
Beberapa Dokter dan perawat berlari memasuki rungan istriku saat diriku memangil mereka dan mengatakan istriku sudah siuman.
''Tuan silahkan tunggu diluar''.aku hanya menurut saja karna kesehatan istriku jauh lebih penting sekarang dibandingkan egoku.
''Papa''. mana Bunda''?.kuraih tubuh mungil putraku dan kutarik kedalam dekapan.
''Bunda didalam sayang, sabar sebentar ya''?.putraku hanya menganguk saja dengan wajah gelisahnya.
Entah apa penyebab kegelisahan putra semata wayangku ini''!. sejak kemaren kulihat wajahnya mengisayaratkan kekawatiran yang begitu besar,entah itu apa''?.
''Tuan istri anda memangil''.aku langsung menoleh saat kudengar dokter yang sempat kucekik tadi memangil diriku.
''Bunda''.Niel yang sedari tadi kugendong langsung brontak minta turun saat melihat Bundanya membuka mata.
''Niiiel sayang sini Nak sama Bunda''.Zoya berbicara dengan nada terbata-bata tangannya terulur dan meraih putraku kedalam dekapannya.
Meskipun jelas kulihat wanita itu kesulitan untuk memeluk putranya namun kulihat dia begitu memaksa dan berusaha untuk dekat dengan putranya.
''Bunda hiks..hiks''.putraku malah menangis sampai sesegukan.
''Lho kok nangis''?.laki-laki ngak boleh nangis Nak,Niel hahhrus kuat sayang, demi Bunda dan Juga Papa''.lagi-lagi istriku berbicara terbata-bata membuatku merasa tak tega melihatnya.
''Niel ngak nangis kok Bunda,Niel hanya sedih melihat Bunda sakit''.Kulirik Niel kini mengusap air matanya dengan kasar, kemudian menatap Bundanya dengan senyum terpaksa.
Kasian putraku.
''Gitu dong,anak laki-laki ngak boleh cengeng sayang''.Zoya istriku terus saja berbicara meskipun dengan nada terbata-bata.
''Niel harus janji sama Bunda jangan pernah bersedih,jangan pernah lemah,jangan cengeng,dan janji sama Bunda harus selalu patuh dengan semua kata-kata Papa''.aku tersentak mendengar apa yang istriku katakan kenapa istriku sampai berbicara begitu''?.memangnya dia mau kemana''?.jujur aku tak akan bisa jauh lagi darinya demi apa pun aku bisa mati kalau jauh lagi dari wanita ini.
''Iya Bunda Niel janji apa pun yang Papa katakan akan Niel dengarkan''.kutarik sudut bibirku membentuk senyuman saat kudengar dirinya mengucapkan janji seperti orang dewasa.aku bangga dengan putraku meskipun umurnya masih belia tapi dia terlihat dewasa dan bijak dalam berbicara.
''Sekarang cium Bunda Nak''.setitik air mata jatuh begitu saja tampa bisa kutahan.entah kenapa perlakuan Zoya dan perkataan Zoya yang seperti ini membuat hatiku kawatir dan semakin takut akan kehilangan.
''Sekarang Niel keluar ya sama Om Jona''.lagi-lagi Zoya berbicara aneh dengan nada yang masih sedikit putus-putus. entahlah''.kadang kulihat wajahnya meringis seperti menahan sakit.
''Iya Bunda''.Niel putraku terlihat sangat kuat,aku bangga dengan Zoya yang mendidik putraku dengan baik hingga menjadi laki-laki tangguh dan pintar.
''Nik''?.
''Iya sayang''.kaki ini kulangkahkan menuju dimana istriku berbaring.
__ADS_1
''Nik aku hamil apa kau senang''?.
Cih pertanyaan yang mampu membuat dadaku sesak.kenapa Zoya harus mengunkit masalah yang menyakitkan itu''?.
''Kenapa kau diam Nik''?.ini anak kita aku sengaja merahasiakan ini semua dari Aldi agar anak kita selamat Nik''.apa yang baru saja Zoya katakan membuat tubuhku langsung tersentak.
Benarkah''?.apa semua yang iya katakan bisa kupercaya''?.
''Aku berani bersupah Nik ini anak kita,tak pernah ada satu orangpun yang menyentuhku Nik,percaya lah padaku''.
''Aku harus percaya yang bagian mana Zoya ''?.aku bahkan sudah melihat dengan mata dan kepalaku sendiri''.aku berbicara dengan senyum sinis tercekat dibibir tipisku.
''Tapi aku berani bersumpah Nik,ini anak kita darah dagingmu Nik''.
''Tolong percaya padaku Nik waktuku sudah tak banyak Nik,kumohon''?.entah kenapa saat kudengar nada memohon dan saat dirinya mengatakan waktuku tak banyak membuat nafasku rasanya terhenti,apa maksud ucapan wanita ini''?.
''Apa yang kau bicarakan Zoya''?.jangan ngawur kamu''?.waktumu masih banyak.aku tak akan mengizinkanmu jauh apa lagi pergi dariku''.
Kulirik wajahnya yang dipaksakan untuk tersenyum padaku.pedih sekali rasanya hati ini melihatnya seperti itu.
''Apa kau percaya padaku Nik''?.kandunganku sudah hampir dua bulan,kau ingat saat terakhir kita melakukannya''?.aku menganguk mengiyakan apa yang iya katakan.
''Mungkin waktu itu aku sudah hamil Nik,tapi aku belum menyadarinya,aku baru menyadarinya setelah aku diculik Nik''.kulirik istriku yang kini menarik nafanya berat dan seperti menahan sakit,kasian sekali.
''Ini anak kita Nik''.
''Iya aku percaya padamu, ini anak kita''.entah kenapa hati kecilku mengatakan itu memang benar benihku,apa lagi saat melihat tatapan memelas dan tulus istriku.
''Nik tolong jaga Niel untukku''.
''Kenapa bicara begitu''?. kita akan merawat anak kita bersama-sama''.aku jelas terkejut saat dirinya mengatakan sesuatu yang sama sekali tak ingin kudengar.
''Aku mohon jaga Niel untukku, rawat dan didik dia dengan baik Nik''.
''Apa yang kau katakan kenapa kau bicara ngawur''?.aku jelas kesal bahkan suaraku sudah mulai meninggi.
''Maafkan aku Nik,berjanjilah padaku''.
''Kumohon berhentilah berbicara,kau istirahatlah dulu jangan banyak bicara kau''.kutarik selimut yang sejak tadi sudah berserakan dan kuperbaikki agar dirinya bisa beristrirahat dengan nyaman.
''Nik aku mencintaimu''.
__ADS_1
''Aku juga mencintaimu,kau tidurlah''.
''Iya,kau janji akan menjaga Niel untukku''.
''Iya aku berjanji''.
''Maafkan aku jika aku punya salah padamu Nik''.
''Iya''. Ck''.kau istirahatlah kenapa kau sejak tadi mengoceh terus''?. apa kau tak lelah''?.dia hanya menangapi ucapanku dengan senyuman.
Entah kenapa hati kecilku semakin ketakutan aku tak tau sebabnya''?.yang jelas semua itu sungguh menyiksaku benar-benar menyiksa sungguh.aku rindu dirinya yang terus berceloteh tapi bukan berbicara ngawur seperti ini,aku tak suka dia berbicara ngawur begini.lebih baik dia marah-marah padaku dari pada berbicara tak jelas begini.karna dari semua yang dia katakan mampu membuat nafasku seakan ingin berhenti.
''Sayang''?.eh kenapa nafasnya jadi sesak ''?.Aku tak marah padamu sayang bangun''?.
''Dokter''.aku kalang kabut memangil Dokter saat kulihat nafas istriku semakin sesak hingga matanya membeliak.
''Dokter tolong istri saya''.aku bahkan sudah menangis bahkan sulit sekali untukku berbicara.
''Silahkan tunggu diluar Tuan''.aku hanya pasrah. kaki ini kulangkahkan dengan berat menuju luar.
''Ada apa Tuan''?.
''Bunda kenapa Pa''?.
Aku hanya mampung mengelengkan kepalaku sambil mengusap wajahku kasar dan frustasi.
Kakiku lemas hingga aku langsung terduduk dilantai rumah sakit.
''Krek''.
Pintu rungan IGD terbuka aku dengan cepat berdiri mendekati Dokter yang wajahnya lesu entah karna apa''?.
''Bagai mana keadaan istri saya Dokter''?.
πΉπΉπΉπΉ
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.ππππ
Tbc.
__ADS_1