
Nik terus berlari ditengah-tengah padatnya mobil. bahkan berkali-kali laki-laki itu manyelip diantara mobil yang mengantri.
''Untuk apa aku mencari wanita itu sampai seperti ini''?.lirih Nik berbicara sendiri.sambil berdiri dipingir jalan untuk mengatur nafasnya yang sudah ngos-ngosan. bahkan kemeja yang iya pakai sudah basah karna keringat.
Mengingat sekarang sudah hampir pukul sebelas siang dan panas juga sudah lumayan terik.
''Jemput aku disini cepat. jika tidak awas saja kau''.karna tidak kuat berlari akhirnya Nik menelfon anak buahnya yang lain untuk menjempunya.
''Kemana lagi wanita sialan itu''?malah perutku lapar lagi''.lagi-lagi laki-laki itu berbicara sendiri.bahkan berkali-kali iya mengusap keringatnya yang bercucuran.
''Kenapa lama sekali''?.. bodoh sekali kau ini''?.membawa mobil seperti membawa cangkang keong''.Nik langsung mengumpat saat melihat anak buahnya berhenti tepat didepannya.
"Maaf Bos".hanya itu yang laki-laki botak hitam itu ucap kan. dirinya tak ingin menjadi bahan pelampiasan omosi Bosnya itu.
Setelahnya Nik langsung mesuk kedalam mobil masih dengan mengerutu sendiri.
*****
"Aaah...kau ini lama sekali.sana kau pindah. biar aku yang bawa mobilnya".lagi-lagi laki-laki itu menurut menghentikan mobilnya dipingir jalan dan pindah kekursi penumpang.
Sementara Nik pindah kekursi kemudi.
"Haduh"?.hanya itu kata yang keluar dari mulut anak buahnya itu,saat mobil yang Nik kendarai melaju dengan kecepatan diatas rata-rata.
__ADS_1
Tepat pukul Dua belas siang Mobil yang Nik kendarai sampai distasiun.entah kenapa hatinya mengatakan dirinya harus mencari wanita sialan itu kesini.
Terlihat anak buah Nik juga sudah menyusuri Bus-Bus dan juga tempat-tempat lainnya.namum wanita yang dianggap sial itu belum juga mereka temukan.
"Bagai mana"?.Nik langsung melangkah mendekati anak buahnya yang baru saja keluar dari Bus.
''Tidak ada tuan,mereka hilang bak ditelan kolong wewe''.celetuk laki-laki didepannya membuat dirinya mendapatkan tatapan tajam dari seorang Nik.
''Maaf tuan saya hanya becanda''.
''Kau pergilah. wajahmu sangat jelek mirip kolong wewe,aku yang akan mencarinya".
Mendengar dirinya dikatai mirip hantu yang suka mencuri bayi itu' laki-laki didepan Nik hanya meringis pedih. sambil melangkah menjauh.
Ya... itu kamar yang paling ujung.
Namum saat laki-laki itu mendekati pintu kamar. iya mendengar suara-suara aneh yang membuat langkahnya terhenti.
''Sayang aaah...kau ini nakal''.
''Ayo sayang lakukan sekarang''?.
''Syaang aku udah ngak tahan''.
__ADS_1
''Gila''.umpatnya kemudian langsung melangkah meninggalkan kamar yang menurut Nik penghuninya orang gila.namun tak bisa dipungkiri mendengar itu semua membuat tubuhnya juga ikut menegang.
Bersaaman dengan itu rasa rindunya pada Zoya kembali muncul.membuatnya berkali-kali mengelengkan kepalanya untuk mengusir pikiran yang dianggapnya bodoh selama ini.
Didalam.
"Bagai mana"?.apa dia sudah pergi"?.Zoya langsung keluar dari selimut saat mendengar derap sepatu yang sudah menjauh.
"Sepertinya"!.
"Bunda"?.
"Niel''.diam ya Nak''?.. jangan menaggis''?.Niel mau keluar dari rumah setiap harikan"?..bocah kecil itu hanya menganguk didalam selimut yang sama dengan Bundanya dan Ana.
Ya''.mereka memang sengaja melakukan itu semua.ide itu muncul begitu saja saat melihat banyaknya anak buah Nik yang berkeliaran mencari mereka berdua. untung saja mereka sempat meminta tolong kepada petugas loket. agar tak memberitahukan bahwa ada nama penumpang dirinya dan juga Ana. jika tidak habis lah mereka saat ini juga.
πΉπΉπΉπΉ
Jagan lupa dukung outhor''.Mohon plis.like vote hadiah and komen.πππ
Kasi keritik yang mendukung. jika ada yang salah dalam novel ini tulisan atau apa-pun itu mohon kasi tau outhor.jika outhor bisa insya allah akan outhor perbaiki.ππ
Makasih.
__ADS_1
Tbc.