
Selamat membaca.
Hampir satu jam Zoya berbelanja dipasar, sekarang semua keperluan yang iya cari sudah iya dapatkan. dua buah kantung pelastik besar kini sedang ditenteng wanita bertubuh mungil itu.
''Mbak mau saya bantu''?.suara seseorang membuat Zoya mengangkat kepalanya dan menatap siapa yang ada didepannya sekarang''?.sudut bibirnya tertarik membentuk senyuman.kepalanya mengeleng-geleng sambil menatap laki-laki yang kini juga sedang menetapnya dengan tatapan jahil.
''Kei kau mau apa kesini''?.
''Mau menyusulmu,tadi aku sudah kecafe tapi kau tak ada disana''?.
''Kan ada Ana''.jawab Zoya sambil menyerahkan palastik belanjaan ketangan Kei.
''Mana kuncinya''?.Kei berbicara sambil menjulurkan tangannya kearah Zoya.
"Lho kok"?
"Aku numpang".jawabnya lagi karna melihat wajah Zoya yang heran.
"Mobil kamu mana"?.
"Aku tinggal, tadi aku kesini pakai Ojek".
"Kok bisa"?.Zoya tidak habis pikir dengan laki-laki yang satu ini.
"Bisa lah, kamu ngak lihat dipasar sini jalannya sempit, kalau bawa mobil mau parkir dimana"?.Zoya melihat sekelilingnya.kemudian menganguk tanda membenarkan ucapan Kei.
"Lah malah bengong, buruan Cafe lagi rame lho".
"Oh iya".akhirnya Zoya menyerahkan kunci motor agar dibawa Kei.
__ADS_1
"Pegang Zo, entar kamu jatuh".
"Ngak usah, aku udah biasa kok".
"Yakin''?. ntar kalau kamu terjungal kebelakang jangan salahkan aku ya"?.
"Iya bawal".
"Ok''.tancap".
"Kei kau gila ya"?.Zoya langsung kesal dan menepuk punggung Kei.karna dirinya hampir saja jatuh. karna Kei melajukan motornya dengan mempermainkan gas motor.
"Sudah ku bilang pegang Zoya, aku sudah sangat lama tidak pernah memakai motor jadi wajar kalau jalannya cenat-cenut begini".
"Idih''. bilang aja modus".dumel Zoya namun iya tatap memeluk pinggang Kei.
Membuat laki-laki yang ada didepannya menarik sudut bibirnya membentuk senyuman.
Mungkin mereka sedang mengadakan rapat.itu pikir Zoya.
"Sini Zo aku bantu".
"Ngak usah biar aku aja, ntar kamu dibilang karyawan aku lagi".ngak cocok banget Kei sama Jas yang kamu pakai".
"Hem terserah kau saja".jawab Kei sambil memarkirkan motor milik Zoya.
"Bruk".
"Aduh mati Gue siapa yang gue tabrak"?.
__ADS_1
Akibat melihat belanjaan membuat Zoya tampa sengaja menabrak seseorang.
Perlahan Zoya mengangkat kepalanya dan"?.
"Deg".
Saat melihat siapa yang ada didepannya lutut dan tubuhnya langsung bergetar. bahkan semua barang yang tadinya iya pegang kini sudah jatuh bahkan belanjaannya berhamburan dilantai.
Begitu juga dengan laki-laki yang ada didepannya sekarang, menatap Zoya dengan tatapan yang susah diartikan.
Semua pengunjung yang ada dicafe menatap mereka berdua dengan tatapan heran.
"Zo''. lho ''. ini kenapa belanjaannya jadi begini"?.Kei yang baru saja datang langsung mengoceh tampa melihat lawan bicaranya.
Melihat ada laki-laki yang datang menyusul Zoya manik mata Nik langsung melihat kearah laki-laki yang kini sedang mengambil belanjaan yang berserakan dibantu karyawan yang lainnya.
Sementara Zoya masih diam terpaku ditempatnya,wanita itu sama sekali tidak mampu berbicara.syok benar-benar syok. wajah yang pucat pasi menandakan ketakutan yang besar. Zoya bagaikan melihat hantu yang gentayangan tepat didepan matanya.
"Zoya kau kenapa"?.lagi-lagi Kei berbicara sambil meminta karyawan cafe untuk membawa barang belanjaan Zoya kebelakang.
"Ayo kebelakang,kau ini kenapa"?.
πΉπΉπΉπΉπΉπΉ
...Mohon dukungannya like vote hadiah and komen...
...Makasih...
Yuk mampir dinovel outhor yang lainπππ
__ADS_1
Untuk cover sebagian novel outhor sudah digantu oleh pihak noveltoon ini diaπππ