
πMOHON DUKUNGANNYA ππππLIKE VOTE, HADIAH AND KOMEN. MAKASIH.π
''Apa kau mendengarkan ku''?.
''Eh..ya aku mendengarkanmu''.Kei menjawab setelah sadar dari lamunamnya.
''Tapi untuk malam ini lebih baik kalian istirahat dulu dirumahku, karna ini sudah hampir pagi''.
''Tapi''?.Zoya ingin menolak namun Kei sudah menyela duluan.
''Apa kau mau tidur dijalanan''?..
"Kenapa gue harus repot-repot membantu mereka''?.batin Kei melihat keanehan pada dirinya.
Kei tipikal laki-laki yang tak pernah perduli dengan urusan orang lain. dan kali ini dirinya perduli dengan urusan yang menurutnya sama sekali tidak penting. tapi justru dirinya bersusah payah ingin membantu.
Apa karna ada sikecil ini''?.entahlah Kei sama sekali tak tau jawabannya.
Akhirnya dengan terpaksa Zoya menyetujui bahwa mereka akan menginap dirumah Kei malam ini.
Zoya tak tau Kei itu siapa''?. yang jelas laki-laki itu mau membantu dirinya.
Sepanjang perjalanan Niel terus saja berceletoh bahkan Kei dengan semagat menjawab semua pertanyaan yang Niel lotarkan.entah Zoya harus bahagia atau sedih melihat ini semua. yang jelas melihat putranya bahagia dirinya juga ikut bahagia.
__ADS_1
Akan kah Niel akan mendapatkan pengakuan dari ayahnya sendiri nanti''?..
Entahlah Zoya tidak pernah berharap lagi untuk itu.harapannya sudah pupus bersamaan dengan kemarahan Nik dan ketidak perdulinya Nik atas darah dagingnya sendiri. itu sudah cukup untuk membuatnya sadar bahwa sampai kapan-pun Nik tak akan pernah mengiginkan dirinya dan juga putranya.
''Hey Zo lho igin dimobil terus''?.lamunan Zoya buyar saat bahunya diguncang Ana.
''Eh''.kita dimana sekarang An''?.Zoya gelagapan, kepalanya menoleh kekiri dan kekanan.tempat ini sangat asing baginya .
Bagunan yang ada didepan matanya sangat mewah dan berkelas.meskipin lebih besar rumah milik Nik,namum untuk apa rumah sebesar itu jika didalamnya tersimpan Iblis yang siap melahap bangsanya kapan-pun laki-laki gila itu mau.
''Hey..kenapa kau masih diam''?. kau tak ingin masuk''?.
''Eeehh...iya ''.Zoya menjawab gelagapan karna kini bukan lagi Ana yang memanggil dirinya melainkan Kei yang melongokkan kepalanya dikaca jendela mobil yang terbuka lebar.
"Tidak-tidak aku bisa sendiri".akhirnya dengan canggung Zoya melangkah memasuki rumah yang sangat asing baginya.namun iya terpaksa harus menginap malam ini disini. karna dirinya tidak punya siapa-siapa dikota ini.tak mungkin dirinya mengajak Niel tidur dijalanan.
"Ayo masuk jangan hanya berdiri saja"?.lagi-lagi lamunan Zoya ambyar gara-gara laki-laki didepannya yang kini sedang menatapnya dengan wajah tanpa exspresi.
"Eh..iya".Zoya menjawab sambil melangkah masuk kedalam rumah.
"Rumah ini sangat mewah. tapi kenapa sunyi sekali. dimana kedua orang tuanya atau saudaranya gitu"?.batin Zoya sambil melihat kekiri dan kekanan.
"Mama dan Papa ada dijakarta".Kei langsung menjawab.
__ADS_1
Sepertinya do'i bisa membaca pikiran seseorang. membuat mata Zoya langsung melotot.
"Mama ayo sini. rumah Papa sangat besar ya Ma "?.Niel mamanggil sang Mama dengan wajah gembira. sementara dirinya kini sudah duduk bersama Ana diruang tamu.
"Iya sayang. jangan sembarangan Nak''?. ini rumah orang sayang"?.
"Eh..kenapa bicara seperti itu''?...aku tak masalah jika dia mau tinggal disini bersama ku''.celetukan Kei membuat Zoya langsung meletakkan telunjuknya dibibir. berharap laki-laki yang ada didepannya berhenti berbicara yang tidak-tidak.
''Eh..maaf''.lirihnya sambil mengaruk kepalanya yang mendadak gatal.
''Niel ayo Papa antar kekamar kalian''.Kei langsung mengalihkan pembicaraan karna do'i tak ingin berhadapan langsung dengan wanita berbaju lusuh didepannya ini.
Penampilan wanita ini sangat tidak termasuk kriterianya, namun entah kenapa saat menatap wajah Zoya terlalu lama ada.perasaan menghagat disana' yang sama sekali tak iya mengerti itu perasaan apa''?.
''Ok Pa''.Niel langsung mengikuti Kei dengan wajah penuh semagat.
''Zo kita tidur bareng aja ya''?..gue ngak mau tidur sendiri''.
πΉπΉπΉπΉπΉ
Jagan lupa dukugannya like...like..like...vote hadiah and komen gratis kok.plissss.ππ
Tbc.
__ADS_1