
''Apa tak ada jalan lain Jona''?.
Kulirik Jona yang membuka sebuah kertas seperti peta.
''Ada Tuan,dari sebelah barat''.
''Ada berapa kilo meter jaraknya dari sini kesana''?.
''Tiga kilo Tuan''.
''Kita lewat sana saja''.
''Tapi Tuan''!.kalau lewat sana kita harus masuk melalui tembok depan dan disana Jeje bilang ada banyak penjaga dan juga jebakan Tuan''.
''Sial''.aku tampa sadar mengumpat dengan tangan yang mengepal kuat.
''Kita kewat depan Saja Jona''.
''What''?.kau gila Tuan''?.
''Pertanyaan bodoh,aku lebih baik mati setelah berperang lebih terlihat keren.dari pada mati karna kelelahan''.kesalnku sambil melangkah kembali memasuki mobil.
''Gila kita bisa mati''.gerutu Jona sama sekali tak kuindahkan,aku tau lah nanti apa yang akan aku lakukan,mobil aku lajukan terlebih dahulu, kali ini bukan Jona yang menyetir tapi diriku aku malas membiarkan dirinya menyetir laki-laki itu akan sangat cerewet nanti.
''Mana tropong Jona''?.kuulurkan tangan pada Jona saat aku sudah dekat dengan markas Baskoro.
''Ini Tuan''.kuraih benda bulat itu dari tangan anak buahku.
Mataku mentipit saat kulihat banyaknya anak buah Baskoro yang bertebaran dimana-mana''Sial''??.
''Ada apa Tuan''?.
''Tak apa ayo maju''.
''Tapi Tuan''?.
''Ah''. kau ini brisik sekali''.larangan Jona sama sekali tak kuindahkan,mobil tetap kulajukan dengan kecepatan sedang.
''Kita berhenti disini Jona, dari sini kita akan merayap melalui hutan yang tak jauh dari jalan besar.
Rumah Baskoro kebetulan ada ditengah-tengah hutan jadi sangat gampang bagiku untuk menyelinap masuk.
Kali ini aku tak akan menyerang secara brutal seperti kemaren,aku dan anak buahku akan menyerang dengan cara diam-diam.
Mengingat sekarang anak buah Baskoro begitu banyak,entah dari mana laki-laki tua itu dapatkan''?.entah dia bekerja sama dengan orang lain yang mungkin juga tidak menyukaiku.
Entah lah semua ini masih membuat kepalaku pusing dan binggung.
''Kita bagi menjadi tiga kelompok''.
''Baik tuan''.
''Kau Jona ikut denganku,kau botak bawa sebagian anak buahku dan kau Gondrong bawa sebagian lagi''.
''Baik Bos''.akhirnya kami melangkah dengan kelompok masing-masing aku menyerang bagian timur,botak bagian barat dan Gondrong bagian depan markas.
''Kali ini habis kau Baskoro,aku yakin jika sekarang kau lah dalangnya dari semuanya mengingat persiapamu yang begitu matang,tak mungkin jika kau tak mempersiapkan peperangan sistem keamananmu seketat ini''?.aku terus bergumam pelan sambil melangkah dengan cara mengendap mendekati tembok.
__ADS_1
''Aku akan naik duluan Jona,tolong lindungi aku''.ucapku yang sudah mulai menapaki kakiku didinding tembok.
''Baik Tuan''.
''Siap-siap''.pinta Jona pada seluruh rekannya yang hanya menganguk patuh.
''Hati-hati Tuan''.
''Ck''.kau ini aku bukan bocah Jona''.
''Iya aku tau,aku takutnya nanti kau malah nyangkut dikawat runcing yang ada diujung sana''.
''Ah''. kau brisik sekali Jona,diamlah''.pintaku pada laki-laki bodoh yang terus saja mengoceh itu.
''Hap''.kini aku sudah ada didalam lorong markas Baskoro,dari jarak tiga meter bisa kulihat banyaknya anak buah Baskoro yang berlalu lalang dengan senjata laras panjang dipundak mereka masing-masing.
''Sial''.jika diriku salah strategi aku bisa mati jadi kucing goreng disini''.
Kakiku melangkah diikuti sebagian anak buahku,sebagian lagi aku suruh diam disana terlebih dahulu,jika kami keluar berbondong-bondong maka akan cepat ketahuan.
''Tak''.
Batu yang kuambil didepan tadi kugunakan untuk mematikan lampu-lanpu yang kami lewati.
''Eh kenapa lampu disini pada mati''?.empat orang penjaga kini melangkah mendekati kami.
''Hap''.aku dengan cepat melompat diikuti Jona dan dua anak buahku yang lainnya.
''Aaarrrggg''.
''Mati kau''.gumamku saat belati ini kutusukkan tepat dilehernya.
''Tak''.
''Bagai mana''?.
''Selesai Bos''.
''Aman Tuan''.anak buahku mengacungkan jempolnya setelah keempat penjaga itu mati. ada yang lehernya patah,ada yang dicekik ada juga yang kepalanya pecah.
''Ayo jalan''.Kami kembali melangkah memasuki markas.
''Dor''.
''Ah sial''?.sepertinya anak buahku yang lain sudah ada yang ketahuan
''Serang''.pintaku hinga terjadi baku tembak dimana-mana.
''Ah''.aku punya granet mati kalian semua''.
Kubidik musuh yang kini datang dari arah markas.
''Blaaaarrr''.
''Mati kalian semua''.sudut bibirku tertarik saat kulihat banyaknya anak buah Baskoro yang berhamburan dan mati dengan keadaan tubuh yang mengenaskan.
''Ayo habisi mereka''.kembali kami menyerang dengan membabi buta.
__ADS_1
Aku tak akan menghadapi musih klas tri ini, kakiku melangkah menuju rungan atas.
''Dor''.
''Aarrgggg''.siapa saja yang menghalangi jalanku akan kuhadiahi timah panas kesayanganku.
''Baskoro keluar kau tua bangka busuk''.pintaku yang berdiri tepat didepan kamar yang menurutku itu adalah kamar laki-laki tua busuk itu.
''Kau ingin main-main denganku''?.kali ini akan kugunakan senjata M -16 kesayanganku
untuk menghancurkan kunci kamar situa bangka ini.
Hanya butuh satu kali bidik kunci kamar itu kini sudah rusak parah.
''Bruk''.
''Kutendang pintu kamar dan aku langsung melangkah masuk kedalamnya.
''Dor''.
''Dor''.
''Dor''.
Tiga kali tembakan mampu membuat satu orang laki-laki dan satu orang wanita yang sedang memadu kasih itu mati bersimbah darah.
Menjijikkan.
''Kemana kau Baskoro''?.kesalku dengan suara melengking tinggi.
Kemana laki-laki peot itu''?. kenapa tak ada sama sekali''?.aku bahkan berputar kesana kemari,bahkan diriku sampai menerobos banyaknya anak buah Baskoro dan anak buahku yang kini masih adu senjata,meskipun kulihat sebagian anak buah Baskoro sudah tewas tak bernyawa.
''Kemana dia kurang ajar''.kesalku yang kini sudah melangkah menuju belakang markas.
''Bos''.
''Siapa kau''?.
''Saya Jeje Bos''.
''Oh kau, ada apa''?. kenapa kau disini''?.tanyaku yang melihat tlik sandiku kini berdiri didalam gelap.
''Begini Bos,Baskoro lari lewat jalan belakang, Bos bisa mengejarnya lewat jalur utara,aku akan menemanimu Bos''.
''Baik ayo jalan''.aku dan Jeje melangkah menuju belakang markas.
''Sial laki-laki ini menyusahkan, sudah tua bukannya insaf malah jadi penjahat kurang ajar''.gerutuku disepanjang perjalanan.
Aku jelas kesal mengingat jalan yang kulalui begitu sulit karna dipenuhi semak belukar dan banyaknya duri,entah dari pohon apa''?. yang jelas banyak sekali duri yang nyengkut dijaket dan celana bahan yang kukenakan.
''****** Baskoro peot mati saja kau,hidup kau hanya menyusahkanku saja''.aku terus mengumpat hingga membuat Jeje mungkin lelah mendengarkanku terus saja bercelotah seperti Beo.
''Tuan sepertinya disana ada orang''.
πΉπΉπΉπΉ
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
__ADS_1
Maaf masih banyak Typo.πππ
Tbc.