Dendam Berujung Penyesalan

Dendam Berujung Penyesalan
par28


__ADS_3

''Waaahh...banyak banget Zo''.


''Iya ya alham dulillah. gue ngak nyangka bisa sebanyak ini''.awab Zoya dengan wajah berbinar. karna uang yang iya simpan selama ini cukup banyak dan mungkin cukup untuk mereka memulai usaha yang mereka rencanakan.


"Kapan rencana lho mau mencari tempat untuk kita jadikan Cafe"?.


"Lebih cepet labih baik,bagai mana kalau besok"?..


"Boleh siapa takut".


"Ya sudah siang ini kita mau makan apa''?. gue udah lapar banget"?...Zoya mengusap perutnya yang sudah mulai keroncongan.


"Gue juga, tapi karna ngak ada duit.jadi ya ditahan aja".celetuk Ana sambil tersenyum tipis.


"Lah'. lu kayak sama siapa aja,ada lu disini aja gue udah seneng banget.jangan sungkan sama gue, lho udah gue anggap saudara gue sendiri".


"Gue juga sayang sama lho,maaf ya gue udah banyak ngerepotin lho"?.


"Ngak ada yang namanya saudara itu saling merepotkan. yang ada itu saling dukung dan menyeyangi ngarti"?.


"Siap Adikku sayang".


"Ha..ha..".akhirnya kedua wanita itu kini bisa tertawa lagi dengan tenang. tanpa ada ketakutan dan bayagan kekejaman seorang Nikk.


πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯


Lalu apa kabarnya seorang Nik"?..

__ADS_1


Laki-laki itu jangan ditanya lagi''!!!.do'i masih tetap mencari siapa dalang dari pembunuhan kedua orang tuanya.


"Kenak kau".lirihnya setelah mengetahui keberadaan laki-laki yang iya percaya telah menghancurkan keluarganya.


"Malam ini siapkan penyeragan".perintahnya tegas tanpa bisa dibantah.


"Siap Bos".


"Kalian pergilah".pintanya sambil melambaikan tangan.


Setelah kepergian anak buahnya Nik tersenyum iblis sambil melangkah mendekati laci nakas yang ada disamping tempat tidur.


"Kau akan mendapatkan banyak mangsa malam ini".berbicara sambil meraih senjata api kesayangannya


Nik memasukkan beberapa peluru didalamnya kemudian memasukkan pistolnya kedalam saku jaket yang iya pakai.


Semua rombongan sudah berangkat sementara Nik mengunakan mobilnya berdua dengan salah satu anak buahnya yang sangat handal dan terlatih sama seperti Jona.


Hutan yang gelap, tampa penerang kini telah mereka lewati dan akhirnya mereka sampai ditempat yang dituju.


Awalnya anak buah Nik masuk dengan cara bersembunyi-sembunyi dan menghabisi anak buah musuh dengan cara diam-diam. namum saat satu buah tembakan tampa sengaja dilepas akhirnya kehadiran mereka diketahui musuh.kini baku tempak tak dapat dielakkan.


''Dor..dor...dor''..


''Bos mereka sudah ketahuan''.


''Ayo kita turun''.Nik dan juga orang kepercayaannya ikut turun melangkah dengan santai menuju markas musuh.

__ADS_1


''Dor...dor...dor''.


Nik penembak yang jitu, dirinya dengan mudah menghabisi lawan yang mencoba menyerangnya.bahkan laki-laki itu tau dari arah manapun musuhnya bersembunyi.


''Prok..prok...prok''..


Suara tepuk tangan dari arah belakang membuat Nik segera menoleh.sorot matanya langsung menatap laki-laki yang ada didepannya penuh dengan kebencian.bayangan-bayangan saat Mamanya diperkosa dan Papanya yang disiksa kemudian dibunuh. langsung berputar-putar dikepalanya, membuat kaki laki-laki jangkung itu melangkah mendekati laki-laki paruh baya yang bagi Nik adalah seorang iblis.


Kakinya terus melangkah tampa memperdulikan pistol yang kini sedang diacungkan tepat dijantungnya.


Sedari kecil momen seperti ini yang sangat iya harapkan. bertemu dengan laki-laki yang telah merengut kebahagiaannya, menghancurkan masa depannya,yang telah membawanya kejalan yang salah. hinga dirinya menjadi laki-laki yang tak punya hati dan belas kasih.


Kini keduanya sudah saling berhadap-hadapan.senyum sinis terus laki-laki didepannya tampilkan.namun''?.


''Dor''.


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


Lah siapa tu yang di Dor''?...


Pada penasaran yuk kasi outhor semagat.


dengan cara like vote hadiah and komen makasih.


Bay..bay...πŸ’žπŸ’žπŸ’ž


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2