
''Kau kenapa bodoh''.lagi-lagi Nik membentaknya.
''Saya harus melakukan apa sekarang disini''?lirihnya dengan wajah menunduk karna Nik mandi tidak memakai apa pun.
''Puaskan aku sekarang''.
Oh..ya ampun''!. mata Zoya langsung melotot tidak percaya, laki-laki didepannya sekarang benar-benar Hiperseks.
''Apa lagi bodoh''.bentak Nik sambil menarik Zoya keatas tubuhnya,kemudian Nik dengan cepat mengecup bibir wanita itu dengan sedikit kasar.
Dan yah yang namanya Nik tidak menerima penolakan .doi terus saja meminta Zoya melakukan apa yang dia mau.
''Aaaaahh...languhan panjang mengakhiri permainan mereka sore itu.
Perlahan Nik menurunkan Zoya dari tubuhnya kemudian berkata.
''Mandilah''.setelah mengatakan itu semua Nik segera membersihkan diri kemudian keluar dari kamar mandi.
Zoya yang kini sudah tinggal sendiri hanya bisa menangis sesegukan sambil tetap berdiri dibawah kucuran air sower.
''Ibu..tologin Zoya Bu''?.pintanya sambil sesegukan.
Sampai kapan dirinya akan berada disini''?.apa mungkin iya akan selamanya disini''?.
Oh..tidak Zoya igin bebas. igin bekerja seperti biasanya lagi,igin bertemu dengan sahabatnya Ana.
''Ana gue merindukan lho''.lirihnya masih terus menagis.
''Kenapa lama sekali''?.. apa kau igin semalaman disini''?..Nik melonggok kan kepalanya dipintu kamar mandi,melihat Zoya yang hanya berdiam diri dibawah kucuran air sower,masih diposisi yang sama pada saat Nik meletakkan wanita itu tadi disana.
''Cepat keluar''.
''Bruk''.tubuh Zoya langsung ambruk diatas lantai.
__ADS_1
''Ck...menyusahkan saja''.Nik berdecak kesal. kemudian mematikan Sower dan mengankat tubuh Zoya menuju kasur.
''Apa yang dia lakukan''?.. apa dia igin mati''. Nik berbicara sendiri,tampa merasa bersalah.setelahnya laki-laki itu meraih handuk dan mengeringkan tubuh wanita itu kemudian menutupinya dengan selimut.
''Jona panggilkan pelayan. suruh dia membantu wanita yang ada didalam''.
''Memangnya wanita itu kenapa Bos''?.tanya Jona menatap Nik binggung.
''Ck.. dia payah''.diajak main satu rode saja KO''.
Jona hanya menganguk-anggukan kepalanya tanda mengerti. kemudian melangkah menuju kebelakang.
''Jaga wanita itu jangan sampai dia kabur''.
''Baik Bos''jawab anak buah Nik sambil menunduk.
Setelah mengatakan itu semua Nik melangkah menuju kebawah.tujuannya sekarang markas. iya igin menemui salah satu kerabat dekat atau bahkan keluarga dari laki-laki yang membunuh kedua orang tuanya.
''Krek''.
"Dimana bajigan itu sekarang"?..Nik bertanya sementara pisau yang iya bawa sedang bermain-main diwajah,dada dan leher wanita itu,meskipun matanya masih ditutupi kain tapi wanita itu tau bahwa sekarang laki-laki yang ada didepannya sedang memegang benda tajam.
"Saya tidak tau siapa yang kau maksud".jawabnya dengan nada bergetar.
"Ha..ha''.seketika itu juga tawa Nik menggelegar memenuhi ruagan.membuat wanita yang ada didepannya semakin ketakutan.
"Kau pikir aku bodoh''?.aku tau kau adalah orang terdekatnya,jadi katakan sekarang dimana bajigan itu"?.atau kau akan menyesal nanti".Nik berbicara namun pisau yang ada ditangannya masih menari-nari diwajah wanita itu.
"Tolong.saya benar-benar tidak tau apa yang kau maksud"?...
"Katakan atau Kau''?.. Jona"...Suara Nik menggelegar memenuhi sisi markas.
"Iya tuan".
__ADS_1
"Bawa wanita ini keatas".
"Baik tuan".
"Lepas.mau apa kau membawaku keatas''?.. lepas...hiks...hiks...lepaskan aku..aku sama sekali tidak tau apa-apa".wanita itu kini sudah menangis histris.dengan tubuh yang sudah duseret-seret oleh Jona.
"Bruk".setelah sampai keatas wanita itu langsung dilempar disebuah kamar yang sama sekali belum bisa iya lihat.
"Bawa wanita yang ada dikamarku kemari".
"Baik Tuan".setelah Nik mengatakan itu semua, Jona langsung melangkah pergi. sambil menggelengkan lepalanya melihat tingkah Bosnya itu.entah kapan laki-laki itu bisa berubah''?..wanita adalah mangsa empuk bagi Nik. selain bisa memuaskan hasratnya,wanita juga mahluk lemah yang bagi Nik tidak bisa melakukan apa-apa.
Berbeda dengan Jona laki-laki itu tidak mau meniduri wanita-wanita yang telah digilir oleh rekannya.entah kenapa iya merasa jijik dan kasihan saat ingin melakukan hal itu.
"Hey kau''.ikut denganku sekarang''.
''Aku''.Zoya yang sedang berdiri ditempat biasa menunjuk dirinya sendiri.
''Iya kamu. siapa lagi''?..
Zoya hanya mengekor dari belakang kemudian.
''Masuk ''.pinta Jona saat sudah sampai didepan ruagan yang sama sekali tidak Zoya ketahui, entah itu ruagan exsekusi''?atau entah lah Zoya tidak mau ambil pusing,hidupnya kini sudah hancur mau dibunuh sekarang atau nanti itu tidak ada bedanya.
Setelah pintu terbuka manik matanya menatap seorang wanita dengan kondisi yang kacau sedang meringkuk disudut ruagan,sama seperti dirinya saat pertama kali disekap dikamar laki-laki gila *** itu.
Zoya berjalan mendekati wanita itu dan''...
πΉπΉπΉπΉ
Yuk simak episode selanjutnya.
Jagan lupa hadiahnya like vote and komen makasih.
__ADS_1
Bay..bay...πππ
Tbc.