
Sedari tadi subuh Zoya hanya meringkuk didalam kamar. wanita itu hanya terus menangis tampa jeda.
''Niel Bunda kengen Nak''?.bertahan lah Nak,demi Bunda''.hiks..hiks..''.tak ada yang bisa dilakukan wanita itu kecuali menangis dan menangis.
๐น๐น๐น๐น๐น
''Prang''.
''Allah huakbar''!!!.Zoya langsung terjingrak kaget saat mendengarkan sesuatu yang jatuh dan pecah entah apa itu"?.
''Apa itu''?.lirihnya sambil melangkah mendekati pintu dan menempelkan telinganya didaun pintu.
โณ๏ธโณ๏ธโณ๏ธโณ๏ธ
''Apa Kakak lupa "?.Kakak ku minta untuk mendekatinya hanya untuk membalaskan dendamku, buka malah jatuh cinta benaran''.
''Prang''.
Lagi-lagi wanita yang kini sedang berdiri didepan sang Kakak memecahkan guci yang ada didekatnya.
''Kakak bisa apa "?.cinta datang tidak bisa Kakak tolok''.terdengar suara laki-laki seperti memelelas berharap sang Adik mengerti.
''Aku benci Kakak''.setelahnya suara itu sudah tidak ada lagi.Zoya pikir kedua yang mungkin Adik Kakak itu sudah pergi dari depan kamarnya.
''Siapa sebenarnya mereka''?.gumam Zoya sambil melangkah menuju jendela kamar.
''Ya Allah aku dimana sekarang"?. kenapa disini sunyi sekali''!!..lagi-lagi wanita itu hanya mampu bergumam dengan linagan air mata.
๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ
Ditempat lain
''Prang''.
''Tuan jangan seperti ini''.Jona yang selalu ada disamping Nik langsung sigap.saat melihat lagi-lagi Bosnya itu menghancurkan seluruh isi kamar.
''Aaaarrrggg''.aku harus apa Jona''?.geramnya frustasi.
''Ya harus berjuang Tuan''.celetuk Jona dengan santai.
''Berjuang bagai mana lagi Jona"!!!.. aku sudah mengobrak abrik seluruh isi kota, lalu aku harus apa lagi Jona''?.katakan padaku Jona, aku harus apa''?.
''Harus semagat Tuan, jangan seperti wanita begini "!!..dikit-dikit nangis. terus ngamuk, gancurin barang''.lagi-lagi Jona nyeletuk dengan nada mencibir.
__ADS_1
''Bruk''.
''Asem''.akibat sering bicara asal nyablak. satu buah ****** ***** yang baru saja Nik lepas saat dia baru saja selesai mandi kini malah nemplok diwajah Jona.
''Setan kau Nik''. edan''?.kesalnya sambil melempar ****** ***** Nik kesembarang arah.
''Huek..huek''.laki-laki itu ngacir keluar kamar Nik dan melangkah menuju kamarnya yang lama,untuk memuntahkan isi perutnya.
''Untung saja kau baik padaku, jika tidak sudah lama kau kuhabisi''.omelnya sambil mencuci wajahnya dengan air setelah do'i bisa mengontrol gejolak mual yang ada diperutnya.
Setelah merasa lebih baik Jona kembali melangkah menuju kamar Nik.
''Ck''.
Laki-laki itu langsung berdecak karna lagi-lagi Nik menengak minuman keras.
''Ah"!!.. terserah kau saja lah Nikholas Sanjaya aku lelah,kenapa jika ada masalah kau bukannya menyelesaikan malah''.!!!malah minum dikamar dan menghancurkan semua barang"?.terserah kau saja jangan salahkan aku jika nanti istrimu ditiduri laki-laki lain.seperti apa yang kau lakukan dulu''.
Sotak ucapan Jona membuat Nik berdiri dan mematung.apakah hukum karma itu nyata"?. lalu jika benar apa yang harus iya lakukan sekarang''??..dari segi apa pun Nik tidak akan rela jika tubuh wanitanya dijamah laki-laki lain.
''Ck''.
''Mau kemana lagi dia''?.kesal Jona saat melihat Nik melangkah keluar kamar dengan tergesa-gesa.
''Mau kemana Tuan''?.
''Hufh''.
Jona laki-laki itu hanya mampu menarik nafasnya panjang.baru saja dirinya bisa bernafas dengan lega. lah sekarang kembali lagi dirinya harus melihat Nik yang tak tentu arah.
Untung saja sekarang ada keluarga Zoya yang juga ikut membantu memperketat keamanan untuk Niel dirumah sakit. jadi dirinya bisa mengawasi Nik kemana pun laki-laki itu pergi.Nik kalau sudah seperti ini maka kelakuannya akan sulit diterima akal sehat.jiwa pisikopat laki-laki itu akan muncul dan mengila.
"Kita mau kemana "?.Jona merasa heran dan juga ketakutan karna laki-laki yang satu ini kalau sudah kalut atau pun banyak masalah Nik tidak akan membiarkan dirinya membawa mobil .malah memilih membawa mobil sendiri.kebut-kebutan dijalan seperti orang kesurupan.
"Turunkan aku Nik aku masih mau hidup".pintanya sambil bergelantungan ketakutan.
"Ssseeeettt".
"Allah huakbar".Jona langsung terpekik kaget saat mobil yang dikendarai Nik kini berhenti tepat didepan parkiran bandara.
Ya sekarang laki-laki itu ingin mencari nama Zoya siapa tau istrinya dibawa kabur keluar negri, karna hanya tempat ini lah satu-satunya tempat yang belum iya kunjungi.
Langkahnya terburu-buru dengan wajah yang memerah dan mata yang tajam.
__ADS_1
Tau sendiri laki-laki itu baru saja meminum hampir satu botol minuman memabukkan.
Hampir satu jam mereka disana mengcek penumpang yang berangkat tadi pagi,namun sama sekali tidak ada nama istrinya disana.bahkan Nik sempat mengamuk dan menodongkan senjatanya saat petugas yang ada disana menolak memberikan data penumpang bahkan rekaman CCTV.
"Aaaarrrggg".prustasi Nik sambil menjambak rambutnya penuh keputus asaan.
"Kemana mereka membawa istriku"?.gumamnya pelan dengan tetasan air mata yang berusaha iya tahan.
"Tuan ayo makan dulu,sudah sejak tadi malam tuan tidak makan".ya semenjak kejadian penembakan Niel, Nik memang belum memakan apa pun,kecuali miras.
Bahkan Jona sendiri sampai jengah dibuatnya. laki-laki itu akan mau makan setelah Jona
mengancam ini dan itu.sama seperti Nik masuk rumah sakit beberapa waktu lalu.
"Aku tak lapar Jona.ayo sekarang kita kerumah sakit".lirihnya lesu.
"Baik tuan".
Pasrah". hanya itu yang bisa Jona lakukan untuk manusia sekeras Nik.
โณ๏ธโณ๏ธโณ๏ธโณ๏ธ
Ditempat lain
"Krek".
Seorang laki-laki memasuki kamar yang Zoya tempati. lebih tepatnya penjara tempat penyekapan Zoya.
Perlahan laki-laki itu melangkah mendekati Zoya dan membelai lembut wajah wanita yang tertidur pulas akibat kelelahan menangis.
"Maafkan Aku"!!!..lirih laki-laki yang mengenakan torpeng itu sambil menatap Zoya lekat.
Harusnya iya membalaskan dendamnya pada wanita ini,namun siapa sangka justru rasa ingin belas dendam itu tergantikan dengan rasa ingin memiliki.
"Aku mencintaimu".ucapnya lagi sambil duduk tepat disebelah Zoya yang kini tidur dengan posisi duduk dilantai.namun kepalanya iya
sandarkan ditepi tempat tidur.
๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ
...Siapa sih tu hayo tebak"??....
...Bantu dukung author like vote hadiah and komen....
__ADS_1
...Mohon kritik dan saran yang mendukung๐๐๐๐๐...
Tbc.