
"Plak..plak... buk".
"Bagai mana bisa kalian seceroboh itu, hingga istriku bisa diculik"?.
"Bukan diculik tuan,tapi kabur".
"Diam lah kau ingin mati malam ini juga"?.bisik Gondrong pada sahabatnya.
Jika Nik sudah seperti ini alangkah baiknya mereka diam dan menerima pukulan bertubi-tubi dari laki-laki itu, dari pada nyawa mereka melayang oleh senjata yang kini tersipan indah disaku jasnya.
''Kenapa kalian bisa teledor''?.
''Tuan sabar jangan brisik, ini rumah sakit' nanti kita bisa diusir dari sini. sekarang ayo kita keluar''.
''Aku ingin mencari istriku Jona, apa yang kau katakan''?.. kenapa kau membawaku pergi''?.dengan cepat laki-laki itu melangkah entah mau kemana''?.. Jona dengan cepat mengikuti langkah Bosnya itu.
Namum sambil berlari Jona menyempatkan untuk menelfon anak buahnya, sebagian iya tugaskan untuk menjaga Niel. sebagian lagi untuk menyusul mereka mencari Zoya.
"Pak tolong perlihatkan rekaman CCTV beberapa saat yang lalu".
"Tapi Pak"?.
"Brak".
"Istriku hilang dirumah sakit ini,kau masih mau bertele-tele,apa kau mau kepalamu kupecahkan"?.
"Sabar Tuan".
"Ba..baik..Pak".dengan tangan bergetar, akhirnya penjaga ruangan monitor itu mau memperlihatkan rekaman CCTV kepada Nik dan juga Jona.
Awalnya terlihat Zoya masih ada diruangan putranya, namun detik berikutnya ada seorang dokter laki-laki yang masuk mengunakan masker dan juga kaca mata hitam.
__ADS_1
"Berhenti disana".
"Tolong Zoom bagian wajahnya".
"Oh ****''. dia mengunakan masker,bagai mana kita bisa mengenali wajahnya''?..sekarang lanjut lagi".
''Baik Pak''.
Setelahnya terlihat laki-laki itu berbicara pada Zoya entah apa yang mereka bicarakan karna suaranya sama sekali tidak terdengar.
Selang beberapa Saat terlihat laki-laki itu mendorong kursi roda Zoya menuju keluar, tepat
pada saat anak buahnya sedang berkerumun disatu objek. entah apa yang mereka lakukan''?.. yang jelas membuat Nik semakim geram dengan tingkah anak buahnya yang bodoh.
"Babgsat''. siapa yang membawa istriku"?.kesal Nik penuh emosi saat melihat laki-laki itu memukul tengkuk istrinya saat mereka berada didepan ruangan Zoya.emang dasar anak buahnya bodoh. padahal ruangan putranya sangat dekat sekali dengan ruagannya Zoya, namun kenapa mereka bisa dengan mudah dikecoh"?.
"Ayo Jona".akhirnya dengan cepat mereka pergi setelah melihat plat mobil yang membawa istrinya pergi.
Dengan cepat Jona meminta anak buah mereka untuk menuju kesana juga.
Nik gila memang''. mereka hanya berdua, jika datang dengan cara seperti ini itu sama saja dengan menyerahkan nyawa mereka bulat-bulat.
''Brak''.
Astaga''. Jona sampai memejamkan matanya saat Bosnya itu langsung menghantam pagar rumah yang menjulang tinggi hingga penyok.
''Hey''?.kau mau cari mati Ya''?..seorang laki-laki bertubuh tegap kini keluar dari pagar dengan wajah emosi. bahkan kini laki-laki itu sedang mengacungkan senjata laras panjang tepat dimobil mereka.
''Bruk''.
''Aaarrgg''.Jona langsung terpekik kaget.saat Malihat Nik langsung menghantam tubuh laki-laki itu hingga tewas.
__ADS_1
Nik kalau sudah seperti ini dirinya harus tanggap.
Jona dengan cepat mengambil tiga buah senjata api, yang selalu iya simpan ditempat rahasia yang ada didalam mobil.sengaja memang, untuk mengantisifasi jika dalam kondisi terdesak seperti ini.
''Ini Tuan''.Jona langsung menyodorkan satu buah senpi kepada Bosnya itu.
''Dor...dor...dor''.
Belum sempat keduanya keluar dari mobil, kini mobil sudah diserbu puluhan peluru,untung saja mobil ini mereka pasang anti peluru. jika tidak habis lah mereka.
''Dor..dor''.
''Astaga''?.Jona sampai menganga tak percaya saat melihat Nik keluar dari mobil,bahkan laki-laki itu dengan santainya menembaki musuh tanpa perlindungan.
Mau tak mau Jona juga harus ikut melakukan hal yang sama.bekerja dengan seorang Nikholas ini lah konsekwensinya,dirinya harus kuat mental dan otot.karna nyawa taruhannya.
Nik laki-laki gila itu kini sudah hampir sampai diambang pintu.
''Bruk''.
π₯π₯π₯π₯
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Mohon kritik dan saran yang mendukung πππ
Yuk mampir juga disiniπππ
tbc
__ADS_1