkin bagi sebagian orang akan memilih melanjutkan acara,menimbang lamanya waktu bersama,dan juga usia Neta yang sudah tidak muda lagi.

__ADS_1


Namun Neta berpikir buat apa menikah dengan terpaksa sementara hati sudah tidak bisa lagi bersama.


Setelah ikrar ijab qabul sudah dipastikan semua akan berubah bukan hanya status tapi juga mental,mendampingi orang yang tidak bisa menghargai komitmen sama saja bunuh diri


Usia bukan alasan untuk tidak rasional,lebih baik terlambat dari pada terjebak dalam hubungan yang tidak sehat


Perselingkuhan yang di lakukan berulang dan bertahun tahun bukanlah satu ke khilaf an tapi memang kesengajaan.


Bagaimana mungkin Seorang Laki laki mengatakan cinta,sayang,sementara dibelakang bermain curang


Bagaimana mungkin perselingkuhan demi perselingkuhan bisa dilakukan dengan sadar tanpa rasa bersalah terhadap pasangan.


Cinta tidak sebodoh ini bukan


Cinta tidak harus menjadi budak


Cinta tidak harus memaklumi semua kesalahan


Hidup itu pilihan,dan inilah jalan yang di pilih Neta


Lebih baik ditertawai dilabeli perawan tua dari pada harus makan hati setiap hari karena ulah orang yang di cintai


Inilah bagian hidup yang harus di hadapi...


Suka atau pun tidak, hidup harus tetap berlanjut


" Wah pemandangan nya keren ya " Wawa menepuk pundak kakaknya yang terlihat melamun


Neta hanya mengangguk


Hamparan persawahan yang menghijau,nampak juga pegunungan yang berjarak tidak jauh dari pemukiman,tidak berapa lama melewati pesisir yang masih terjaga sekali ke asrian nya,sungguh kebesaran Allah yang terpampang nyata


Rasa lelah terbayar dengan suguhan pemandangan alam yang indah dan asri


Setelah menempuh perjalanan panjang sampailah mereka pada kediaman abang Mail, seorang pelaut muda yang sangat ramah dan juga menjadi orang kepercayaan Anto


Mail dan keluarga menyambut mereka dengan ramah,menyalami satu persatu tamu nya dan mempersilahkan untuk masuk kerumah yang sangat asri,yang berada di kaki bukit dan hanya berjarak sekitar 100 meter dari pantai.


" Silahkan masuk "


Mempersilahkan rombongan untuk masuk,menjamu dan mempersilahkan keluarga dari kapten nya untuk beristirahat


" Sebaiknya beristirahat dulu ya Bu,nanti setelah badan segar barulah saya antar ke sana "


" Iya Nak,ini badan lumayan remuk rasanya "


Setelah membesihkan diri,badan sudah segar dan juga menyantap jamuan khas daerah sana keluarga Neta bercengkrama di halaman yang bertaman luas dan indah khas pedesaan

__ADS_1


Jarak kediaman abang Mail dengan Kampung halaman Desta hanya sekitar 30 menit saja


Abang Mail sudah mengetahui semua persoalan ini, Anto sudah menjelaskan semuanya,dan abang mail mendapat mandat untuk mengawal keluarga nya,memastikan semua aman dan berjalan lancar,sudah di pastikan hal seperti ini sangat sensitif perbedaan culture suku dan adat istiadat sudah pasti akan mempengaruhi juga


" Pastikan semua aman " sebuah pesan email dari Anto


" Siap capt, InsyaAllah semua akan aman dan lancar sesuai harapan "


Balas abang Mail penuh semangat


Setelah sholat asar mereka bersiap menuju rumah orang tua Desta, hal yang sangat berat tentunya bagi Neta


Kedatangan Neta sudah diketahui oleh kakak Desta,namun mereka berpikirnya hanya sekedar silaturahmi.


Mobil mereka memasuki pekarangan rumah orang tua Desta


Rumah sudah ramai rupanya keluarga sudah berkumpul.


Kedatangan Neta pun sudah di ketahui oleh Dea, sudah pasti ini jadi kesempatan emas untuk menjatuhkan Neta. Dea menceritakan kondisi Desta saat ini dirumah sakit dan nyaris mati bunuh diri akibat ulah Neta yang berselingkuh


Sebuah fitnahan yang kejam,agar keluarga nya pun tidak lagi menyukai Neta,terlebih Dea diam diam mengambil Vidio Desta yang tengah histeris dan memaki Neta,dapat di pastikan keluarganya akan tersulut emosi dan akan membenci Neta selama nya


Inilah taktik kotor Dea untuk melancarkan aksinya


" Tunggu aku sampai di sana ,agar semua kedok Neta terbongkar "


" Tahan keluarga nya ,aku akan menguliti mereka "


" Kalau mereka sengaja akan mempermalukan kita, kita balas juga permainan mereka "


Begitu pesan singkatnya pada keluarga nya,yang sontak membuat mereka semuanya percaya dan langsung berkumpul dirumah orang Tua Desta


Mengetahui Neta dan keluarga nya akan mengunjungi orang tuanya ,Dea pun tak tinggal diam,dia menyusun rencana dengan membawa Yesi adik sahabat nya beserta nya dan akan memperkenalkan sebagai pengganti Neta


" Dia pikir cuma dia perempuan yang tertarik sama adik ku, akan ku perlihatkan sekali dia menjauh 20 wanita lain akan berjejer menunggu cinta Desta "


Bersambung.....


Dukung terus karya ini ya


jangan lupa Like,komen dan


VOTEEEEE nya


Salam Sayang


Penulis

__ADS_1


Kinara Riswari


__ADS_2