Dendam Berujung Penyesalan

Dendam Berujung Penyesalan
par 86


__ADS_3

''Setan alas kau botak''?.kepala Botak yang ada didepan langsung mendapatkan jitakan dari Nik,laki-laki itu benar-benar kesal karna gara-gara Botak menghentikan mobil mendadak,hingga membuat kepala laki-laki itu kepentok belakang kursi yang diduduki botak.


''Maaf Bos''.aku hanya terkejut''.


''Kau terkejut kenapa setan''?.


''Karna tadi bos bilang Maaf''.


''Siapa yang bilang Maaf''.jelas laki-laki itu menolak kata sakral yang dianggap memuakkan. kata yang paling iya benci,namun entah kenapa tadi lidahnya bisa keseleo menyebutkan kata itu.


''Ck''.Jona dan Botak serentak berdecak.


Sementara Nik hanya menatapi anak buahnya hanya dengan santai.


''Woy kampret,apa kita akan disini terus''?.


''Oh iya''.jawab Botak sambil melajukan mobil kembali menuju jakarta.


Hampir pukul tiga pagi mobil yang mereka naiki berhenti didepan rumah mewah Nikholas.


Laki-laki itu dengan cepat melangkah memasuki rumah dengan mata terkantuk-kantuk.


''Bruk''.


Tampa membuka spatu bahkan jaket dan kemeja yang iya pakai,Nik langsung merebahkan tubuhnya kemudian terlelap.


''Tuan''.


Sayup-sayup Nik mendengar seseorang memangil dirinya.


Mata laki-laki itu mengerjap untuk mengumpulkan kesadaran.


''Manusia yang satu ini ngak didunia nyata, ngak dimimpi,tetap saja selalu jadi pengacau''.rancau Nik yang merasa dirinya kini hanya mimpi.


''Dasar manusia Oon ini, dibangunin malah mengumpat''.kesal Jona yang langsung melangkah memasuki kamar mandi.


''Byur''.satu gelas air dingin langsung laki-laki itu siramkan kewajah Nik,membuat laki-laki somplak itu gelagapan dan bangun.


''Setan". apa yang kau lakukan Jona''?.kesal Nik yang emosi karna semua pakaian dan tempat tidurnya basah.


''Bagun Tuan kerja, apa kau ingin prusahaanmu bangkrut''?.


''Kaukan bisa membangunkanku dengan cara baik-baik,tak harus dengan cara ini''.


''Ck''.sudah sedari tadi aku lakukan, tapi kau saja yang tak mau bangun''.


''Memang kau ini selali merepotkan''.laki-laki itu mengumpat sambil berlalu menuju kamar mandi sambil bersungut-sungut.


Tepat pukul tujuh pagi Nik sudah rapi dan siapa untuk berangkat kekantor diikuti Jona dari belakang.


Berkali-kali Nik menguap merasakan kantuk yang teramat sangat dimatanya,mengingat malam ini dirinya hanya tidur beberapa jam saja,jadi wajar jika sekarang dirinya masih mengantuk.hinga akhirnya disepanjang perjalanan menuju kantor Nik terlelap dalam tidurnya.

__ADS_1


''Tuan''?.Tuan bangun''.Jona mengoyang-gotangkan pundak Nik agar laki-laki segera bangun.


"Enak sekali dia tidur sementara aku menyetir dengan mata merem melek".kesal Jona yang kesulitan membangunkan Nik.


"Wwwoooy"???. bangun mobil meledak".


"Duk".


"Aaawww".Nik yang terkejut spontan berdiri hingga kepalanya menghantam atasan mobil.


Melihat penderitaan Nik Jona tertawa lepas.


Sementar Nik dengan langkah sempoyongan melangkah keluar mobil, masih terlihat sedikit linglung.


"Kau kenapa ketawa Jona"?.Nik seperti sedang memikirkan sesuatu saat melihat Jona terus saja tertawa.


"Kabur"?.belum sempat kepalan tangan Nik mendarat dikepala laki-laki itu dengan cepat Jona berlari memasuki kantor.


"Awas saja kau Jona"?.gumam Nik sambil mengusal kepalanya yang sakit.setelahnya laki-laki itu melangkah menuju kantor miliknya dengan tubuh tegap dan wibawa.sekarang tidak ada lagi Nik yang somplak,tidak ada lagi Nik yang suka nyeleneh. yang ada hanya Nik yang dingin yang mempun membuat karyawan dikantor tak berkutik.namun tak hayal banyak para karyawan wanita yang tergila-gila padanya.


Tapi hanya sekedar mencintainya dalam diam, tampa berani mengungapkan atau pun mendekati.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ditempat lain.


Pagi-pagi sekali Zoya sudah keluar dari rumah Nenek Aldi. bukan pagi-pagi sekali melainkan subuh-subuh sekali,wanita itu sudah pergi dengan langkah terburu-buru.


Namum sayang tepat dipertigaan jalan Zoya bertemu dengan seorang wanita dan beberapa orang laki-laki.


Wanita yang awalnya ingin mencari ojek itu seketika menoleh.


"Siapa mereka"?.gumam Zoya bertanya-tanya karna dirinya benar-benar tidak mengenal orang-orang yang kini sedang menatapnya nyalang.


"Hey berhenti"?.


Kaki Zoya perlahan melangkah mundur kemudian berbalik dan berlari sekencang yang iya mampu.


"Hey berhenti kamu wanita sial"?.umpat seorang wanita yang terus mengejar Zoya dengan mengumpat kesal.


"Ya Allah hamba mohon pertolonganmu"?.gumam Zoya sudah mulai kelelahan.


"Hah".hah".nafas yang sudah ngos-ngosan iya paksakan untuk berlari.keringat sudah membasahi tubuh,bahkan pakaian wanita cantik itu. rasa lelah yang iya rasakan membuat gerakan kakinya melambat.


"Gue harus minta tolong sama siapa"?.gumamnya sambil menoleh kakiri dan kekanan.namun sudah sangat jauh dirinya melangkah belum ada satu orang pun yang iya temui.


Hingga"?.


"Grep".


"Mau kemana kamu"?.Zoya langsung tersentak sata seseorang langung mendekap tubuhnya dari depan.

__ADS_1


"Ha..ha..ha...".


Suara tawa yang mengema membuat Zoya ketakutan.


"Lepas"?.pinta wanita cantik itu sambil berusaha untuk lepas.namun sayang, pegangan tangan laki-laki itu ditubuhnya terlalu kuat.


Hingga"?.


"Bruk"?.


"Arrrggg".suara jeritan melengking saat senjata ampuh silaki-laki yang ada dibelang Zoya dengan cepat ditendang wanita itu.


Setelah cengkraman laki-laki itu terlepas dengan cepat Zoya memasang kuda-kuda.mungkin ini lah saatnya dirinya mengunakan ilmu bela diri yang sudah iya pelajari.meskipun nantinya dirinya akan kalah tapi paling tidak dirinya sudah berusaha.


"Berani sekali kau wanita murahan"?.geram wanita cantik yang entah siapa''?. Zoya sama sekali tidak pernah mengenalnya.


"Kau pikir aku takut dengan mu''?.hadapi aku satu persatu kalau kalian hebat,jangan main keroyok"?.


"Cuiy''???. siapa takut maju kamu"?.


Zoya tak bergeming,wanita itu menunggu lawan untuk menyerang dirinya.


"Buk".saat satu tendangngan hampir sajan mengenai perutnya dengan cepat Zoya mengelak dan balik menandang punggung wanita itu.


"Aaarrrggg".dasar kau wanita sial"?.umpat wanita yang sama sekali tidak Zoya ketahui itu dengan kesal.saat punggungnya dihantam Zoya dengan tendangan sekuat tenaga.


''Maju kalian''.tawar Zoya lagi pada kelima laki-laki yang kini sedang menatap dirinya seperti singga lapar.


''Berani sekali kau wanita''.umpat laki-laki itu dengan penuh emosi,kemudian dengan cepat menerjanh tubuh Zoya.


''Bruk''.Zoya yang sedari tadi berdiri dengan siap langsung mengelak saat laki-laki itu ingin menghajar dirinya, membuat laki-laki itu tersungkur mencium aspal.


"Aku harus pergi sekarang,jika tidak mati lah aku disini".batin Zoya sambil menoleh kekiri dan kekanan.


"Buk"?.belum sempat wanita itu berlari sebuah kayu menghantam punggungnya hingga membuat wanita itu tersungkur dijalanan.


"Angkat dia".pinta wanita cantik itu sambil meringis menahan sakit dipunggungnya akibat tendangan Zoya.


"Baik Bos".dengan cepat satu orang laki-laki tegap dan hitam mengangkat tubuh kecil Zoya kemudian membawanya kesebuah rumah.


Sementara ditempat Lain


"Zo''?. lho dimana"?.pangil Aldi sambil mencari Zoya kesana kemari,namun yang dicari tetap tidak iya temukan.


"Kemana dia"?.


"Apa"??.


🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Maaf masih banyak Typo🙏🙏🙏


Tbc.


__ADS_2