
''Lho nak sudah pulang, mana Anes ''? bukankah kalian sudah berjanji pada Papa akan membawanya pulang''?..
''Maaf Pa''.
''Zoya masuk rumah sakit Pa''.belum sempat Jona menjawab Rara sudah nyerocos duluan.
Dasar wanita ini''???..padahal Jona tidak ingin memberitahukan mertuanya sekarang. namun lagi-lagi istrinya itu ngomong asal nyablak.
"Masuk rumah sakit''!ada apa dengan putriku"?..tanya laki-laki paruh baya itu dengan wajah panik.
"Ck"tu kan''!kenapa sih sayang kalau ngomong itu ngak dipikir dulu".tu lihat ulahmu".dumel Jone sambil menatap istrinya kesal,sementar yang ditatap hanya santai tampa dosa.
"Antarkan Papa kerumah sakit sekarang Jona, ayo".ini lah alasannya kenapa Jona ingin merahasiakan masalah ini dulu.tubuhnya lalah, iya ingin istirahat.namun lihatlah sekarang, karna ulah istrinya membuat Jona sepertinya akan menginap dikursi tunggu rumah sakit.
Sementara Rara itu lah tujuannya do'i ingin melihat saudara kembarnya malam ini juga.jika iya meminta antarkan suaminya sudah pasti laki-laki itu akan menolak.
π₯π₯π₯
Nik langsung terjingkrak kaget saat mendengarkan suara ribut diluar ruagan.
Iya yang tadinya damai dalam alam mimpinya diterik dengan paksa kembali kealam nyata.
Nik melangkah dengan cepat keluar dari ruangan dengan langkah terhuyung-huyung.
''Ada apa ini''?.tanya Nik sambil sesekali menguap dan mengusap wajahnya yang lelah.
''Maaf tuan mereka memaksa untuk masuk''.ucap gondrong sambil menunjuk seorang laki-laki paruh baya dan juga wanita paruh baya, namun wanita itu kini duduk dikursi roda.
''Oh asataga, bodoh itu jangan dipelihara, ini tu orang tua Colon istri saya''.gerutu Nik pelan karna takut membuat keributan dirumah sakit.
''Benarkah tuan''?.
''Pak, Buk ayo masuk''.Nik mengambil alih kursi roda yang didorong Mahendra.
''Anes mana Pa''?..
Aneska Zoya Mahendra nama asli seorang Zoya namun dengan otak licik Baskoro laki-laki itu menganti nama Zoya menjadi ANESKA ZOYA REVENA itu semua iya lakukan untuk mengelabui semua orang. agar tidak menemukan Zoya ,namun ikatan darah dan batin yang kini mempertemukan mereka.
__ADS_1
''Anes ada didalam Bu''.Nik yang menjawab.
Sepanjang perjalanan wanita paruh baya itu terus saja mengoceh, menanyakan dimana putri bungsunya''?..hinga dengan terpaksa Hendra membawa istrinya masuk duluan dan meninggalkan Jona yang masih sibuk memarkirkan mobil.hingga terjadilah drama tadi, saat mereka ingin masuk anak buah Nik tidak mengizinkan merek masuk.
''Apa dia putriku''?.tanya Hendra dengan mata berkaca-kaca menatap kearah Zoya yang kini masih terbaring lemah.
Nik manganguk membuat laki-laki itu mangayunkan langkahnya mendekat.
''Anes''.gumam wanita paruh baya itu sambil mengayunkan langkahnya dengan pelan.sudah lama wanita itu hanya mampu duduk dikursi roda,hingga pada saat iya sudah mulai melangkah membuat Rara yang baru saja berdiri diambang pintu ikut mematung.
''Sayang Mama''!!!...gumam Jona yang baru saja sampai,sambil menunjuk mertua nya dengan telunjuk tangan.saat melihat mertuanya itu kini sudah bisa berjalan dan tidak mengamuk lagi.
Rara hanya mampu menganguk dengan linangan air mata.
''Anes ini Mama Nak,bagun sayang''.lirih wanita paruh baya itu berbicara karna sedari tadi dirinya sudah menangis sesegukan.
''Eeem''.gumaman kecil yang keluar dari mulut Zoya mampu membuat Nik bernafas lega.setelah menunggu dengan waktu yang begitu lama akhirnya Zoya kembali siuman.
''Sayang ini Mama Nak''!!..
Entah kenapa pelukan dari wanita ini yang Zoya sendiri tidak tau siapa ''?..namun mampu membuatnya tenang.
"Tenang kan dirimu Nak"??..ini Mama sayang".
''Mama''!!!..lirihnya sambil melepaskan pelukan wanita paruh baya yang sedang memeluknya.
"Iya sayang ini Mama".jawab wanita paruh baya itu sambil menangis tersedu-sedu.
Mata Zoya menyapu seluruh isi ruagan.
''Kau''!!!lirihnya sambil menatap Rara yang kini sedang berdiri mematung diambang pintu.
''Iya ini aku, apa kau masih mengingat wanita yang pernah dicambuk dengan kejam didepanmu''?.tanya Rara sambil melangkah mendekati Zoya tampa memperdulikan wajah semua yang ada disana.
Jona dan Nik kini bahkan sudah ketar ketir dan saling lirik satu sama lain.
''Aku kakakmu apa kau percaya''??..
__ADS_1
''Deg''.
Kakak apa maksudnya ini''?...
''Apa kau tak percaya ''?..ayo lah kau lihat wajahku ini sangat mirip denganmu, tapi sayangnya aku lebih buruk darimu''.
''Sayang,kenapa bicara begitu ''??..Rara juga cantik, anak Mama sumuanya cantik,iya kan Pa''?.
''Iya sayang''.sedari tadi laki-laki paruh baya itu hanya diam mematung, tampa mampu berbicara sepatah kata pun. lidahnya terasa kelu, iya masih belum percaya jika sekarang iya bisa menemui putri kecilnya yang hilang.
Perlahan kaki laki-laki paruh baya itu melangkah mendekati Zoya dan merangkuh tubuh ringkih itu kedalam dekapannya.tak terasa air mata yang sedari tadi berusaha iya tahan akhirnya jatuh juga .tubuhnyn bergetar menahan isak tangisnya.
Bahkan Nik dan Jona yang tak jauh dari sana juga ikut menangis haru.
''Anes anak Papa''.lirihnya disela isak tangis.
''Papa''.gumam Zoya yang merasakan kehagatan dan kenyamanan dari pelukan laki-laki paruh baya itu.
''Iya Nak ini Papa sayang''.
''Permisi Tuan, dokter memanggil anda''.seorang pengawal yang biasa dipanggil gondrong datang dan berdiri didepan pintu.
''Ada apa''?.raut wajah Nik sudah mulai tegang bahkan tubuhnya kini sudah bergetar hebat.iya berlari menuju dokter yang berdiri tepat didepan ruagan putranya.
''Ada apa Dokter''?.
π₯π₯π₯π₯
Jagan lupa dukungannya like vote hadiah and komen.
Mohon kritik dan saran yang mendukungπππ
Yuk mampir juga disiniπππ
Tbc.
__ADS_1