
"Mas, kamu siap-siap dulu deh." Denathan menyuruh suaminya untuk segera mandi dan ganti pakaian.
"Iya, aku mandi dulu." Aditya masuk ke kamar mandi lalu segera melakukan aktivitas kecil di sana.
Sementara Denathan sedang memilih-milih baju terbaiknya yang nanti akan dipakainya untuk mengunjungi tempat bulan madunya yang pertama di Pura Uluwatu Bali. Sesuai rekomendasi dari google yang dibacanya, Pura Uluwatu adalah destinasi pertama yang cocok untuk honeymoon. Denathan sudah tak sabar ingin segera ke sana. Berbekal informasi googling setidaknya Denathan sedikit mengerti tentang pura itu.
Aditya keluar dari kamar mandi hanya memakai celana pendek sebatas lutut, dan tentulah telanjang dada. Laki-laki itu mengambil dua setel pakaiannya dari dalam lemari. Dia mengambil kaos lengan pendek berwarna abu-abu cerah, kemeja trendy warna coklat, dan celana panjang warna abu-abu gelap. Perpaduan pakaian itu pasti sangat cocok, terlebih lagi jika kemejanya tidak dikancingkan atau dibiarkan terbuka, sehingga memperlihatkan kaos abu-abunya.
Sekarang Aditya sudah berpakaian lengkap. Tinggalah menunggu Denathan yang sedang berdandan di depan cermin. Wanita mana sih yang enggak berdandan dulu ketika akan bepergian keluar? Enggak ada. Semua wanita juga ingin terlihat cantik di mata suaminya ataupun di mata orang lain. Maka berdandan adalah jalan ninja mereka untuk memperindah diri. Oke, sekarang Aditya memilih memainkan ponselnya dulu sembari menunggu sang istri selesai dandan.
"Mas, lebih baik nanti kita pesan taksi atau sewa mobil?" tanya Denathan sambil menciptakan alis baru di atas matanya alias pakai pensil alis.
Aditya menoleh sebentar ke arah Denathan lalu kembali fokus menatap layar ponsel. "Kamu maunya bagaimana?"
"Ya aku, kan, minta pendapat sama kamu. Kok malah balik tanya sih." Denathan memutarkan kedua bola matanya, lalu kembali menatap cermin.
Aditya mengangguk-angguk. Sejenak dia berpikir. Lalu pria itu mempunyai ide untuk merental mobil saja agar hemat uang. Sedangkan kalau pesan taksi, justru akan mengeluarkan banyak uang untuk biaya ongkosnya. Belum lagi ia dan istrinya harus pergi ke satu tempat ke tempat yang lain. Maka menyewa mobil adalah pilihan yang terbaik.
"Bagaimana kalau kita menyewa mobil saja? Lebih hemat uang daripada pesan taksi," usul Aditya.
Denathan menghentikan aktivitasnya mengoleskan lipstik di bibirnya. Sejenak dia mencerna kata-kata dari suaminya, lalu menjawab, "Boleh deh, Mas. Kalau pesan taksi bakal boros uang."
__ADS_1
"Tapi kita di mana bisa nyewa mobil? Maksudnya tempat nyewa mobil," kata Aditya. Dia sama sekali tidak pernah ke Bali, sehingga belum mengetahui semua tempat di Bali. Hanya beberapa tempat yang Aditya ketahui.
Denathan menjawab, "Cari di Google, Mas! Ada Google buat apa?"
"Oh iya!" Kenapa pula Aditya tidak kepikiran mencari tahu tempat sewa mobil di Bali lewat google.
****
Singkat cerita ... Aditya dan Denathan sudah menyewa mobil, mereka berdua akan menuju ke destinasi pertama mereka, yaitu Pura Uluwatu yang berlokasi di bagian barat daya Semenanjung Bukit. Membutuhkan waktu setengah jam / tiga puluh menit untuk sampai ke sana.
Lokasi Pura Uluwatu sendiri bertepatan dengan pantainya yang indah dan cantik. Dari atas bukit kita bisa menikmati keindahan pantai yang terhampar begitu luas dan sangat memanjakan mata. Apalagi jika berduaan di atas bukit dengan kekasih, hal itu akan sangat romantis dan semakin mesra. Untuk dapat masuk ke lokasi Pura Uluwatu hanya perlu membayar biaya 30 ribu per orang dewasa. Sedangkan anak-anak tidak dikenakan biaya.
Setiap langkah yang dilalui Aditya serta Denathan, membawa mereka dalam kebahagiaan. Ada rasa lega, kagum, dan begitu senang saat mereka dapat memijakkan kaki di tempat yang indah tersebut. Tatapan mereka tidak henti-hentinya mengedar ke sekeliling mereka yang dipenuhi panorama indah dan menyejukkan. Angin sejuk berhembus dari arah timur, seolah mendukung kebahagiaan Aditya dan Denathan.
"Mas, ayo kita ke atas bukit sana. Aku pengen lihat pemandangan dari atas sana, pasti bagus banget," ucap Denathan sambil menunjuk bukit yang bersebelahan dengan bangunan pura.
"Ayo!" Segera Aditya menggandeng tangan istrinya lalu melangkah bersama menuju ke atas bukit.
Mereka dapat menaiki bukit dengan mudah, ada jalan seperti tangga untuk akses jalan menuju ke puncak bukit. Sekarang mereka sudah sampai di puncak. Dan WOW! Denathan dan Aditya langsung dibuat takjub dengan pemandangan yang terdapat di depan mata mereka. Pantai itu, pantai biru itu yang teramat luas dan seolah tanpa ujung itu begitu mempesona, indah, dan menakjubkan. Denathan dan Aditya tanpa henti berdecak kagum.
Meskipun matahari semakin merangkak naik ke atas dan membuat udara menjadi panas, tetapi tidak membuat Aditya dan Denathan terganggu, justru mereka lebih menikmati pemandangan. Angin yang berhembus dari arah timur membantu mengurangi udara panas yang mulai terasa.
__ADS_1
"Wow, Mas! Indah banget!!" ucap Denathan begitu excited dan kagum. Rambut panjang wanita itu berterbangan diterpa angin kencang yang berhembus dari arah timur.
"Iya Sayang, pantainya sangat indah!" balas Aditya tak kalah semangat.
Mereka saling berpegangan tangan, berdiri di atas bukit dengan memberi jarak aman. Dalam artian mereka tidak terlalu berdiri di tepi bukit. Walaupun di tepi bukit terdapat tembok pembatas, tapi sebaiknya tidak terlalu menepi untuk menjaga keselamatan.
Denathan tersenyum lebar, lalu wanita itu memeluk pinggang suaminya dan menyenderkan kepalanya di bahu suaminya yang kokoh. Sambil menikmati pemandangan pantai di depannya, Denathan sangat nyaman berada di dekat suaminya.
Aditya tersenyum lalu menoleh ke samping. "Kamu betah ya?" tanyanya. Lalu laki-laki itu merangkul pundak Denathan.
"Iya, Mas. Indah banget. Nggak sia-sia kita bulan madu di Bali," jawabnya.
"Setelah ini kita ke mana lagi?" tanya Aditya.
"Di sini aja dulu, Mas. Besok kita ke tempat yang lain," jawab Denathan masih dalam posisi menyandarkan kepalanya di bahu suaminya.
"Iya, aku menurut kamu saja," kata Aditya lalu mencium rambut Denathan.
Berjam-jam mereka menikmati pemandangan di atas bukit, rupanya mereka bosan juga. Lalu Denathan dan Aditya memutuskan untuk turun. Jujur saja mereka juga tidak betah berdiri terlalu lama di atas bukit dengan cuaca panas yang semakin menguar di udara. Mereka sekarang memutuskan untuk mencari tempat makan yang masih satu lokasi di sekitar pura.
Aditya dan Denathan menikmati hari pertama bulan madunya. Mereka juga sempat mengabadikan momen di Pura Uluwatu dengan berfoto di bawah bukit, lalu dilanjutkan berfoto di atas bukit dengan latar belakang pantai yang indah dan deburan ombak yang cantik. Aditya dan Denathan saling berpelukan untuk pose foto terakhir mereka di Pura Uluwatu.
__ADS_1