Dendam Berujung Penyesalan

Dendam Berujung Penyesalan
par 81


__ADS_3

Jona dengan malas mengenakan pakaian miliknya dan kembali menuju rumah sakit,tak lupa laki-laki itu berpamitan pada sang istri dan bertemu dengan putrinya beberapa saat.


Saat sampai durumah sakit Jona melihat Nik mondar-mandir seperti setrikaan,wajah laki-laki itu telihat gusar entah karna apa''?.


''Tuan''.


''Plak''.


''Sakit Tuan''.satu tamparan kini mendarat diselangkangen Jona,membuat laki-laki itu mundur beberapa langkah.


''Dari mana saja kau Jona''?.kau ini kenapa bercocok tanam disiang bolong begini''?.pertanyaan Nik membuat mata Jona melotot menatap laki-laki itu tak percaya, kenapa biaa Nik tau jika dirinya baru saja Nganu dengan sang istri.


''Maaf Tuan''?.


''Ck''.kau ini''.


"Bilang saja kalau kau mau,tapi kasian sekali dirimu tuan".karna sekarang tak ada yang bisa kau ajak bergulat ditempat tidur,untuk menyalurkan hasrat gilamu itu".bisik hati Jona sambil mentertawakan penderitaan sang Bos.


"Jangan tertawa kau Jona, ayo sekarang pulang".Jona hanya menurut saja tampa mau membantah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ditempat lain.


Suasana pedesaan yang dingin dan nyaman menambah kesan nyaman.


Namum tidak untuk Zoya sedari kemaren hati wanita itu benar-benar gusar dan kawatir.


Entah dimana dirinya sekarang"!.dan entah bagai mana keadaan putranya sekarang"?.


Sudah berkali-kali dirinya bertanya pada Aldi namun laki-laki itu selalu mengelak untuk memberitahukan dirinya.


''Hai kau sedang apa''?.Zoya yang sedari tadi melamun diteras rumah dikejutkan dengan kedatangan Aldi yang muncul begitu saja.


''Al kenapa kau belum juga mengantarkan aku pulang''?.lagi-lagi Zoya bertanya berharap dirinya mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang sudah beberapa kali iya lontarkan.

__ADS_1


''Ayo itu Nenek sudah datang,tadi kau bilang mau ikut kepasar''.Zoya menarik nafasnya panjang, sepertinya wanita itu harus extra sabar dan harus mencari tau sendiri dimana keberadaan dirinya sekarang''?.


''Ayo katanya mau ikut''?.Zoya berdiri lemah mengikuti langkah Sang Nenek.


''Eh''. Nek,Neng gelis ini siapa ''?.tanya seorang laki-laki sambil menatap Zoya takjup.


''Oh dia cucu menantu saya''.


''Wah istrimu Aldi''?.


''Iya To''?.jawab Aldi pada laki-laki manis yang mereka jumpai dijalan.


"Owalah pintar sekali kau kencari istri Al,cantik dan masih muda".


"Iya To, makasih".jawab Aldi sambil menarik jemari Zoya agar mendekat padanya.


''Apa kalian ngak kepengen punya anak Al''?.tanya Nenek sambil melangkah beriringan dengan Zoya dan Aldi.


''Lagi proses Nek''.jawab Aldi cepat sebelum Zoya bersuara.


''Kau jangan cemberut begitu,kau nanti bisa kucium disini''.spontan Zoya menutup bibirnya hingga membuat Aldi terkekeh.


Hampir dua puluh menit keduanya berjalan kaki menuju pasar.kini tepat didepan mata sebuah pasar yang tidak terlalu besar.


Jalanan yang becek dan empit-empitan menjadi ciri khas sebuah pasar.


Zoya melangkah memasuki pasar hanya mengunakan daster yang dipinjamkan Nenek Aldi,sementara dalaman iya pakai untuk dirinya yang hanya satu-satunya saja.


Heruk pikuk pasar menjadi pengiring perjalanan mereka.


''Zo kau mau beli dalaman kan''?.wajah Zoya langsung memerah saat mendengar pertanyaan Aldi.


Nenek yang tak jauh dari mereka berdua langsung terkekeh melihat kelakuan cucunya.


''Sudah sana temani istrimu buat beli dalaman''.pinta Nenek yang dianguki Aldi dengan antusiasi.

__ADS_1


''Aldi''?.


''Iya sayang ada apa''?.tanya Aldi sambil menahan tawanya.


''Jangan melampau ya''?.


''Enggak kok sayang''.jawab Aldi santai.


''Ahh''.sakit sayang''.desis Aldi saat Zoya mencubit perut laki-laki itu dengan kuat.


''Eh''.mau kemana''?.Zoya langsung melangkah duluan meninggalkan Aldi yang kini terkikik geli.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sudah hampir satu bulan Zoya berada dikampung yang sama sekali tidak iya tau dimana''?.berkali-kali wanita itu bertanya dimana dirinya sekarang, namun Aldi sama sekali tidak mau menjawab.


Keseharian wanita itu hanya membantu Nenek dan Kakek Aldi dikebun,memasak bahkan sesekali dirinya juga ikut memancing disungai dengan Aldi.


Entah kenapa sekarang dirinya semakin nyaman dengan Aldi,tak pernah mendapatkan kelembutan dari seorang laki-laki membuat Zoya menyukai perlakuan laki-laki itu.


Namun berkali-kali wanita itu mengingat dan menyadarkan hati dan pikirannya bahwa dirinya sudah menikah dan mempunyai suami yang kejam.


Andai Nik tau dirinya berdua dengan laki-laki maka dirinya akan mendapatkan amukan dari laki-laki kejam itu.


"Niel"?.deses Zoya yang sudah benar-benar merindukan putranya.


Mata wanita yang kini sedang duduk dihamparan sawah itu menatap kosong dan jauh menerawang.entah kemana"?.


🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc

__ADS_1


__ADS_2