
Selamat membaca.
''Zoya kau kenapa''?.
''Ayo kebelakang, kau ini kenapa''?.lagi-lagi Rey bertanya.kedua tangannya menarik kedua sisi bahu Zoya untuk dibawa kebelakang.
Manik mata Nik langsung tertuju pada kedua tangan laki-laki yang kini sedang ingin membawa Zoya untuk pergi.
Namun Zoya tak bergeming tubuhnya lemas bagaikan tak bertulang, persendiannya kaku sulit untuk digerakkan.
''Zo ayo''.
''Lepaskan tanganmu bajingan''.
Sontak semua yanga ada disana menoleh saat mendengar suara mengelegar seorang Nikholas memenuhi sisi Cafe.
Bahkan Ana yang sedang sibuk dibelakang langsung berlari dengan tergopoh-gopoh saat telinganya menagkap suara yang tak asing baginya.
Tubuhnya ikut terpaku ditempat bahkan kini tubuhnya bergetar takut.
''Mbak Ana kenapa''?.Ana tak bergeming.
''Tolong-tolong''. bawa Zoya pergi dari sini kumohon''.lirih Ana dengan nada bergetar.untuk saat ini keselamatan Niel dan Zoya adalah yang terpenting baginya,tak apa jika dirinya akan berakhir disini,namun Niel masih panjang perjalanannya begitu juga dengan Zoya, tampa Zoya Niel akan terpuruk dan hancur. Ana tak mau nasip Niel sama seperti nasipnya dan Zoya, hidup luntang lantung tampa kasih sayang keluarga.
''Iya Mbak,tapi Mbaknya duduk dulu''.
''Jangan-jangan perdulikan saya, tolong-tolong bawa Zoya pergi sejauh mungkin.hindari dia dari laki-laki yang ada didepannya''.
''Cepat''.
Akhirnya pelayan itu menurut saja apa yang Ana ucapkan.
Namun saat memdekat malah dirinya juga ikut terpaku diam tak bergeming.
''Oh shitt''.Ana mengumpat kemudian mengumpulkan sekuat tenaganya agar iya bisa melangkah menyelamatkan Zoya dan Niel.dengan tubuh bergetar Ana mencoba melangkah dirinya masih ingat bagai mana mengerikannya seorang Nikholas.
*****
__ADS_1
Sementara didalam cafa.
''Lepaskan tanganmu bajingan''.serkas Nik dengan wajah memerah menahan emosi.
''What is your problem''?.tanya Kei dengan tatapan binggung.
''Bruk''.
Zoya langsung terduduk tepat ditempatnya berdiri,kemudian iya merangkat mendekati Kaki Nik.
''Tuan kumohon bebaskan kami biarkan kami hidup Tuan''.tubuh wanita itu bahkan kini sudah bergetar.
Sementara Kei menatap keduanya dengan penuh tanda tanya.
''Ayo menyinkirlah biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka,jika nanti kita melihat yang mencurigakan baru bertindak''.Aldi yang baru saja sampai langsung membawa Kei untuk mundur .
Lebih tepatnya Aldi ditelfon ayah Kei agar Aldi membawa Kei pergi supaya tidak punya urusan dengan rekan bisnisnya yang mengerikannya itu.
''Tapi Al''.tanya Kei sambil menatap Aldi heran,bukankah Aldi menyukai Zoya, lalu kenapa laki-laki itu dengan mudahnya meminta dirinya untuk membiarkan Zoya diperlakukan bak budak sahaya seperti ini''?.
''Zo''.
''Tuan izinkan saya pergi tuan,kumohon kasihani lah saya ''?.Zoya sama sekali tak beranjak iya terus berlimpuh dibawah Nik tampa berani menyentuh kedua kaki laki-laki kejam itu.
Sementara Nik yang melihat itu semua matanya kini sudah mulai berkaca-kaca, berusah payah iya menahan agar air matanya agar tidak menetes,namun gagal.iya menangis sekarang,didepan orang banyak.
Memalukan. seorang mantan bos mafia menangis didepan umum.Nik mengumpat kebodohannya dalam hati,kenapa iya bisa menangis''?.
Nik terus saja berdiri mematung iya juga tak tau harus melakukan apa''?
''Zoya ayo pergi dari sini, dia tak akan mau mengampuni kita, kau tau bagai mana kejamnya orang ini''?.Ana yang sudah berhasil mendekati Zoya langsung membantu wanita itu untuk berdiri.namun Zoya menolak.dirinya masih mencoba untuk meminta pengampunan.membuat Ana dengan terpaksa berbisik untuk membawa sahabatnya itu kabur dari hadapan laki-laki kejam seperti Nik.
Zoya tak bergeming iya tatap bersujut dengan linagan air mata.
''Bunda''.Niel yang baru saja pulang dari sekolah langsung berlari memeluk sang Bunda.
''Bunda kenapa duduk disini''?..ayo berdiri''.tampa melihat wajah Nik Niel langsung berlari mendekati sang Bunda yang kini sedang manangis.
__ADS_1
Zoya langsung memeluk putranya kemudian kembali bersuara.
''Jika tuan tak bisa memgampuni saya, saya mohon dengan segalan kerendahan hati tuan, ampuni lah putra saya Tuan''.mendengar ucapan Bundanya perlahan Niel mangangak kepalanya.
Seketika itu juga mata bocah lima tahun itu langsung membulat kemudian bersuara.
''Bunda itu Om yang jahat kemaren bukan''?.. ayo kita pergi Bunda,Niel sudah tidak takut lagi padanya Niel sudah besar Bunda. Niel bisa melindungi Bunda''.bocah kecil itu mencoba membantu Bundanya untuk berdiri namun lagi-lagi tubuh Zoya hanya mampu terpaku diatas lantai Cafe.
''Sayang''!!!kata yang pertama yang keluar dari bibir Nik mampu membuat Zoya dan juga Ana mencoba menajamkan pendengaran mereka.
''Maafkan Papa Nak''?.Niel terlihat semakin binggung dengan apa yang dibicarakan laki-laki didepannya.
''Maaf Om Papa Niel yang disana, namanya Papa Kei''Niel langsung menunjuk Kei yang kini sedang melambaikan tangan padanya.
Rahang Nik langsung mengeras. pikirannya menjadi berkecamuk. mungkinkan sekarang Zoya sudah menikah''?jika benar itu kenyataannya''!!! maka dirinya harus apa sekarang''?..mengambil putranya''!!! ya Nik akan mengambil putranya dari Zoya,apa pun caranya,hinga akhirnya Zoya juga akan ikut dirinya begitu pikir Nik.
''Zoya tolong bawa Niel ikut bersama ku sebenatar, kau percaya lah, aku tak akan melukaimu atau pun putra kita''.
Putra kita''?.ucapan Nik yang mengatakan putra kita mempu membuat Zoya mengulangi semua kata-katanya itu dalam hatinya.
Namun percayalah, Zoya sama sekali tidak percaya akan hal itu.kekejaman dan bagai mana perlakuan Nik pada mereka masih bisa Zoya ingat dengan baik.
''Zo kumohon beri aku satu kesempatan lagi''!!!
πΉπΉπΉπΉπΉ
Akankah Zoya memberikan Nik kesempatan lagi''?.yuk simak par selanjutnya.
...Mohon dukungannya like vote hariah and komen....
...Makasih...
Yuk mampir dinovel outhor yang lain.πππ
Tbc.
__ADS_1