
''Ayo berangkat''.
''Lho Ana sama Niel mana''?.Kei bertanya sambil menoleh kekiri dan kekanan untuk mencari Ana dan juga Niel.
''Lho ''.Zoya menunjuk laki-laki yang berdiri tepat disebelah Kei yang tersenyum manis sambil menatapnya.
''Ini teman aku' bukan kah tadi Ana meminta dikenalkan''?.Kei menunjuk temannya dengan kerlingan mata.
''Oh ya ampun' ternyata kau serius''.?tanya Zoya menatap Kei dengan tatapan tak percaya.iya pikir apa yang diucapkan laki-laki didepannya hanya becanda.ternyata doi benar-benar serius.
''Ya''.tak ada kata becanda dalam hidup seorang Kei''.Kei berbicara dengan nada santai.
''Ok''. sebantar aku panggilkan Ana dulu''.Zoya kembali memasuki rumah.
''An... Ana''.lirihnya dengan suara pelan.
''Ya ada apa''?.tanya Ana sambil berdiri dari duduknya diatas tempat tidur.
''Itu ada temannya Kei diluar, bukankah kau memintanya memperkenalkan mu dengan temannya''?.ucapan Zoya mampu membuat wajah Ana bersemu merah.namun detik berikutnya do'i langsung ketar-ketir.
''Hhhuwaaa gue harus apa sekarang''?.yakinlah seseorang yang sama sekali tak pernah berpacaran akan kalang kabut jika dihadapkan dengan hal seperti ini.
''Ya''. temui lah'masak lu diamin doang kan kasian. bukannya lu yang minta dicarikan pacar''?..lah sekarang kenapa lu yang kayak orang kebakaran jenggot''?.Zoya berbicara sambil menarik sudut bibirnya membentuk senyuman.melihat kelakuan Ana yang malah mondar-mandir mengunakan daster andalannya dirumah.
''Udah buruan temui gue keluar dulu ya''?.
__ADS_1
''Eeh..tunggu gue ngak kuat. gue takut mati''.
''Hah ''...mati''?.siapa yang mau membunuh lu"?.kesal sekali rasanya Zoya melihat tingkah sahabatnya itu.
"Udah gue keluar. ngak enak ngebiarin tamu diluar.pusing gue ngurusi Abg labil kayak lho".Zoya langsung melangkah kembali menemui Kei, sementara Ana semakin binggung.
"Mana Ana"?.tanya Kei yang kini duduk dikursi teras, berdua dengan laki-laki entah siapa namanya''!!! yang jelas doi menatap Zoya lekat membuat ibu satu anak itu semakin gugup dan risih.
"Didalam bentar lagi keluar .tapi aku ngak jadi pergi ngak apa-apa kan"?.
"Lho kenapa"?.tanya Kei dengan dahi yang mengernyit binggung.
"Niel tidur, ngak mungkin aku tinggal dirumah sendirian.lagian ngak apa-apa kok kalian jalan sama Ana aja''.
"Yah''. harusnya kita kan pergi bareng".keluh Kei mendesah kecewa.
Namun pertanyaan Zoya membuat Kei rersenyum getir.
''Gue jomblo akut''.celetuknya membuat laki-laki yang ada disebelah Kei tertawa lepas.
''Eh maaf lama nunggunya''.lirih Ana sambil mengaruk kepalanya yang tak gatal.
''Ngak masalah, kita ngak lagi dikejar depkolektor kok ''.celetuk laki-laki yang duduk disebelah Kei.entah siapa namanya Mereka semua tidak ada yang tau kecuali Key.
''Eh iya kenalkan ini teman gue ''.Kei langsung menunjuk laki-laki disebelahnya.
__ADS_1
''Aldi''.laki-laki yang bernama Aldi langsung mengulurkan tangannya yang disambut Ana dengan senyum malu-malu dengan pipi yang merona.
''Ana''.
''Siapa''?.tanya Aldi lagi karna suara Ana yang sangat pelan membuatnya tidak dengar sama sekali.
''Aaaa...na''.lantang wanita itu berbicara. membuat semua yang ada disana melonggok melihat tingkah bar-bar wanita yang satu itu.
''Astaga Ana''.. kau membuat Niel bagun dari tidurnya''.Zoya dengan cepat berlari memasuki kamar karna terdengar suara putranya yang menangis.
''He..he..maaf''.liihnya sambil mengaruk kepalanya karna malu.
"Gimana jadi jalan ngak"?.tanya Aldi karna sedari tadi mereka hanya dirumah saja.
"Bentar".
"Papa".sapaan Niel membuat Aldi menatap Kei dengan tajam kemudian bertanya.
"Anak lho"?.ucapnya dengan wajah penuh selidik.
ππππ
Mohon dukungannya plis kritik outhor jika ada yang salah.πππ
Mampir juga dinovel baru outhor.
__ADS_1
Tbc.