Dendam Berujung Penyesalan

Dendam Berujung Penyesalan
par9


__ADS_3

"Tolong-tolong jangan mendekat".jerit lirih Rara terus melangkah mundur.


Namun Jona semakin mendekat kepadanya, karna kini laki-laki itu benar-benar dikuasai nafsu.


"Tolonglah bekerja sama.jika tidak sudah bisa ku pastikan kau akan menjadi santapan empuk para penjaga disini,apa kau sudah siap melayani nafsu para laki-laki yang ada disini"?


"Mereka sangat ramai. aku yakin kau bisa mati jika melayani nafsu mereka.ayo lah. setelah ini aku janji akan bertanggung jawab pada mu,tapi tolong beri aku waktu untuk meminta izin kepada Bos".


Rara terdiam, akan-kah dirinya akan berakhir disini''?..menyerahkan kesuciannya dengan laki-laki yang baru saja iya kenal"?..bahkan laki-laki didepannya ini beberapa saat yang lalu baru saja mencambuknya.


Tapi jika iya menolak sudah bisa dipastikan hidupnya akan berakhir taragis disini.akhirnya dengan berat hati Rara membiarkan Jona yang kini sudah mengendus ceruk lehernya dengan rakus.


Bahkan kini tangan laki-laki itu sudah mulai menari-nari disetiap lekuk tubuhnya.


"Aahh".******* tidak tau malu keluar dari mulut Rara tampa bisa ditahan.membuat Jona outo semakin menggila.


Entah kapan semuanya terjadi hinga kini mereka sudah sama-sama polos.

__ADS_1


"Apa kau sudah siap".


Rara tak menjawab wanita itu hanya menutup matanya.apa yang bisa iya katakan''?.. walaupun iya mengatakan tidak,namun ini semua sudah pasti akan terjadi.


"Tenanglah,jangan tegang. aku akan melakukannya dengan lembut".lirih Jona dengan suara berat sambil terus memberikan ransangan pada wanita yang sekarang ada dibawah kendalinya.


"Aw..sakit".jerit Rara terhenti saat sapuan lembut bibir Jona membuat rasa sakit yang tadinya sangat luar biasa kini beransur-ansur. berkurang.


"Ah...ternyata sangat nikmat".rancau Jona setelah doi mulai bergerak.


Begitu juga dengan Rara,wanita itu sekarang menikmati permainan yang Jana berikan.awalnya memang sakit,namun lama kelamaan semuanya berubah menjadi nikmat yang teramat luar biasa.hinga Rara ikut mendesah dan menikmati permainan laki-laki yang kini masih menguasai tubuhnya.


"Mandi lah,igat kau jangan kemana-mana. apa lagi punya niat untuk kabur atau kau akan dalam bahaya,begitu juga dengan aku.Bos akan marah besar jika tau aku tidak menjalankan perintahnya".Jona berbicara sambil membantu Rara untuk kekamar mandi.


Entahlah saat ini Rara harus bahagia atau sedih.laki-laki yang ada didepannya sangat tampan.meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa Nik jauh lebih tampan.namun saat melihat keberingasan laki-laki itu membuatnya bergidik dan takut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Dikamar lain.


Setelah kepergian Nik,Zoya mulai mengerjapkan matanya wanita itu baru saja sadar dari pingsannya.


"Kemana dia"?.lirih Zoya sambil menoleh kekiri dan kekanan.namun nihil Nik sudah tidak ada disana.


Sementara Nik setelah selesai dengan urusannya dengan Zoya beberapa saat yang lalu. kini laki-laki itu kembali menjalani perannya menjadi laki-laki culun.itu iya lakukan hanya untuk mengecoh lawan dan mencari tau dimana keberadaan pembunuh kedua orang tuanya.


''Eh..lu dari mana aja To''?.tanya teman satu kos Nik sambil menatap laki-laki itu heran, karna Nik sering menghilang tanpa kabar.


''Ngak ada cari agin''. jawabnya singkat terkesan dingin.kemudian melangkah masuk kedalam kamar Kos-kosan.


''Gue harus secepatnya mendapatkan pelaku yang sebenarnya.lelah juga mengenakan kaca mata sialan ini".umpatnya sambil melempar kaca mata tebal yang selalu iya kenakan.


🌹🌹🌹🌹


Jangan lupa like hadiah vote and komen makasih

__ADS_1


Bay...bay...😍😍😍


Tbc.


__ADS_2