Dendam Berujung Penyesalan

Dendam Berujung Penyesalan
par68


__ADS_3

''Niel''.perdebatan antara Jona dan Kei kini terputus karna Niel sudah keluar dari ruangan IGD dan didorong menuju ruangan perawatan.


''Papa''.


''Iya sayang ini Papa''.


Heran sudah pasti. bahkan seluruh keluarga Zoya yang ada disana menatap Nik dengan penuh tanda tanya''!!..


"Nanti saya jelaskan".jawab Nik sambil melangkah pergi mengikuti brangkar yang membawa putranya.


Bohong kalau dirinya tidak meneruh curuga pada Kei karna Kei adalah orang asing baginya.ada banyak alasan Kei melakukan itu semua.


Pertama karna Kei menyukai istrinya,


Kedua karna Kei mungkin tidak menyukainya dan mungkin Kei sudah terlalu nyaman dengan istri dan juga putranya.


Namun kembali lagi Nik bukan orang yang mudah gegabah dalam semua hal,dirinya akan tetap tenang agar tidak menimbulkan kecurigaan lawan.


"Papa Niel rindu Papa".entah kenapa mendengar kata rindu yang diucapkan putranya mampu membuat hati seorang ayah terluka.padahal tidak seharusnya dirinya terluka atau pun tersinggung, karna pada kenyataannya mungkin Niel lebih lama mengenal Kei dari pada dirinya.


Namun kembali lagi dirinya hanya manusia biasa yang bisa terluka saat melihat putranya lebih mengiba dan mendamba penuh rindu saat melihat Kei,apa lagi darah Kei kini mengalir ditubuh putranya, itu semua menambah ikatan diantara keduanya.


"Sayang sudah makan belum"?.kini Kei duduk dikursi tepat disebelah Niel yang sedang berbaring lemah.


"Belum Pa,Niel masih nungguin Bunda".


"Bunda".Kei menoleh kesamping tepatnya melihat kearah Nik yang kini berdiri disamping putranya.


"Sayang kan tadi Opa sudah bilang, Bunda lagi dirumah Opa istirahat. nanti kalau Niel sudah sembuh Bunda akan datang menemui Niel".Nik yang menjawab pertanyaan putranya saat melihat wajah binggung Kei.


"Janji Ya Pa"?.


"Iya sayang, sekarang makan dulu ya"?.Kei langsung meraih mangkuk bubur yang sudah disiapkan parawat.


Nik yang melihat perlakuan Kei pada putranya hanya diam mematung. entah kenapa dia merasa perhatian Kei pada putranya sungguh berlebihan.

__ADS_1


Namun kembali lagi,untuk saat ini dirinya akan diam,itu semua Nik lakukan karna tidak ingin menuduh sembarangan. apa lagi Kei sangat berjasa dalam kesembuhan putranya.


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


Ditempat lain.


"Bagai mana apa kau puas sekarang sayang"?.


"Puas dong sayang".seorang laki-laki paruh baya kini sedang duduk diatas tempat tidur sambil memangku seorang wanita muda yang lebih pantas menjadi putrinya.


''Aku mengiginkanmu''.


"Andai gue tidak membutuhkan bantuan lho situa bangka"!!. ogah banget melayani nafsu bejat laki-laki tua kayak lho".batinya sambil melakukan tugasnya dengan benar.yaitu melayani nafsu laki-laki yang lebih pantas iya panggil Ayah.


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


Ditempat lain


"Aaarrggg".rintihan kecil keluar dari bibir Zoya saat sebuah tangan menarik dirinya untuk keluar kamar.


"Lho tidak perlu mengenal gue,yang perlu lho ingat,semua ini terjadi karna suami lho". karna kekejaman suami lho".lho tau"?..


"Lho siapa tolong lepaskan gue"?.


"Ha..ha..ha..melepaskan lho mimpi"!!..ayo jalan".


"Gue mau dibawa kemana"?.tanya Zoya dengan tubuh yang diseret-seret.entah kapan mereka mengikat tangan dan matanya"!!.mungkinkah saat dirinya ketiduran tadi"?.entah lah yang jelas saat ini mata dan tangannya diikat sehingga dirinya tidak bisa melihat apa pun.semuanya hanya gelap dan gelap.


"Bruk".


"Sseett".desis Zoya saat merasakan bokongnya yang sakit akibat dimasukkan kedalam mobil dengan paksa.


"Tolong gue mau dibawa kemana"?.jeritnya sudah mulai menangis sesegukan,kerna merasakan takut yang teramat kuat.


Entah kenapa iya merasa nasip buruk kini sedang mengintai dirinya,membuat dirinya semakin takut dan bergidik ngeri.

__ADS_1


Mungkin kah apa yang dikatakan wanita ini benar "?.bahwa mereka melakukan ini semua karna ingin membalaskan dendam mereka pada Nik"?.entahlah saat ini dirinya benar-benar binggung.


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


"Ayo turun".pinta wanita itu setelah mereka melakukan perjalanan beberapa saat.


"Gue mau dibawa kemana"?.tanya Zoya masih tetap duduk pada tempatnya semula.


"Ikut atau anak lho akan kami habisi"?.


"Jangan-jangan, gue mohon jangan".pinta Zoya dengan nada bergetar,sambil membuka pintu mobil dan melangkah tehuyung keluar.


"Ayo buruan.kalau lho mau anak lho selamat "!!.jangan pernah membantah apa pun yang kami perintahkan".


"Iya".lirih Zoya menjawab, kerna wanita itu kini sudah sesegukan, sambil melangkah dengan cepat. karna tangannya sudah ditarik otomatis membuatnya melangkah dengan terseok-seok.


"Ya Allah selamatkan hambamu ya allah"!!.dan hamba mohon lindungi putra hamba dimana pun dia berada".batinya berdoa untuk keselamatan dirinya dan juga sang


putra.


"Gue dibawa kemana"?.


"Brisik ayo jalan".


Tubuh Zoya semakin bergetar saat tau dirinya sekarang dibawa kemana "?.


"Tolong jangan bawa gue kesini"!!.


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


Plis dukung outhor like vote hadiah and komen makasih.


Mohon kritik dan saran yang mendukung.πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2