
MOHON DUKUNGANNYA๐๐๐
โค๏ธSELAMAT MEMBACAโค๏ธ
Hari berganti hari,bulan berganti bulan. kini kepergian Zoya sudah genap satu tahun.bahkan sampai sekarang Nik selalu mencari keberadaan mereka, namun lagi-lagi iya sama sekali tidak menemukan Zoya begitu juga dengan putranya.
Bahkan kini Nik juga sudah berhasil mengambil alih perusahaan kedua orang tuan Zoya sesuai janjinya.
Kini Nik hanya bisa menangisi kesalahannya sendiri. laki-laki itu hanya menghabiskan waktunya dengan meminum minuman beralkohol.
Senyum yang telah hilang sejak dirinya kecil kini semakin menghilang. seorang Nik hanya bisa menangis dalam kesendirian .berkali-kali bahkan beribu-ribu kali dia menyesali semunya.hampir setiap saat Nik merutuki kebodohannya karna selalu menolak kehadiran putranya sendiri,padahal sudah jelas hatinya selalu menginginkan darah dagingnya itu. namun karna trauma sialan itu selalu saja menghantui dirinya.
Hingga iya selalu menolak akan hatinya yang lain.Hati yang selalu mengiginkan Zoya dan putranya, hati yang mengiginkan keluarga yang utuh, namun trauma dan dendam membuatnya selalu menepis semua itu. kini hanya penyesalan yang bisa iya nikmati, kesedihan didalam kesendirian. tidak ada lagi kebahagiaan, bahkan kini Nik seolah menutup dirinya dari wanita lain.
Nik kini menjadi laki-laki yang semakin sulit untuk didekati.wajah yang datar mulut yang pedas, bahkan hati yang angkuh,selalu mau menang sendiri.
Hanya satu yang iya inginkan sekarang. Zoya dan putranya.hanya itu yang iya inginkan, meskipun mungkin tak ada lagi kesempatan mereka untuk bersama, tapi paling tidak berikan Nik kesempatan untuk meminta maaf.
Seorang Nikholas bahkan sudah mengubah sertifikat hartanya atas nama sang putra.
Ya Nik tau nama putranya dari Jona.karna Jona yang tau segalanya tentang putranya.karna mulai dari hamil,melahirkan. bahkan sampai membeli kebutuh Niel. Jona yang melakukannya,itu semua karna Jona merasa tak tega melihat penderitaan Zoya dan juga Niel.
''Niel''.Lirih Nik sambil mengusap air matanya yang lagi dan lagi menetes. entah yang keberapa ribu kalinya Nik menangisi penyesalannya sendiri.
''Maafkan Papa nak''?. lirihnya sudah mulai terusak.
Hatinya bagai diremas kala mengingat saat pertama kali mereka bertemu dan saat itu juga lah Nik menolak keras putranya. bahkan Nik sempat memarahi putranya itu hinga membuat Niel ketakutan.
Hal itu juga lah yang selalu membuat hari-harinya duhantui rasa penyensalan yang teramat dalam.
__ADS_1
''Tuan''.tepukan lembut dipundak membuat Nik dengan cepat menghapus air matanya, kemudian memutar kursi kebesarannya menghadap kedepan kembali.
''Kau menangis ''?.
''Ck". siapa bilang aku menangis"?.. aku hanya kelilipan''.Nik tetap lah Nik. do'i tidak akan mau mengakui kelemahannya sendiri.
''Mau apa kau kesini''?.bertanya tampa menatap Jona yang kini sedang berdecak kesal padanya.
''Aku hanya mau mengingatkan mu, bahwa sekarang kita akan berangkat kekota malang''.
''Hem baiklah''.tujuan Nik mau melakukan perjalanan bisnis diluar kota,hanya satu. iya selalu berharap bisa bertemu dengan apa yang iya cari selama ini.
''Ayo''.
Nik langsung berdiri dan melangkah keluar dari ruagan diikuti Jona dari belakang.
Pagi yang cerah. diiringi hingar bingar mobil yang berlalu lalang diarea perkotaan.bahkan Nik dan Jona beberapa kali berhenti di rest Area untuk mengistirahatkan tubuh dan juga untuk makan siang.
Perjalanan yang cukup jauh, hinga memakan waktu sepulih jam lebih, membuat mereka butuh istirahat.bahkan Jona membawa satu orang supir agar bisa bergantian menyetir.
Sebenarnya mereka bisa saja mengunakan pesawat.namun kembali lagi Nik yang mengiginkan ini semua, laki-laki itu berharap dengan melakukan peerjalanan mengunakan mobil dirinya akan menemukan keajaiban untuk bisa bertemu putranya dan juga Zoya.
Tepat pukul setengah delapan malam.akhirnya mereka sampai kekota malang.sebenarnya mereka bisa sampai pukul setengah tujuh. namun mengingat mereka yang sering berhenti membuat perjalanan yang harusnya memakan waktu sepuluh jam tiga puluh sembilan menit, menjadi sebelas jam tiga puluh sembilan menit.
''Ayo Tuan''.Jona langsung membukakan pintu mobil saat mereka sudah sampai didepan hotel.
Perlahan kaki Nik melangkah menuruni mobil, bahkan kepala laki-laki itu melihat kekiri dan kekanan.
Suasana sejuk dan asri langsung menyapa saluran pernafasan dan juga tubuh mereka.
__ADS_1
Nik langsung melangkahkan kakinya memasuki hotel.sementara Jona sedang memesan kamar untuk mereka bertiga.
''Mari tuan".Jona langsung menuntun Bosnya itu menuju kamar Hotel yang telah iya pesan.
Nik hanya mengikuti kemana Jona membawa dirinya.
Tubuhnya yang lelah, pikirannya yang kalut. mampu membuatnya engan bersuara.
''Apa tuan ingin makan malam dulu''?.tanya Jona saat sampai disepan pintu kamar.
''Tidak. kau pesankan saja aku makanan dan minta pelayan untuk mengantarkannya disini''.
''Baik lah tuan. saya permisi dulu''.
''Hem''.setelahnya Nik langsung melangkah memasuki kamar.
''Semoga disini aku bisa mendapatkan keajaiban''?.lirihnya sambil menatap sendu kearah tempat tidur yang kosong.
๐น๐น๐น๐น๐น
Mohon maaf masih banyak typo.๐๐๐
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen makasih.
Yuk mampir dikarya baru outhor.๐๐๐
Tbc.
__ADS_1