Dendam Berujung Penyesalan

Dendam Berujung Penyesalan
par 83


__ADS_3

''Zo kau dimana sayang''?.Nik melangkah dengan pelan dan hati-hati saat memasuki rumah panggung yang lumayan luas.


''Bruk'''


Nik mulai menendang setiap pintu yang tertutup yang ada disana.


''Dor''.


Satu tembakan iya arahkan pada seseorang yang hampir saja melukai dirinya.


Sementara ditempat lain.


''Ayo buruan, gue ngak mau mati disini ya''?.desis seseorang yang kini sedang melangkahkan kakinya dikegelapan malam menuju semak belukar.


Langkahnya tertatih-tatih dan lelah.


Suara srigala,dan hewan melata lainya menanmbah kesan seram dan mengerikan.


Suara tembakan kini sudah tak lagi terdengar, itu semua karna mereka telah sangat jauh masuk kedalam hutan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara Nik.


Kini laki-laki itu telah berhasil mendobrak semua pintu.


Bahkan Nik juga membuka semua kamar mandi.mata laki-laki itu menyipit saat melihat sesuatu yang iya kenal.


''Bukankah ini pakaian yang dipakai Zoya saat dirinya diculik''?.gumam laki-laki itu saat melihat setelan rumah sakit yang teronggok dilantai.


''aaarrrggg''.sial''.apa mungkin mereka telah meniduri istriku''?.


''Ngak mungkin ini semua tidak mungkin''. ini semua tidak mungkin''.lagi-lagi laki-laki yang satu ini berbicara sendiri, dijawab sendiri.


Kepalanya mengeleng-geleng seperti orang yang sedang bloon.


''Plak''.


''Mati kau''?.


''Eh Tuan ini Aku''.Jona langsung menunduk saat Nik dengan spontan menodongkan pistol tepat dikeningnya.


''Ck''.kau ini sudah kayak jelangkung''.celetuk Nik membuat Jona nyengir tampa perlawanan.


''Bagai mana Tuan''?.


''Jona kau ingat ini pakaian siapa''?.


"kumat lagi gilanya, manaku tau itu baju siapa"?..batin Jona menatap Nik heran.


"Ck".bicara langsung saja Jona, jangan mengomel begitu"?.


"Iya Tuan maaf".saya tidak tau Tuan itu pakaian siapa"?.


"Apa kau lupa jika saat Zoya diculik dirinya sedang dirawat dirumah sakit"?.


"Hah"?.apa itu artinya ini pakaian Nona Zoya"?.tanya Jona dengan wajah terkejut.


"Kemungkinnan iya".


"What"?.jika memang benar sudah bisa kupastikan, Nona Zoya sudah ditiduri laki-laki lain".

__ADS_1


''Plak''.


Satu tanparan mendarat indah dipipi tampan Jona, membuat laki-laki itu melongok dan kesakitan.


''Brani kau bicara seperti itu lagi habis kau Jona''.sentak Nik dengan wajah memerah.laki-laki itu benar-benar kesal dengan Jona sekarang.


Sementara Jona kini malah terkekeh santai kemudian bersuara.


''Kau ini lucu Tuan''!!.kau bisa meniduri wanita lain sesukamu, tapi giliran istrimu sendiri yang disentuh laki-laki lain kau seperti singa yang kebakaran jengot''.ucap Jona masih terus terkekeh.


''Banyak bacot kau Jona''.kesal Nik yang kini mulai melangkah keluar dari kamar.


''Bukan banyak bacot Tuan, tapi ini kenyataan. apa kau lupa dengan kata hukum karma''.


''Brak''.


''Kau bisa diam tidak''?.kesal Nik,bahkan laki-laki itu langsung menghantam tembok hingga kepalan tangannya berdarah.


''Kabur''.


Setan memang Jona, laki-laki itu kini malah ngacir keluar duluan dari kamar saat melihat wajah Nik yang siap melahap dirinya hidup-hidup.


''Aaarrrggg''.


''Brak''.


''Pyar''.


''Duk''.


''Tang''.


Nik langsung membanting,menendang. bahkan melempar semua yang ada didepannya.kali ini emosinya benar-benar meluap.


Puas menghancurkan semua barang yang ada,Nik dengan cepat melangkah keluar sambil mengusap wajahnya kasar.


Mata laki-laki itu kini bahkan sudah mengembun dan siap menetes hanya dengan sekali kedipan.


''Apa kalian menemukan sesuatu''?.tanya Nik setelah bertemu dengan Botak dan Gondrong yang sudah menunggu dirinya dianak tangga.


''Tadi saya sempat bertanya dengan seorang anak buah mereka yang maish hudup''.


''Apa yang dia katakan''?.


''Dia bilang,nona Zoya pernah dibawa kesini dan sudah dari sebulan yang lalu istri Tuan dijual dirumah pelacuran''.jelas laki-laki itu takut-takut.


''Aaaarrr''.mati kalian semua''.kesal Nik sambil mengepalkan jemarinya dan menembakkan peluru kesembarang arah.


Mata laki-laki itu memerah penuh dengan aura membunuh.


''Tuan ayo kita pergi sekarang''.Jona dengan cepat menenengkan bosnya itu,agar laki-laki yang kini diliputi emosi itu lebih sedikit tenang.


Namun bukannya tenang Nik malah semakin mengila dan beringas.


''Tuan''?.laki-laki yang awalnya disekap Nik itu datang sambil berlari tergopoh-gopoh.


''Ada apa''?.tanya Jona cepat.dirinya takut Nik semakin setres dan gila.bisa habis mereka nanti.


''Tolng bantu saya mencari keluarga saya Tuan''?.pinta laki-laki bernama Jeje itu dengan penuh harap.


''Apa kau tau tempatnya''?.bukankah sedari tadi kita sudah berkeliling, tapi tetap tak menemukan apa-apa''?.

__ADS_1


''Kumohon tuan,aku yakin ditempat ini ada ruangan rahasianya''.pinta laki-laki muda itu lagi dengan wajah memelas.


''Kau katakan pada dia''.pinta Jona sambil menunjuk Nik dengan gerakan bibirnya.


''Maaf Tuan saya tak berani''.lirih laki-laki itu menjawab dengan mata menatap takut Nik.


''Hem pengecut.buang saja burungmu''.celetuk Jona membuat laki-laki itu otomatis menutup burungnya dan bergidik.


Setelah mengatakan itu semua Jona dengan cepat melangkah mendekati Nik yang mengamuk,menghancurkan semua yang ada dan sesekali laki-laki itu mengumpat dan mengeram penuh emosi.


Terlihat Jona berbisik dengan Nik, sehingga laki-laki itu langsung berhenti mengamuk dan bisa sedikit lebih tenang.


Entah apa yang Jona bisikkan sehingga singga buntung itu bisa tenang.


''Ayo''.pinta Nik yang langsung diikuti anak buahnya dan juga Jeje.


''Srek''.


Saat Nik dan yang lainnya melangkah menyusuri markas musuhnya terdengar suara dedaunan seperti diinjak.


''Dor''.


''Aaarrgg''.


Nik yang mendengar ada seseorang disemak belukar dengan cepat membidikkan senjata miliknya kearah sana, sehingga mengakibatkan seseorang yang ada disana menjerit sakit.


''Lihat disana''.pinta Nik yang langsung dilaksanakan anak buahnya.


''Bos ada orang''.panggil anak buah Nik yang ada disemak belukar yang gelap gulita.


Nik dan yang lainnya dengan cepat melangkah mendekati seseorang yang ada disana.


''Bawa dia kemari''.pinta Nik yang langsung dituruti anak buahnya.


Terlihat kini kedua anak buah Nik memapah seseorang yang kini sedang menunduk dengan kaki yang terus meneteskan darah akibat timah panas yang kini bersarang dikakinya.


''Siapa kau''?.tanya Nik pada manusia yang ada didepannya.


''Ampun Tuan izinkan saya pergi''?.lirihnya dengan tubuh bergetar menahan sakit sekaligus takut


''Deg''.


''Sebentar''.pinta Jeje sambil melangkah,jemarinya mengangkat dagu seseorang yang mengunakan pakaian laki-laki serta gasebo yang ada didepannya.


''Coba bicara sekali lagi''?.pinta Jeje membuat seseorang yang ada didepan mereka mendongak.


''Mas''.pangil seseorang itu sambil mencoba melepaskan pegengan anak buah Nik.


''Aida''.kamu kah''?.


''Iya Mas, ini Aida''.tolong Mas Aida takut''.lirih wanita itu dengan tubuh bergetar.


''Kau mengenalnya''?.tanya Nik sambil menatap Jeje tajam.


''Saya''?..


🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2